Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kearifan Lokal Ongko dalam Pengelolaan Sumberdaya Pesisir di Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan

JURNAL EKOLOGI BIROKRASI · Vol. 13 No. 2 (2025) · pp. 72–83

DOI
10.31957/jeb.v13i2.4792
ISSN
2654-7864, 2338-705X
Published
2025-07-16
Publisher
Program Doktor Ilmu Sosial Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Secara bahasa, ongko bermakna taro-taro (simpanan) atau klaim kepemilikan atas sesuatu (sumberdaya). Ongko juga biasa disebut dengan pakkorong-korongang, suatu istilah yang bermakna bahwa dengan ongko yang eksis dan sustain, maka asap dapur bisa mengepul. Kearifan lokal ongko merupakan suatu pengetahuan pengelolaan sumberdaya alam berbasis kekerabatan yang secara turun temurun telah digunakan oleh masyarakat pesisir Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di enam kecamatan daratan Kepulauan Selayar. Penelitian ini menggunakan data hasil studi literatur, wawancara, dan observasi. Sedangkan sifat penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan memberikan gambaran secara rinci dan jelas tentang permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal ongko masih dipraktekkan oleh masyarakat pesisir Kepulauan Selayar serta memiliki persyaratan-persyaratan untuk bisa memenuhi pengelolaan sumberdaya pesisir yang berkelanjutan. Hanya saja untuk memaksimalkan upaya pemenuhan tersebut, perlu dilakukan serangkaian langkah, antara lain: memberikan penguatan agar ongko yang merupakan klaim perseorangan ataupun kelompok kekerabatan terbatas, ditingkatkan menjadi klaim pengelolaan bersama serta memperkuat kelembagaan pengelola ongko sehingga ada pengaturan waktu penangkapan dan penggunaan alat tangkap.

Keywords

Collaboration network of the authors

23 authors · 39 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Yogyakarta State University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Turnip AlumAffiliation unknown2
Sugeng Bayu WahyonoYogyakarta State University2
Abisay RolloAffiliation unknown2
Albertina Nasri LoboAffiliation unknown2
Daniel PangalaAffiliation unknown2
Ferry Rhendra P.P. SitorusAffiliation unknown1
Albertina N. LoboAffiliation unknown1
Eddy PattandukAffiliation unknown1
Usman PakasiAffiliation unknown1
Aloysius KambanaAffiliation unknown1
J. R. MansobenAffiliation unknown1
Marnius WantikAffiliation unknown1
Melki Benjamin WanmaAffiliation unknown1
Miren KalabetmeAffiliation unknown1
Thimeus WaliloAffiliation unknown1
Yohan Robert PondayarAffiliation unknown1
Lenny M.M. ManalipAffiliation unknown1
DaryonoAffiliation unknown1
Ferry P. R. R. SitorusAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JEB/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kearifan Lokal Ongko dalam Pengelolaan Sumberdaya Pesisir  di Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Maro, Muhammad Ichsan</dc:creator>
	<dc:creator>Lefaan, Avelinus</dc:creator>
	<dc:creator>Sitorus, Ferry R. P. P.</dc:creator>
	<dc:creator>to Anwar, Sakaria</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Local Wisdom</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Ongko</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Management</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Coastal resources</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Selayar Regency</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp;Secara bahasa, ongko bermakna taro-taro (simpanan) atau klaim kepemilikan atas sesuatu (sumberdaya). Ongko juga biasa disebut dengan pakkorong-korongang, suatu istilah yang bermakna bahwa dengan ongko yang eksis dan sustain, maka asap dapur bisa mengepul. Kearifan lokal ongko merupakan suatu pengetahuan pengelolaan sumberdaya alam berbasis kekerabatan yang secara turun temurun telah digunakan oleh masyarakat pesisir Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di enam kecamatan daratan Kepulauan Selayar. Penelitian ini menggunakan data hasil studi literatur, wawancara, dan observasi. Sedangkan sifat penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan memberikan gambaran secara rinci dan jelas tentang permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal ongko masih dipraktekkan oleh masyarakat pesisir Kepulauan Selayar serta memiliki persyaratan-persyaratan untuk bisa memenuhi pengelolaan sumberdaya pesisir yang berkelanjutan. Hanya saja untuk memaksimalkan upaya pemenuhan tersebut, perlu dilakukan serangkaian langkah, antara lain: memberikan penguatan agar ongko yang merupakan klaim perseorangan ataupun kelompok kekerabatan terbatas, ditingkatkan menjadi klaim pengelolaan bersama serta memperkuat kelembagaan pengelola ongko sehingga ada pengaturan waktu penangkapan dan penggunaan alat tangkap.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Doktor Ilmu Sosial Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JEB/article/view/4792</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/jeb.v13i2.4792</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL EKOLOGI BIROKRASI; Vol. 13 No. 2 (2025): Agustus 2025 ; 72-83</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">JURNAL EKOLOGI BIROKRASI; Vol 13 No 2 (2025): Agustus 2025 ; 72-83</dc:source>
	<dc:source>2654-7864</dc:source>
	<dc:source>2338-705X</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JEB/article/view/4792/3210</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 JURNAL EKOLOGI BIROKRASI</dc:rights>
</oai_dc:dc>