Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PRODUKSI BIOETANOL DARI HIDROLISAT AMPAS SAGUBERDASARKAN VARIASI JUMLAH RAGI ROTI (Saccharomyces cerevisiae) DAN WAKTU FERMENTASI

AVOGADRO · Vol. 5 No. 2 (2021) · pp. 80–85

DOI
10.31957/.v5i2.2313
ISSN
2579-9630
Published
2021-11-01
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Ampas sagu merupakan limbah yang dihasilkan dari pengolahan sagu, yang masih  kaya akan karbohidrat dan bahan organik lainnya. Ampas sagu juga mengandung selulosa sebesar 20% yang dapat diuraikan menjadi glukosa (hidrolisat) melalui proses hidrolisis asam sulfat di mana glukosa ini dapat menjadi bahan dasar fermentasi untuk  menghasilkan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kondisi optimum produksi bioetanol dengan memvariasikan jumlah ragi roti (Saccharomyces cerevisiae), dan lama waktu fermentasi. Hidrolisat ampas sagu (Metroxylon sp.) dengan pH awal 1,4 ditambahkan dengan larutan NaOH 80% hingga diperoleh pH 5. Ragi (Saccharomyces cerevisiae) merupakan golongan khamir yang mampu memfermentasikan berbagai karbohidrat sederhana dan mengubah glukosa menjadi alkohol dan karbon dioksida (CO2). Jumlah ragi yang dipakai adalah 3 g, 4 g, dan 5 g, sedangkan fermentasi hidrolisat dilakukan pada pH 5 dalam skala waktu 1-10 hari. Hasil  fermentasi  (bioetanol) dimurnikan  dengan  metode  destilasi.  Data  penelitian menunjukkan  bahwa  kadar  bioetanol terbanyak adalah 4,25% dengan kondisi optimum jumlah ragi 4 g, waktu fermentasi 6 hari dan pH fermentasi 5. Jadi data penelitian ini dapat menjadi informasi dalam membuat rancangan optimasi produksi bioetanol selanjutnya Kata KunciÂ: Ampas sagu (Metroxylon sp.), bioetanol, Saccharomyces cerevisiae, fermentasi,

Collaboration network of the authors

18 authors · 53 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ilham SalimAffiliation unknown5
Himawan HimawanAffiliation unknown5
Johnson SiallaganAffiliation unknown2
Frans A. AsmurufAffiliation unknown2
Yuliana R. YabansabraAffiliation unknown1
Lodwyk N. KrimadiAffiliation unknown1
Fernandes J.P. BonayAffiliation unknown1
Johnson SiallanganAffiliation unknown1
Alowisya FutwenbunAffiliation unknown1
Merry Crisna WambrauwAffiliation unknown1
Evelin E. N. WutoyAffiliation unknown1
1Wulan Nian AnwariAffiliation unknown1
darwanta darwantaAffiliation unknown1
Trifani A LestariAffiliation unknown1
Doni M SiloinyananAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PRODUKSI BIOETANOL DARI HIDROLISAT AMPAS SAGUBERDASARKAN VARIASI JUMLAH RAGI ROTI (Saccharomyces cerevisiae) DAN WAKTU FERMENTASI</dc:title>
	<dc:creator>H. S. R. Ibo,, Is. Rani</dc:creator>
	<dc:creator>Rusmanta, Yohanes B. J.</dc:creator>
	<dc:creator>Supeno, Supeno</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ampas sagu merupakan limbah yang dihasilkan dari pengolahan sagu, yang masih  kaya akan karbohidrat dan bahan organik lainnya. Ampas sagu juga mengandung selulosa sebesar 20% yang dapat diuraikan menjadi glukosa (hidrolisat) melalui proses hidrolisis asam sulfat di mana glukosa ini dapat menjadi bahan dasar fermentasi untuk  menghasilkan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kondisi optimum produksi bioetanol dengan memvariasikan jumlah ragi roti (Saccharomyces cerevisiae), dan lama waktu fermentasi. Hidrolisat ampas sagu (Metroxylon sp.) dengan pH awal 1,4 ditambahkan dengan larutan NaOH 80% hingga diperoleh pH 5. Ragi (Saccharomyces cerevisiae)  merupakan golongan khamir yang mampu memfermentasikan berbagai karbohidrat sederhana dan mengubah glukosa menjadi alkohol dan karbon dioksida (CO2). Jumlah ragi yang dipakai adalah 3 g, 4 g, dan 5 g, sedangkan fermentasi hidrolisat dilakukan pada pH 5 dalam skala waktu 1-10 hari. Hasil  fermentasi  (bioetanol)  dimurnikan  dengan  metode  destilasi.  Data  penelitian  menunjukkan  bahwa  kadar  bioetanol terbanyak adalah 4,25% dengan kondisi optimum jumlah ragi 4 g, waktu fermentasi 6 hari dan pH fermentasi 5. Jadi data penelitian ini dapat menjadi informasi dalam membuat rancangan optimasi produksi bioetanol selanjutnya Kata Kunci : Ampas sagu (Metroxylon sp.), bioetanol, Saccharomyces cerevisiae, fermentasi,</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2021-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/2313</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/.v5i2.2313</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AVOGADRO; Vol. 5 No. 2 (2021): AVOGADRO Jurnal Kimia; 80-85</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AVOGADRO; Vol 5 No 2 (2021): AVOGADRO Jurnal Kimia; 80-85</dc:source>
	<dc:source>2579-9630</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/2313/1862</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 JURNAL AVOGADRO</dc:rights>
</oai_dc:dc>