Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pembuatan Serum Antioksidan Alami Dari Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam)

AVOGADRO · Vol. 7 No. 2 (2024) · pp. 10–19

ISSN
2579-9630
Published
2024-06-06
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
ind
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera L.) adalah salah satu jenis tanaman yang tumbuh dan berkembang di daerah tropis seperti Indonesia serta banyak dijumpai di lingkungan masyarakat karena pembudidayaanya yang cukup mudah dan kaya akan gizi serta kandungan senyawa aktifnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dalam daun kelor, cara membuat sediaan serum antioksidan ekstrak daun kelor, menguji stabilitas dari sediaan serum serta aktivitas antioksidan dari sediaan serum ekstrak daun kelor. Penelitian ini diawali dengan maserasi daun kelor selama 24 jam menggunakan pelarut etanol 96 %, pengujian KLT, skrining fitokimia, serta pembuatan sediaan serum. Pada sediaan serum dilakukan pengujian terhadap mutu fisik yang meliputi:uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji hedonik serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH terhadap mutu kimianya. Hasil ekstraksi dari daun kelor adalah ekstrak kental dengan persen randemen sebesar 1,5 %, memiliki aroma khas daun kelor dan berwarna hijau kehitaman. Hasil KLT menggunakan eluen heksan: etil asetat dan heksan: aseton dengan perbandingan yang sama 8,5: 1,5 menunjukan adanya senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin. Pada skrining fitokimia menunjukan bahwa ekstrak daun kelor memiliki senyawa kimia yaitu flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Sediaan serum yang dihasilkan homogen, pH 5-6, dan memiliki daya sebar yang baik, durasi waktu mengering 1 – 1,36 menit. Hasil dari pengujian hedoponik menunjukan bahwa formulasi terbaik didapatkan pada F1 dengan penambahan ekstrak 0,2 % yang memiliki aktivitas antioksidan sebesar 33,92 % dan nilai IC50 sebesar 200,63 ppm. Nilai IC50 ini menunjukan bahwa aktivitas antioksidan sediaan serum antioksidan ekstrak daun kelor termasuk dalam kategori lemah.

Collaboration network of the authors

40 authors · 82 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agnes Eri MaryuniAffiliation unknown4
VIRMAN VIRMANAffiliation unknown3
Auldry F. WalukowAffiliation unknown2
Tiurlina SiregarAffiliation unknown2
Alowisya FutwembunAffiliation unknown2
Verena AgustiniAffiliation unknown2
Lodwyk N. KrimadiAffiliation unknown2
Supeno SupenoAffiliation unknown2
Jefri F.N. MauritsAffiliation unknown1
Audry F. WalukowAffiliation unknown1
Basa T. RumahorboAffiliation unknown1
Indah D. SetyowatiAffiliation unknown1
Novita MedyatiAffiliation unknown1
Basa RumahorboAffiliation unknown1
SIMON KALEMBENAffiliation unknown1
Yusuf BungkangAffiliation unknown1
JERRY CHRISNY MARLA LANGIAffiliation unknown1
ENDAH DWICAHYANIAffiliation unknown1
BLESKADIT CHATERINE DAMAYANTIAffiliation unknown1
Reni WidiawatiAffiliation unknown1
Marice KarubabaAffiliation unknown1
Mamberuman M. InggamerAffiliation unknown1
Rita Donna HutahaeanAffiliation unknown1
Ortis Fredy WaromiAffiliation unknown1
Cheny AdetyaningsihAffiliation unknown1
Natasha SihiteAffiliation unknown1
Diana AbulaisAffiliation unknown1
Diana M. AbulaisAffiliation unknown1
Martha K. SefaAffiliation unknown1
Demas R. YaamAffiliation unknown1
Maklon WarpurAffiliation unknown1
Roy SalindingAffiliation unknown1
Janviter ManaluAffiliation unknown1
Elizabeth HolleAffiliation unknown1
Bella HestiningtyasAffiliation unknown1
Chandra ChandraUniversitas Halu Oleo1
Frans AsmurufAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pembuatan Serum Antioksidan Alami Dari Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam)</dc:title>
	<dc:creator>Mendome, Anggreita C.</dc:creator>
	<dc:creator> Siallagan, Johnson</dc:creator>
	<dc:creator>Papriani, Nada P</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Daun kelor (Moringa oleifera L.) adalah salah satu jenis tanaman yang tumbuh dan berkembang di daerah tropis seperti Indonesia serta banyak dijumpai di lingkungan masyarakat karena pembudidayaanya yang cukup mudah dan kaya akan gizi serta kandungan senyawa aktifnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dalam daun kelor, cara membuat sediaan serum antioksidan ekstrak daun kelor, menguji stabilitas dari sediaan serum serta aktivitas antioksidan dari sediaan serum ekstrak daun kelor. Penelitian ini diawali dengan maserasi daun kelor selama 24 jam menggunakan pelarut etanol 96 %, pengujian KLT, skrining fitokimia, serta pembuatan sediaan serum. Pada sediaan serum dilakukan pengujian terhadap mutu fisik yang meliputi :uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji hedonik serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH terhadap mutu kimianya. Hasil ekstraksi dari daun kelor adalah ekstrak kental dengan persen randemen sebesar 1,5 %, memiliki aroma khas daun kelor dan berwarna hijau kehitaman. Hasil KLT menggunakan eluen heksan : etil asetat dan heksan : aseton dengan perbandingan yang sama 8,5 : 1,5 menunjukan adanya senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin. Pada skrining fitokimia menunjukan bahwa ekstrak daun kelor memiliki senyawa kimia yaitu flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Sediaan serum yang dihasilkan homogen, pH 5-6, dan memiliki daya sebar yang baik, durasi waktu mengering 1 – 1,36 menit. Hasil dari pengujian hedoponik menunjukan bahwa formulasi terbaik didapatkan pada F1 dengan penambahan ekstrak 0,2 % yang memiliki aktivitas antioksidan sebesar 33,92 % dan nilai IC50 sebesar 200,63 ppm. Nilai IC50 ini menunjukan bahwa aktivitas antioksidan sediaan serum antioksidan ekstrak daun kelor termasuk dalam kategori lemah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/3894</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AVOGADRO; Vol. 7 No. 2 (2023): AVOGADRO Jurnal Kimia ; 10-19</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AVOGADRO; Vol 7 No 2 (2023): AVOGADRO Jurnal Kimia ; 10-19</dc:source>
	<dc:source>2579-9630</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/3894/2749</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Anggreita C. Mendome, Johnson  Siallagan; Nada P Papriani</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>