Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Karakterisasi Mineral Penyusun dan Kapur Sirih Cangkang Kerang

AVOGADRO · Vol. 7 No. 1 (2024) · pp. 21–26

ISSN
2579-9630
Published
2024-05-24
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
ind
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

English

Kapur sirih berbasis cangkang kerang merupakan kekayaan tradisi pemanfaatan mineral di Tanah Papua yang berharga. Telah dilakukan penelitian karakterisasi mineral penyusun dua jenis cangkang kerang dan empat jenis kapur sirih turunannya. Cangkang dari kerang air tawar (Mytilus edulis) dan kerang air laut (Anadara granosa) dibuat kapur dengan penghalusan dan pemanasan 800oC selama 3 jam dan cara tradisional. Keenam padatan dianalisis dengan difraktometer Sinar-X pada sudut 2,5-60o dan ditentukan mineral penyusunnya berdasarkan data Minerals Powder Diffraction File (MPDF). Juga ditentukan kandungan CaO pada keenam padatan secara titrasi kompleksometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedua cangkang kerang bersifat kristalin dan tersusun atas mineral kalsium Bredigite, Collinsite, Combeite, dan Mayenite. Sebaliknya keempat kapur hasil pemanasan merupakan padatan kristalin dengan mineral Gaudefroyite dan Harkerite. Kandungan CaO kapur berkisar antara 55,65% dan 67,90% lebih tinggi dari kedua cangkang kerang dengan kadar CaO 49,35%.

Bahasa Indonesia

Kapur sirih berbasis cangkang kerang merupakan kekayaan tradisi pemanfaatan mineral di Tanah Papua yang berharga. Telah dilakukan penelitian karakterisasi mineral penyusun dua jenis cangkang kerang dan empat jenis kapur sirih turunannya. Cangkang dari kerang air tawar (Mytilus edulis) dan kerang air laut (Anadara granosa) dibuat kapur dengan penghalusan dan pemanasan 800oC selama 3 jam dan cara tradisional. Keenam padatan dianalisis dengan difraktometer Sinar-X pada sudut 2,5-60o dan ditentukan mineral penyusunnya berdasarkan data Minerals Powder Diffraction File (MPDF). Juga ditentukan kandungan CaO pada keenam padatan secara titrasi kompleksometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedua cangkang kerang bersifat kristalin dan tersusun atas mineral kalsium Bredigite, Collinsite, Combeite, dan Mayenite. Sebaliknya keempat kapur hasil pemanasan merupakan padatan kristalin dengan mineral Gaudefroyite dan Harkerite. Kandungan CaO kapur berkisar antara 55,65% dan 67,90% lebih tinggi dari kedua cangkang kerang dengan kadar CaO 49,35%.

Collaboration network of the authors

30 authors · 93 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Lodwyk N. KrimadiAffiliation unknown4
Yohanes B.J. RusmantaAffiliation unknown4
Sriyanto SriyantoAffiliation unknown4
Diana M. AbulaisAffiliation unknown3
Ilham SalimAffiliation unknown2
Supeno SupenoAffiliation unknown2
Frans A. AsmurufAffiliation unknown2
Alowisya FutwenbunAffiliation unknown2
Merry Y WonaAffiliation unknown2
Suwito SuwitoAffiliation unknown2
Trifani A LestariAffiliation unknown2
Juniati A. BokinAffiliation unknown1
Yuliana R. YabansabraAffiliation unknown1
Fernandes J.P. BonayAffiliation unknown1
Johnson SiallanganAffiliation unknown1
November Ekber ManyeromAffiliation unknown1
Himawan Himawan3Affiliation unknown1
Husna FatimahAffiliation unknown1
Etius WasiniAffiliation unknown1
1Wulan Nian AnwariAffiliation unknown1
Janviter ManaluAffiliation unknown1
Indrawati M. ChakraAffiliation unknown1
Lily R. BektyAffiliation unknown1
Nurhairi NurhairiAffiliation unknown1
Fideles KeiyaAffiliation unknown1
Naomi M SimamoraAffiliation unknown1
Tika RomadhoniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakterisasi Mineral Penyusun dan Kapur Sirih Cangkang Kerang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Karakterisasi Mineral Penyusun dan Kapur Sirih Cangkang Kerang</dc:title>
	<dc:creator>Darwanta, Darwanta</dc:creator>
	<dc:creator>Himawan, Himawan</dc:creator>
	<dc:creator>Kaiway, Yudi A.R.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kapur sirih berbasis cangkang kerang merupakan kekayaan tradisi pemanfaatan mineral di Tanah Papua yang berharga. Telah dilakukan penelitian karakterisasi mineral penyusun dua jenis cangkang kerang dan empat jenis kapur sirih turunannya. Cangkang dari kerang air tawar (Mytilus edulis) dan kerang air laut (Anadara granosa) dibuat kapur dengan penghalusan dan pemanasan 800oC selama 3 jam dan cara tradisional. Keenam padatan dianalisis dengan difraktometer Sinar-X pada sudut 2,5-60o dan ditentukan mineral penyusunnya berdasarkan data Minerals Powder Diffraction File (MPDF). Juga ditentukan kandungan CaO pada  keenam padatan secara titrasi kompleksometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedua cangkang kerang bersifat kristalin dan tersusun atas mineral kalsium Bredigite, Collinsite, Combeite, dan Mayenite. Sebaliknya keempat kapur hasil pemanasan merupakan padatan kristalin dengan mineral Gaudefroyite dan Harkerite. Kandungan CaO kapur berkisar antara 55,65% dan 67,90% lebih tinggi dari kedua cangkang kerang dengan kadar CaO 49,35%.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kapur sirih berbasis cangkang kerang merupakan kekayaan tradisi pemanfaatan mineral di Tanah Papua yang berharga. Telah dilakukan penelitian karakterisasi mineral penyusun dua jenis cangkang kerang dan empat jenis kapur sirih turunannya. Cangkang dari kerang air tawar (Mytilus edulis) dan kerang air laut (Anadara granosa) dibuat kapur dengan penghalusan dan pemanasan 800oC selama 3 jam dan cara tradisional. Keenam padatan dianalisis dengan difraktometer Sinar-X pada sudut 2,5-60o dan ditentukan mineral penyusunnya berdasarkan data Minerals Powder Diffraction File (MPDF). Juga ditentukan kandungan CaO pada&amp;nbsp; keenam padatan secara titrasi kompleksometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kedua cangkang kerang bersifat kristalin dan tersusun atas mineral kalsium Bredigite, Collinsite, Combeite, dan Mayenite. Sebaliknya keempat kapur hasil pemanasan merupakan padatan kristalin dengan mineral Gaudefroyite dan Harkerite. Kandungan CaO kapur berkisar antara 55,65% dan 67,90% lebih tinggi dari kedua cangkang kerang dengan kadar CaO 49,35%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/3867</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AVOGADRO; Vol. 7 No. 1 (2023): AVOGADRO Jurnal Kimia ; 21-26</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AVOGADRO; Vol 7 No 1 (2023): AVOGADRO Jurnal Kimia ; 21-26</dc:source>
	<dc:source>2579-9630</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/3867/2742</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Darwanta Darwanta, Himawan Himawan, Yudi A.R. Kaiway</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>