Open access Jurnal
Analisis Produktivitas Komoditi Kelapa Kabupaten Sarmi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan · Vol. 2 No. 2 (2015)
- ISSN
- 2355-6323
- Published
- 2015-08-01
- Publisher
- Universitas Cenderawasih
- Language
- eng
Abstract
Tanaman Kelapa (Coco nucifera L) merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang sangat potensial sebagai komoditas perdagangan baik dalam negeri maupun luar negeri. Masyarakat pada umumnya, sudah sejak lama mengenal tanaman kelapa sebagai tanaman multifungsi yang dapat dimanfaatkan hampir semua bagiannya. Kabupaten Sarmi termasuk kabupaten penghasil kelapa terbesar di Provinsi Papua dengan luas wilayah tanam produksi kelapa terbesar di Papua. Selain itu, jika dilihat dari jenis tanaman perkebunan, komoditas kelapa di Kabupaten Sarmi termasuk komoditas unggulan. Penelitian ini menganalisis bagaimana pengembangan produktivitas komoditi kelapa kabupaten Sarmi; serta bagaimana arah kebijakan pengembangan komoditas kelapa untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sarmi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa penerimaan dari usaha tani kelapa secara monokultur jika dihitung berdasarkan harga yang berlaku dengan luas lahan yang dimiliki/dikelola, diperoleh penerimaan sebesar Rp 2.700.000/ha/tahun sampai dengan Rp. 3.100.000/ha/tahun atau Rp.225.000/ha/bulan sampai dengan 258.000/ha/bulan. Sedangkan penerimaan yang diterima oleh petani kelapa di kabupaten setelah di hitung menghasilkan penerimaan adalah dengan usahatani kopra sebesar Rp. 36,971,650,000,-, dengan usahatani buah kelapa sebesar Rp 22,182,350,000.- dan usahatani minyak kelapa sebesar Rp 9,981,470,000,-. Sedangkan arah kebijakan yang dapat meningkatkan nilai kelapa untuk mendukung perekonomian petani perlu dilakukan pengembangan komoditas kelapa yang diarahkan pada peningkatan produktivitas melalui penggunaan bibit unggul dan pengelolaan usaha tani yang efisien, pengembangan produk kelapa yang bernilai ekonomi dengan mutu yang sesuai permintaan pasar, pemberdayaan kelompok tani atau gapoktan yang bermitra dengan industri kelapa/eksportir, bantuan teknis pembinaan dan pembiayaan bagi gapoktan dari instansi terkait yang terprogram dan berkelanjutan. Kata Kunci: Produktivitas, Komoditi Kelapa, Pertumbuhan Ekonomi
Collaboration network of the authors
33 authors · 58 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Mesak Iek | Affiliation unknown | 3 |
| Yundy Hafizrianda | Affiliation unknown | 2 |
| Apolo Safanpo | Affiliation unknown | 2 |
| Thobby Wakarwamu | Affiliation unknown | 2 |
| Quincy F. Kambuaya | Affiliation unknown | 1 |
| Dani Yordan Niki | Affiliation unknown | 1 |
| Elsyan Rienette Marlissa | Affiliation unknown | 1 |
| Arius Kambu | Affiliation unknown | 1 |
| Moses Watopa | Affiliation unknown | 1 |
| Otniel Safkaur | Affiliation unknown | 1 |
| Hesty Theresia Salle | Affiliation unknown | 1 |
| Klemens Kodon | Affiliation unknown | 1 |
| Tutun A. Kende | Affiliation unknown | 1 |
| Boy Piter Nizu Kekry | Affiliation unknown | 1 |
| Yuliana Jitmau | Affiliation unknown | 1 |
| La Maga | Affiliation unknown | 1 |
| Hasan Basri Umar | Affiliation unknown | 1 |
| Anna E. M. Tuwaidan | Affiliation unknown | 1 |
| Flora Yvonne de Quelyoe | Affiliation unknown | 1 |
| Reveline Octaviani | Affiliation unknown | 1 |
| Grace Rosalia Meraudje | Affiliation unknown | 1 |
| Silas Isir | Affiliation unknown | 1 |
| Deasy Rosmina Kresna Kaaf | Affiliation unknown | 1 |
| eli wanggai | Affiliation unknown | 1 |
| obatius wanimbo | Affiliation unknown | 1 |
| junaed junaed | Affiliation unknown | 1 |
| Adrianus Huby | Affiliation unknown | 1 |
| Mujiati Mujiati | Affiliation unknown | 1 |
| Irfan Bae | Affiliation unknown | 1 |
| Arung Lamba | Affiliation unknown | 1 |
| Totok Suharto | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.