Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Dampak Program Cetak Sawah Terhadap Tingkat Pendapatan Petani Padi Di Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke

Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan · Vol. 4 No. 3 (2017)

DOI
10.56076/jkesp.v4i3.2092
ISSN
2355-6323
Published
2017-12-01
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Untuk meningkatkan produksi padi dalam rangka memenuhi ketersediaan beras maka produksi harus ditingkatkan, salah satunya dengan penambahan perluasan areal tanam. Dengan adanya program cetak sawah baru di Kabupaten Merauke, diharapkan program yang telah dan yang akan dijalankan apakah dapat mengurangi permasalahan yang terdapat di tingkat petani sehingga dapat memberikan kontribusi yang menyata bagi petani padi yaitu meningkatkan pendapatan petani padi.Sasaran kegiatan Perluasan Sawah diarahkan pada lahan-lahan pertanian yang potensi untuk dikembangkan menjadi lahan petanian produktif dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lahan pertanian. Dengan adanya perluasan sawah ini diharapkan masyarakat dapat menyediakan beras untuk peningkatan ketahanan pangan di wilayahnya dan mampu meningkatkan produksi padi di Kabupaten Merauke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya perbedaan tingkat produktivitas lahan dan pendapatan petani sebelum menerima dan sesudah menerima Bantuan Program Cetak Sawah di Kampung Ngguti Bob Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Hasil penelitian ini membuktikan rata-rata produktivitas lahan yang dihasilkan sebelum menerima bantuan program cetak sawah sebesar 4,00 ton/ha, sedangkan sesudah menerima bantuan cetak sawah sebesar 4.24 ton/ha. Pendapatan terbanyak pada petani sebelum menerima program cetak sawah pada kisaran pendapatan Rp. 15.500.000 s/d 18.000.000. Pendapatan tertinggi petani sesudah menerima program cetak sawah pada kisaran Rp. 27.500.000 s/d Rp. 30.000.000.Kata kunciÂ: Cetak Sawah, Pendapatan Petani

Collaboration network of the authors

40 authors · 98 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yundy HafizriandaAffiliation unknown5
Charley M. BisaiAffiliation unknown4
Transna Putra UripAffiliation unknown3
Marsi Adi PurwadiAffiliation unknown3
Elisabeth Lenny MaritAffiliation unknown2
Balthazar KreutaAffiliation unknown2
P. N. PatinggiAffiliation unknown2
Vince TebayAffiliation unknown1
Akbar SiloAffiliation unknown1
Alberto Freed ItaarAffiliation unknown1
Zeth F. WaroyAffiliation unknown1
Evi HartatiAffiliation unknown1
Aurelianus JehanuAffiliation unknown1
Tierzha A. N. TonapaAffiliation unknown1
Robert M. WST. MarbunAffiliation unknown1
Siti AminahUniversitas Jember1
Amilien SemborAffiliation unknown1
Boy Denny P. SimamoraAffiliation unknown1
Tri Listyo HernaningsihAffiliation unknown1
Yohan SumreskosuAffiliation unknown1
Brian Kristianto YegrimAffiliation unknown1
Mahmudah MahmudahAffiliation unknown1
Eka Putra KatoAffiliation unknown1
Tince RumaluturAffiliation unknown1
Vanessa Irene MayorAffiliation unknown1
Sarlota Arrang RatangAffiliation unknown1
Tzunami Febriani RolloAffiliation unknown1
Dhiar Dwi AtmajaAffiliation unknown1
Yohanes Yanuarius BaruAffiliation unknown1
Sarlota A. RatangAffiliation unknown1
Olinda Putri PapuanaAffiliation unknown1
Agustinus SalleAffiliation unknown1
Sarlota RatangAffiliation unknown1
Mimin LewonamaAffiliation unknown1
Mesak IekAffiliation unknown1
SelpiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JKESP/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Dampak Program Cetak Sawah Terhadap  Tingkat Pendapatan Petani Padi Di Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke</dc:title>
	<dc:creator>Riandjumahge, Herbekti</dc:creator>
	<dc:creator>Riani, Ida Ayu Purba</dc:creator>
	<dc:creator>de Queloe, Flora Yvonne</dc:creator>
	<dc:creator>Kaiwai, Hans Z.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Untuk meningkatkan produksi padi dalam rangka memenuhi ketersediaan beras maka produksi harus ditingkatkan, salah satunya dengan penambahan perluasan areal tanam. Dengan adanya program cetak sawah baru di Kabupaten Merauke, diharapkan program yang telah dan yang akan dijalankan apakah dapat mengurangi permasalahan yang terdapat di tingkat petani sehingga dapat memberikan kontribusi yang menyata bagi petani padi yaitu meningkatkan pendapatan petani padi.Sasaran kegiatan Perluasan Sawah diarahkan pada lahan-lahan pertanian yang potensi untuk dikembangkan menjadi lahan petanian produktif dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lahan pertanian. Dengan adanya perluasan sawah ini diharapkan masyarakat dapat menyediakan beras untuk peningkatan ketahanan pangan di wilayahnya dan mampu meningkatkan produksi padi di Kabupaten Merauke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya perbedaan tingkat produktivitas lahan dan pendapatan petani sebelum menerima dan sesudah menerima Bantuan Program Cetak Sawah di Kampung Ngguti Bob Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Hasil penelitian ini membuktikan rata-rata produktivitas lahan yang dihasilkan sebelum menerima bantuan program cetak sawah sebesar 4,00 ton/ha, sedangkan sesudah menerima bantuan cetak sawah sebesar 4.24 ton/ha. Pendapatan terbanyak pada petani sebelum menerima program cetak sawah pada kisaran pendapatan Rp. 15.500.000 s/d 18.000.000. Pendapatan  tertinggi petani sesudah menerima program cetak sawah pada kisaran Rp. 27.500.000 s/d Rp. 30.000.000.Kata kunci  :  Cetak Sawah, Pendapatan Petani</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JKESP/article/view/2092</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56076/jkesp.v4i3.2092</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan; Vol. 4 No. 3 (2017)</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan; Vol 4 No 3 (2017)</dc:source>
	<dc:source>2355-6323</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JKESP/article/view/2092/1728</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>