Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Transesterifikasi Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel Menggunakan Katalis Zeolit Gismondin Hasil Sintesis dari Lempung Asal Merauke

AVOGADRO · Vol. 4 No. 1 (2020)

DOI
10.31957/.v4i1.1168
ISSN
2579-9630
Published
2020-05-01
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Telah dilakukan transesterifikasi minyak jelantah menjadi biodiesel menggunakan katalis heterogen zeolit gismondine yang disintesis dari lempung asal Merauke. Kandungan lempung cukup melimpah di Provinsi Papua misalnya di daerah Kabupaten Merauke, sehingga perlu diupayakan penggunaannya agar dapat meningkatkan nilai tambah dari lempung tersebut misalnya sebagai katalis heterogen. Kebihan menggubnakan katalis heterogen pada sintesis biodiesel antara lain lebih mudah dipisahkan serta katalisnya dapat digunakan kembali. Sintesis katalis diawali dengan destruksi (dealuminasi) lempung asal Merauke dengan larutan HCl 8M,  kemudian dilakukan peleburan (fusion) dengan NaOH pellet (rasio NaOH/Lempung = 0,8) diikuti perlakuan dengan AlCl3.6H2O, CTAB, dan aqudes. Kemudian campuran diatur hingga pH 11,5. Selanjutnya, campuran dimasukkan  ke dalam reaktor untuk proses hidrotermal pada suhu 140 oC selama 48 jam. Hasil dealuminasi lempung dikarakterisasi dengan X-ray Fluorescence dan zeolit hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan alat analisis luas permukaan (surface area analyzer) dan Difraksi Sinar-X (XRD). Proses transesterifikasi minyak jelantah dilakukan dengan rasio katalis: minyak jelantah: metanol adalah 1,0: 20,0: 13,3 dan reaksi katalitik transeterifikasi dilakukan selama 6 jam pada suhu 65 oC. Produk cair berupa metil ester dianalisis menggunakan Gas Chromatography Mass Spectrometer (GCMS). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa dealuminasi lempung menghasilkan  kandungan Si sebesar 34,77% dan Al sebesar 5,67%. Lempung hasil modifikasi memiliki luas permukaan 5,5685 m2/g, volume pori 0,0126 cm3/g, dan diameter pori 8,871 nm. Hasil pengukuran dengan XRD  yang terlihat dalam bentuk  kromatogram menunjukkan  jenis mineral yang berbeda. Mineral utamanya adalah zeolit gismondine. Pada penelitian ini, transesterifikasi minyak jelantah menggunakan katalis hasil sintesis (gismondine) melalui perlakuan fusion diperoleh konversi menjadi metil ester sebesar 85 % (b/b)  yang diperoleh pada suhu 65 oC. Sedangkan jika sintesis tanpa melalui perlakuan fusion dihasilkan konversi menjadi biodiesel pada suhu yang sama sebesar 10 % (b/b).Â

Collaboration network of the authors

16 authors · 28 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Supeno SupenoAffiliation unknown4
Himawan HimawanAffiliation unknown2
Frans Pither KafiarAffiliation unknown2
Frans KafiarAffiliation unknown1
Frans P. KafiarAffiliation unknown1
Septiani MangiwaAffiliation unknown1
Agnes Eri MaryuniAffiliation unknown1
Yohanes B.J. RusmantaAffiliation unknown1
Suwito SuwitoAffiliation unknown1
FRANS DEMINGGUSAffiliation unknown1
Alex A. LepaAffiliation unknown1
Merry Crisna WambrauwAffiliation unknown1
Lodwyk N. KrimadiAffiliation unknown1
Muhamad MukhlisAffiliation unknown1
Janviter ManaluAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Transesterifikasi Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel Menggunakan Katalis Zeolit Gismondin   Hasil Sintesis dari Lempung Asal Merauke</dc:title>
	<dc:creator>Salim, Ilham</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telah dilakukan transesterifikasi minyak jelantah menjadi biodiesel menggunakan katalis heterogen zeolit gismondine yang disintesis dari lempung asal Merauke. Kandungan lempung cukup melimpah di Provinsi Papua misalnya di daerah Kabupaten Merauke, sehingga perlu diupayakan penggunaannya agar dapat meningkatkan nilai tambah dari lempung tersebut misalnya sebagai katalis heterogen. Kebihan menggubnakan katalis heterogen pada sintesis biodiesel antara lain lebih mudah dipisahkan serta katalisnya dapat digunakan kembali. Sintesis  katalis diawali dengan destruksi (dealuminasi) lempung  asal Merauke dengan larutan HCl 8M,  kemudian dilakukan peleburan (fusion) dengan NaOH pellet (rasio NaOH/Lempung = 0,8) diikuti perlakuan dengan AlCl3.6H2O, CTAB, dan aqudes. Kemudian campuran diatur hingga pH 11,5. Selanjutnya, campuran  dimasukkan  ke dalam reaktor untuk proses hidrotermal pada suhu 140 oC selama 48 jam. Hasil dealuminasi lempung dikarakterisasi dengan X-ray Fluorescence dan zeolit hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan alat analisis luas permukaan (surface area analyzer) dan Difraksi Sinar-X (XRD). Proses transesterifikasi  minyak jelantah dilakukan dengan rasio katalis : minyak jelantah : metanol adalah 1,0 : 20,0 : 13,3 dan reaksi katalitik transeterifikasi dilakukan selama 6 jam pada suhu 65 oC. Produk cair berupa metil ester dianalisis menggunakan Gas Chromatography Mass Spectrometer (GCMS). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa dealuminasi lempung menghasilkan  kandungan Si sebesar 34,77% dan  Al sebesar 5,67%. Lempung hasil modifikasi memiliki luas permukaan 5,5685 m2/g, volume pori 0,0126 cm3/g, dan diameter pori 8,871 nm. Hasil pengukuran dengan XRD  yang terlihat dalam bentuk  kromatogram menunjukkan  jenis mineral yang berbeda. Mineral utamanya adalah zeolit gismondine. Pada penelitian ini, transesterifikasi minyak jelantah menggunakan katalis hasil sintesis (gismondine) melalui perlakuan fusion diperoleh konversi menjadi metil ester sebesar  85 % (b/b)  yang diperoleh pada suhu 65 oC. Sedangkan jika sintesis tanpa melalui perlakuan fusion dihasilkan konversi menjadi biodiesel pada suhu yang sama sebesar 10 % (b/b). </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2020-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/1168</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/.v4i1.1168</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AVOGADRO; Vol. 4 No. 1 (2020): AVOGADRO Jurnal Kimia; 11</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AVOGADRO; Vol 4 No 1 (2020): AVOGADRO Jurnal Kimia; 11</dc:source>
	<dc:source>2579-9630</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/1168/982</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 JURNAL AVOGADRO</dc:rights>
</oai_dc:dc>