Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Efek Keterkaitan Kebelakang Dan Kedepan Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Kabupaten Keerom

Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan · Vol. 9 No. 1 (2022)

DOI
10.56076/jkesp.v9i1.2694
ISSN
2355-6323
Published
2022-04-01
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keterkaitan ke belakang dan ke depan di sektor pertanian terhadap perekonomian Kabupaten Keerom. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Kabupaten Keerom, PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Provinsi Papua, dan tabel Input-Output Provinsi Papua Tahun 2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi atau tinjauan pustaka, dengan menggunakan data matriks transaksi ekonomi provinsi Papua yang kemudian diturunkan ke Tabel IO Kabupaten Keerom 2021. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Simple Location Quotient (SLQ), analisis koefisien input dengan pendekatan LQ, analisis keterkaitan kebelakang (backward linkage effect), analisis keterkaitan kedepan (forward linkage effect), Analisis Daya Sebar, dan Derajad Kepekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Subsektor peternakan memiliki pengaruh keterkaitan kebelakang sebesar 1,2218, lebih tinggi dibandingkan subsektor lainnya, disusul oleh subsektor kehutanan dan perkayuan dengan nilai keterkaitan kebelakang sebesar 1,2161; (2) Subsektor perikanan memiliki pengaruh keterkaitan kedepan sebesar 1,3030, lebih tinggi dari subsektor lainnya; (3) Dari segi output, sektor pertanian yang berorientasi dalam negeri adalah subsektor Tanaman Pangan, subsektor Tanaman Perkebunan, dan subsektor Kehutanan dan penebangan karena memiliki IDK (Indeks Derajad Kepekaan) di atas satu; (4) Subsektor Kehutanan dan Perkayuan serta Subsektor Tanaman Perkebunan merupakan unggulan sektor pertanian di Kabupaten Keerom karena memiliki IDP (Indeks Daya Penyebaran) dan IDK (Indeks Daerajad Kepekaan) di atas satu.Kata Kunci: efek keterkaitan kebelakang, efek keterkaitan kedepan, sektor pemimpin

Collaboration network of the authors

40 authors · 106 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rachmaeny IndahyaniAffiliation unknown8
Marsi Adi PurwadiAffiliation unknown8
Robert M. WST. MarbunAffiliation unknown7
Charley M. BisaiAffiliation unknown5
Siti AminahUniversitas Jember5
Balthazar KreutaAffiliation unknown5
Sarlota Arrang RatangAffiliation unknown4
Agustina SanggrangbanoAffiliation unknown4
Dominggus MareyAffiliation unknown4
Elsyan R. MarlissaAffiliation unknown3
Agustinus SalleAffiliation unknown3
Elisabeth Lenny MaritAffiliation unknown3
Thobby WakarmamuAffiliation unknown3
Sarlota A. RatangAffiliation unknown3
Ida Ayu Purba RianiAffiliation unknown2
Meinarni AsnawiAffiliation unknown2
Risky Novan NgutraAffiliation unknown2
P. N. PatinggiAffiliation unknown2
Achmad Riyadi PajeruAffiliation unknown2
Tince RumaluturAffiliation unknown2
Flora Yvonne de QuelyoeAffiliation unknown2
Maria KbarekAffiliation unknown2
Asael TirandaAffiliation unknown1
Dwi FitrianiAffiliation unknown1
Stephanny Inagama TimiselaAffiliation unknown1
Siti RofingatunAffiliation unknown1
Alferus SanuariAffiliation unknown1
Siswanto SiswantoAffiliation unknown1
Alfiana AntohAffiliation unknown1
Daryono DaryonoAffiliation unknown1
Ida Ayu PurbarianiAffiliation unknown1
Boy Pieter Nizu KekryAffiliation unknown1
Syaikhul FalahAffiliation unknown1
Theresia P. WanmaAffiliation unknown1
Arius KambuAffiliation unknown1
Menik TiwikartiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JKESP/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Efek Keterkaitan Kebelakang Dan Kedepan Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Kabupaten Keerom</dc:title>
	<dc:creator>Baru, Yohanes Yanuarius</dc:creator>
	<dc:creator>Hafizrianda, Yundy</dc:creator>
	<dc:creator>Urip, Transna Putra</dc:creator>
	<dc:creator>Riani, Ida Ayu Purba</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keterkaitan ke belakang dan ke depan di sektor pertanian terhadap perekonomian Kabupaten Keerom. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Kabupaten Keerom, PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Provinsi Papua, dan tabel Input-Output Provinsi Papua Tahun 2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi atau tinjauan pustaka, dengan menggunakan data matriks transaksi ekonomi provinsi Papua yang kemudian diturunkan ke Tabel IO Kabupaten Keerom 2021. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Simple Location Quotient (SLQ), analisis koefisien input dengan pendekatan LQ , analisis keterkaitan kebelakang (backward linkage effect), analisis keterkaitan kedepan (forward linkage effect), Analisis Daya Sebar, dan Derajad Kepekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Subsektor peternakan memiliki pengaruh keterkaitan kebelakang sebesar 1,2218, lebih tinggi dibandingkan subsektor lainnya, disusul oleh subsektor kehutanan dan perkayuan dengan nilai keterkaitan kebelakang sebesar 1,2161; (2) Subsektor perikanan memiliki pengaruh keterkaitan kedepan sebesar 1,3030, lebih tinggi dari subsektor lainnya; (3) Dari segi output, sektor pertanian yang berorientasi dalam negeri adalah subsektor Tanaman Pangan, subsektor Tanaman Perkebunan, dan subsektor Kehutanan dan penebangan karena memiliki IDK (Indeks Derajad Kepekaan) di atas satu; (4) Subsektor Kehutanan dan Perkayuan serta Subsektor Tanaman Perkebunan merupakan unggulan sektor pertanian di Kabupaten Keerom karena memiliki IDP (Indeks Daya Penyebaran) dan IDK (Indeks Daerajad Kepekaan) di atas satu.Kata Kunci : efek keterkaitan kebelakang, efek keterkaitan kedepan, sektor pemimpin</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JKESP/article/view/2694</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56076/jkesp.v9i1.2694</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan; Vol. 9 No. 1 (2022)</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan; Vol 9 No 1 (2022)</dc:source>
	<dc:source>2355-6323</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JKESP/article/view/2694/2134</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Ekonomi &amp; Pembangunan: Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>