Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Reduksi Koleterol Dalam Kuah Coto Makassar Yang Terdapat Di Abepura Jayapura Menggunakan Kitosan Dari Cangkang Kepiting (Syclla.SP) Asal Timika

AVOGADRO · Vol. 4 No. 2 (2022) · pp. 95–107

DOI
10.31957/.v4i2.1988
ISSN
2579-9630
Published
2022-04-07
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Cangkang kepiting merupakan hasil samping dari pengolahan daging kepiting yang mengandung senyawa kitin. Kitin dapat dideasetilasi sehingga menjadi senyawa kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kitosan dari cangkang kepiting bakau (Syclla sp.) sebagai penurun kadar kolesterol dalam kuah coto Makassar. Cangkang kepiting dikeringkan, ditumbuk/digerus hingga halus dengan ukuran 200 mesh. Kitin diisolasi menggunakan metode deproteinasi dan demineralisasi, kitosan disintesis menggunakan metode deasetilasi. Kitosan dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform InfraRed  untuk mengetahui gugus fungsi. Pada bagian akhir penelitian ini, dilakukan absorpsi kandungan kolesterol dalam kuah coto Makassar yang berasal dari warung coto Makassar Abepura Kota Jayapura menggunakan kitosan pada berbagai variasi suhu terhadap jumlah kuah coto Makassar yang tetap. Uji kandungan kolesterol pada kuah coto Makassar hasil absorpsi menggunakan spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan, dari 200 g serbuk cangkang kepiting diperoleh 30,41 % kitin dan 28,33 % kitosan dengan derajat deasetilasi 85,9 %. Dalam waktu 30 menit pada suhu penyerapan 35; 45; 60; 75; 85 dan 95ᵒC,  kitosan dari cangkang kepiting mampu menurunkan kadar kolesterol pada kuah coto Makassar berturut-turut sebesar 30,4; 51,7; 61,8; 36,7; 20,4 dan 7,4 %. Dengan demikian, penyerapan optimal kitosan hasil sintesis terhadap kadar kolesterol pada kuah coto Makassar berlangsung pada suhu penyerapan 60 ᵒC. Kata Kunci: Cangkang Kepiting, Kitosan, Coto Makassar, Suhu, Kolesterol.

Collaboration network of the authors

25 authors · 56 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Supeno SupenoAffiliation unknown4
Himawan HimawanAffiliation unknown2
Frans KafiarAffiliation unknown1
Frans P. KafiarAffiliation unknown1
Septiani MangiwaAffiliation unknown1
Agnes Eri MaryuniAffiliation unknown1
Yohanes B.J. RusmantaAffiliation unknown1
Suwito SuwitoAffiliation unknown1
FRANS DEMINGGUSAffiliation unknown1
Merry Crisna WambrauwAffiliation unknown1
Lodwyk N. KrimadiAffiliation unknown1
Muhamad MukhlisAffiliation unknown1
Janviter ManaluAffiliation unknown1
Hardianti .Affiliation unknown1
JukwatiAffiliation unknown1
irja Sepriyanto JenmauAffiliation unknown1
A. AlbaitiAffiliation unknown1
Risky DarmaAffiliation unknown1
Florida DoloksaribuAffiliation unknown1
Irja Sepriyanto JenmauAffiliation unknown1
Lia Agnes PrajawatiAffiliation unknown1
Irwandi Yogo SuakaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Reduksi Koleterol Dalam Kuah Coto Makassar  Yang Terdapat Di Abepura Jayapura Menggunakan Kitosan Dari Cangkang Kepiting (Syclla.SP) Asal Timika</dc:title>
	<dc:creator>Kafiar, Frans Pither</dc:creator>
	<dc:creator>Salim, Ilham</dc:creator>
	<dc:creator>A. Lepa, Alex</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Cangkang kepiting merupakan hasil samping dari pengolahan daging kepiting yang mengandung senyawa  kitin. Kitin dapat dideasetilasi sehingga menjadi senyawa kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kitosan dari cangkang kepiting bakau (Syclla sp.) sebagai penurun kadar kolesterol dalam kuah coto Makassar. Cangkang kepiting dikeringkan, ditumbuk/digerus hingga halus dengan ukuran 200 mesh. Kitin diisolasi menggunakan metode deproteinasi dan demineralisasi, kitosan disintesis menggunakan metode deasetilasi. Kitosan dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform InfraRed  untuk mengetahui gugus fungsi. Pada bagian akhir penelitian ini,  dilakukan  absorpsi kandungan kolesterol dalam kuah coto Makassar yang berasal dari warung coto Makassar Abepura Kota Jayapura menggunakan kitosan pada berbagai variasi suhu terhadap jumlah kuah coto Makassar yang tetap. Uji kandungan kolesterol pada kuah coto Makassar hasil absorpsi menggunakan spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan, dari 200 g serbuk cangkang kepiting diperoleh 30,41 % kitin dan 28,33 % kitosan dengan derajat deasetilasi 85,9 %. Dalam waktu 30 menit pada suhu penyerapan 35; 45; 60; 75; 85 dan 95ᵒC,  kitosan dari cangkang kepiting mampu menurunkan kadar kolesterol pada kuah coto Makassar berturut-turut sebesar 30,4; 51,7; 61,8; 36,7; 20,4 dan 7,4 %. Dengan demikian, penyerapan optimal kitosan hasil sintesis terhadap kadar kolesterol pada kuah coto Makassar berlangsung pada suhu penyerapan 60 ᵒC. Kata Kunci: Cangkang Kepiting, Kitosan, Coto Makassar, Suhu, Kolesterol.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/1988</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/.v4i2.1988</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AVOGADRO; Vol. 4 No. 2 (2020): AVOGADRO Jurnal Kimia; 95-107</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AVOGADRO; Vol 4 No 2 (2020): AVOGADRO Jurnal Kimia; 95-107</dc:source>
	<dc:source>2579-9630</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/1988/1528</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 JURNAL AVOGADRO</dc:rights>
</oai_dc:dc>