Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Karbon Aktif Ampas Buah Merah Sebagai Adsorben Peningkatan Kualitas Air Tanah Kampung Koya Tengah Distrik Muara Tami Kota Jayapura

AVOGADRO · Vol. 6 No. 2 (2023) · pp. 75–83

DOI
10.31957/avg.v6i2.3016
ISSN
2579-9630
Published
2023-06-07
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
ind

Abstract

Kualitas air sumur Koya Tengah menurut hasil survei menghasilkan kerak setelah direbus, hal ini disebabkan karena adanya kesadahan. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan kualitas air sumur adalah menggunakan arang aktif sebagai adsorben. Arang dapat dihasilkan dari berbagai macam bahan alam yang mengandung selulosa salah satunya adalah ampas buah merah. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur Koya Tengah. Metode awal yang digunakan adalah wawancara dan organoleptik. Untuk pengukuran kualitas air meliputi TDS, kekeruhan, pH, dan kesadahan. Selanjutnya pembuatan arang aktif ampas buah merah melalui dua tahap yaitu karbonisasi pada suhu 400℃ selama 2 jam dan aktivasi menggunakan larutan ZnCl2 selama 24 jam. Karakteristik arang aktif dengan cara penentuan pH, kadar air, kadar zat mudah menguap, kadar abu, daya serap iodin, efektivitas kerja arang aktif terhadap kualitas air sumur dengan metode adsorpsi. Hasil penelitian menunjukan bahwa air sumur Koya Tengah tidak berbau, berasa, berwarna dan mempunyai TDS sebesar 290-315 ppm, kekeruhan sebesar 0,24-0,98 NTU, nilai pH sebesar 7,08-7,44 dan nilai kesadahan sebesar 414-464 ppm. Hasil karaktersitik arang aktif memiliki nilai pH 6, kadar air 12,3%, kadar zat mudah menguap 66,5%, kadar abu 7,145%, dan daya serap iodin sebesar 1.681,8 mg/g. Data hasil perlakuan arang aktif dari berbagai variasi massa menunjukkan bahwa arang aktif ampas buah merah dapat meningkatkan kualitas air dengan cara menurunkan TDS sebesar 110,5-162,5 ppm, kekeruhan sebesar 0,04-0,01 NTU dan menurunkan kesadahan sebesar 39,01%.

Collaboration network of the authors

33 authors · 110 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Diana M. AbulaisAffiliation unknown7
Yohanes B.J. RusmantaAffiliation unknown3
Ilham SalimAffiliation unknown3
Supeno SupenoAffiliation unknown3
Frans A. AsmurufAffiliation unknown3
Alowisya FutwenbunAffiliation unknown3
Johnson SiallaganAffiliation unknown2
darwanta darwantaAffiliation unknown2
Juniati A. BokinAffiliation unknown2
Yuliana R. YabansabraAffiliation unknown2
Fernandes J.P. BonayAffiliation unknown2
Johnson SiallanganAffiliation unknown2
Nurhairi NurhairiAffiliation unknown2
Suwito SuwitoAffiliation unknown2
Diana AbulaisAffiliation unknown1
Martha K. SefaAffiliation unknown1
Demas R. YaamAffiliation unknown1
Muhamad MukhlisAffiliation unknown1
1Wulan Nian AnwariAffiliation unknown1
Janviter ManaluAffiliation unknown1
Dikson TokoroAffiliation unknown1
Trifani A LestariAffiliation unknown1
Agustinus LangowuyoAffiliation unknown1
Indrawati M. ChakraAffiliation unknown1
Lily R. BektyAffiliation unknown1
Yudi A.R. KaiwayAffiliation unknown1
Fideles KeiyaAffiliation unknown1
Sriyanto SriyantoAffiliation unknown1
Naomi M SimamoraAffiliation unknown1
Nason SiringonAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Karbon Aktif Ampas Buah Merah Sebagai Adsorben Peningkatan Kualitas Air Tanah Kampung Koya Tengah Distrik Muara Tami Kota Jayapura</dc:title>
	<dc:creator>Wona, Merry Y</dc:creator>
	<dc:creator>Himawan, Himawan</dc:creator>
	<dc:creator>Krimadi, Lodwyk N</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kualitas air sumur Koya Tengah menurut hasil survei menghasilkan kerak setelah direbus, hal ini disebabkan karena adanya kesadahan. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan kualitas air sumur adalah menggunakan arang aktif sebagai adsorben. Arang dapat dihasilkan dari berbagai macam bahan alam yang mengandung selulosa salah satunya adalah ampas buah merah. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur Koya Tengah. Metode awal yang digunakan adalah wawancara dan organoleptik. Untuk pengukuran kualitas air meliputi TDS, kekeruhan, pH, dan kesadahan. Selanjutnya pembuatan arang aktif ampas buah merah melalui dua tahap yaitu karbonisasi pada suhu 400℃ selama 2 jam dan aktivasi menggunakan larutan ZnCl2 selama 24 jam. Karakteristik arang aktif dengan cara penentuan pH, kadar air, kadar zat mudah menguap, kadar abu, daya serap iodin, efektivitas kerja arang aktif terhadap kualitas air sumur dengan metode adsorpsi. Hasil penelitian menunjukan bahwa air sumur Koya Tengah tidak berbau, berasa, berwarna dan mempunyai TDS sebesar 290-315 ppm, kekeruhan sebesar 0,24-0,98 NTU, nilai pH sebesar 7,08-7,44 dan nilai kesadahan sebesar 414-464 ppm. Hasil karaktersitik arang aktif memiliki nilai pH 6, kadar air 12,3%, kadar zat mudah menguap 66,5%, kadar abu 7,145%, dan daya serap iodin sebesar 1.681,8 mg/g. Data hasil perlakuan arang aktif dari berbagai variasi massa menunjukkan bahwa arang aktif ampas buah merah dapat meningkatkan kualitas air dengan cara menurunkan TDS sebesar 110,5-162,5 ppm, kekeruhan sebesar 0,04-0,01 NTU dan menurunkan kesadahan sebesar 39,01%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/3016</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/avg.v6i2.3016</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AVOGADRO; Vol. 6 No. 2 (2022): AVOGADRO Jurnal Kimia; 75-83</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AVOGADRO; Vol 6 No 2 (2022): AVOGADRO Jurnal Kimia; 75-83</dc:source>
	<dc:source>2579-9630</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/3016/2283</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 AVOGADRO</dc:rights>
</oai_dc:dc>