Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Keterkaitan Antara Konsentrasi Ekstrak Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium) dan Mortalnya Larva Culex sp.: Pendekatan Regresi Linier Sederhana

AVOGADRO · Vol. 10 No. 1 (2026) · pp. 1–8

ISSN
2579-9630
Published
2026-05-01
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Culex sp. tergolong sebagai serangga pembawa penyakit yang upaya pengendaliannya membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berdaya guna, namun juga bersahabat dengan lingkungan. Berangkat dari hal tersebut, kajian ini dirancang dengan maksud menelaah keterkaitan antara dosis ekstrak daun mangkokan (Nothopanax scutellarium) dengan persentase mortalitas jentik Culex sp. dengan memanfaatkan pendekatan analisis regresi linier sederhana. Pelaksanaan studi dilakukan secara sistematis melalui penggunaan data sekunder yang bersumber dari penelitian-penelitian sebelumnya.Pengolahan data ditempuh melalui bantuan perangkat lunak SPSS, yang sebelumnya didahului oleh serangkaian pengujian, meliputi uji asumsi regresi, uji F, uji t, hingga penghitungan koefisien determinasi (R²). Temuan yang diperoleh memperlihatkan bahwa model regresi yang dibangun telah lolos terhadap prasyarat normalitas maupun independensi. Persamaan regresi yang berhasil disusun yakni Y = -5,667 + 38,000X. Selanjutnya, hasil pengujian F dan t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05), yang menyiratkan bahwa takaran ekstrak memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kematian jentikDi samping itu, perolehan nilai R² sebesar 0,926 menggambarkan bahwa sebanyak 92,6% keragaman tingkat kematian jentik mampu dijelaskan melalui konsentrasi ekstrak yang digunakan. Bertumpu pada keseluruhan temuan tersebut, ekstrak daun mangkokan menyimpan prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan menjadi insektisida hayati yang efektif.

Collaboration network of the authors

34 authors · 114 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Lodwyk N. KrimadiAffiliation unknown6
Himawan HimawanAffiliation unknown4
Septiani MangiwaAffiliation unknown3
Martha K. SefaAffiliation unknown2
Frans A. AsmurufAffiliation unknown2
Oktafani R PatiungAffiliation unknown2
Nurhairi NurhairiAffiliation unknown2
Yuliana R. YabansabraAffiliation unknown2
Suwito SuwitoAffiliation unknown2
Oktafani PatiungAffiliation unknown1
Qonita A. NisaAffiliation unknown1
Nurlita DianingsihAffiliation unknown1
Yulindra M. NumberiAffiliation unknown1
Eunike M. PanjaitanAffiliation unknown1
Lodwyk Nomenzen KrimadiAffiliation unknown1
Juniati A. BokinAffiliation unknown1
Johnson SiallaganAffiliation unknown1
Demas R. YaamAffiliation unknown1
Supeno SupenoAffiliation unknown1
Fernandes J.P. BonayAffiliation unknown1
Johnson SiallanganAffiliation unknown1
darwanta darwantaAffiliation unknown1
Himawan Himawan3Affiliation unknown1
Dikson TokoroAffiliation unknown1
Agustinus LangowuyoAffiliation unknown1
Fideles KeiyaAffiliation unknown1
Sriyanto SriyantoAffiliation unknown1
Naomi M SimamoraAffiliation unknown1
Nason SiringonAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keterkaitan Antara Konsentrasi Ekstrak Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium) dan Mortalnya Larva Culex sp.: Pendekatan Regresi Linier Sederhana</dc:title>
	<dc:creator>Tangsi , Yurliana</dc:creator>
	<dc:creator> Istiqomah, Novalina Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Abulais, Diana M</dc:creator>
	<dc:creator>Allo, Caecilia Bintang Girik</dc:creator>
	<dc:creator>Futwenbun, Alowisya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp;Culex sp. tergolong sebagai serangga pembawa penyakit yang upaya pengendaliannya membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berdaya guna, namun juga bersahabat dengan lingkungan. Berangkat dari hal tersebut, kajian ini dirancang dengan maksud menelaah keterkaitan antara dosis ekstrak daun mangkokan (Nothopanax scutellarium) dengan persentase mortalitas jentik Culex sp. dengan memanfaatkan pendekatan analisis regresi linier sederhana. Pelaksanaan studi dilakukan secara sistematis melalui penggunaan data sekunder yang bersumber dari penelitian-penelitian sebelumnya.Pengolahan data ditempuh melalui bantuan perangkat lunak SPSS, yang sebelumnya didahului oleh serangkaian pengujian, meliputi uji asumsi regresi, uji F, uji t, hingga penghitungan koefisien determinasi (R²). Temuan yang diperoleh memperlihatkan bahwa model regresi yang dibangun telah lolos terhadap prasyarat normalitas maupun independensi. Persamaan regresi yang berhasil disusun yakni Y = -5,667 + 38,000X. Selanjutnya, hasil pengujian F dan t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p &amp;lt; 0,05), yang menyiratkan bahwa takaran ekstrak memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kematian jentikDi samping itu, perolehan nilai R² sebesar 0,926 menggambarkan bahwa sebanyak 92,6% keragaman tingkat kematian jentik mampu dijelaskan melalui konsentrasi ekstrak yang digunakan. Bertumpu pada keseluruhan temuan tersebut, ekstrak daun mangkokan menyimpan prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan menjadi insektisida hayati yang efektif.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2026-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/5691</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AVOGADRO; Vol. 10 No. 1 (2026): AVOGADRO Jurnal Kimia; 1-8</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL AVOGADRO; Vol 10 No 1 (2026): AVOGADRO Jurnal Kimia; 1-8</dc:source>
	<dc:source>2579-9630</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JA/article/view/5691/3835</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Yurliana Tangsi , Novalina Putri  Istiqomah, Diana M Abulais, Caecilia Bintang Girik Allo, Alowisya Futwenbun</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>