Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Evaluasi Layanan Kesehatan Aplikasi Depok Single Window Dengan Metode System Usability Scale dan Heuristic Evaluation

Evaluasi Layanan Kesehatan Aplikasi Depok Single Window dengan Metode System Usability Scale dan Heuristic Evaluation

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 1 (2024) · pp. 167–174

DOI
10.25126/jtiik.20241117714
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2024-02-29
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Penerapan Smart City di Indonesia merupakan bentuk upaya pemerintah Indonesia dalam pengembangan dan pengelolaan daerah di era desentralisasi. Salah satu contoh implementasi ini adalah e-government di Kota Depok dengan meluncurkan aplikasi mobile bernama Depok Single Window (DSW). Aplikasi DSW merupakan aplikasi layanan publik yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Depok untuk meningkatkan kualitas layanan publik memanfaatkan potensi teknologi telematika secara baik. Untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kepercayaan masyarakat terhadap keandalan aplikasi layanan publik, perlu diadakan evaluasi aplikasi. Untuk evaluasi ini maka digunakan 2 metode yaitu System Usability Scale (SUS) dan Heuristic Evaluation (HE).Data yang digunakan dalam Metode SUS merupakan data primer yang diperoleh langsung dari masyarakat Kota Depok melalui penyebaran kuesioner dengan Google Form. Data yang digunakan dalam Metode HE juga merupakan data primer yang diperoleh langsung dari para ahli yang memahami usability dari aplikasi mobile dan UI/UX dengan memberikan penilaian berdasarkan 10 prinsip heuristik Nielsen. Dalam Metode SUS didapatkan skor penilaian sebesar 68,75 yang menyatakan bahwa layanan kesehatan yang dievaluasi masih dibawah nilai minimal yang harus didapatkan. Sementara itu, evaluasi yang dilakukan dengan Metode HE menemukan total 13 masalah usability yang telah dievaluasi oleh para ahli. Masalah-masalah tersebut telah melanggar 8 dari 10 prinsip heuristik, yaitu Consistency and Standards, Visibility of System Status, User Control and Freedom, Aesthetic and Minimalist Design, Error Prevention, Recognize, Diagnose, and Recover from Errors, Recognition Rather Than Recall, dan Flexibility and Efficiency of Use.

English

Penerapan Smart City di Indonesia merupakan bentuk upaya pemerintah Indonesia dalam pengembangan dan pengelolaan daerah di era desentralisasi. Salah satu contoh implementasi ini adalah e-government di Kota Depok dengan meluncurkan aplikasi mobile bernama Depok Single Window (DSW). Aplikasi DSW merupakan aplikasi layanan publik yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Depok untuk meningkatkan kualitas layanan publik memanfaatkan potensi teknologi telematika secara baik. Untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kepercayaan masyarakat terhadap keandalan aplikasi layanan publik, perlu diadakan evaluasi aplikasi. Untuk evaluasi ini maka digunakan 2 metode yaitu System Usability Scale (SUS) dan Heuristic Evaluation (HE).Data yang digunakan dalam Metode SUS merupakan data primer yang diperoleh langsung dari masyarakat Kota Depok melalui penyebaran kuesioner dengan Google Form. Data yang digunakan dalam Metode HE juga merupakan data primer yang diperoleh langsung dari para ahli yang memahami usability dari aplikasi mobile dan UI/UX dengan memberikan penilaian berdasarkan 10 prinsip heuristik Nielsen. Dalam Metode SUS didapatkan skor penilaian sebesar 68,75 yang menyatakan bahwa layanan kesehatan yang dievaluasi masih dibawah nilai minimal yang harus didapatkan. Sementara itu, evaluasi yang dilakukan dengan Metode HE menemukan total 13 masalah usability yang telah dievaluasi oleh para ahli. Masalah-masalah tersebut telah melanggar 8 dari 10 prinsip heuristik, yaitu Consistency and Standards, Visibility of System Status, User Control and Freedom, Aesthetic and Minimalist Design, Error Prevention, Recognize, Diagnose, and Recover from Errors, Recognition Rather Than Recall, dan Flexibility and Efficiency of Use.

Keywords

Collaboration network of the authors

5 authors · 7 co-authorship links · 5 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Gunadarma University
  • Universitas Putra Indonesia "YPTK"
  • STIKOM Tunas Bangsa
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus Perdana WindartoSTIKOM Tunas Bangsa1
Musli YantoUniversitas Putra Indonesia "YPTK"1
Muhammad Habib YuhandriUniversitas Putra Indonesia "YPTK"1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Evaluasi Layanan Kesehatan Aplikasi Depok Single Window Dengan Metode System Usability Scale dan Heuristic Evaluation</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Evaluasi Layanan Kesehatan Aplikasi Depok Single Window  dengan Metode System Usability Scale dan Heuristic Evaluation</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Kusumaningtyas, Amelinda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Prihandoko, Prihandoko</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">evaluasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">aplikasi mobile</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">DSW</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">system usability scale</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">heuristic evaluation</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Penerapan Smart City di Indonesia merupakan bentuk upaya pemerintah Indonesia dalam pengembangan dan pengelolaan daerah di era desentralisasi. Salah satu contoh implementasi ini adalah e-government di Kota Depok dengan meluncurkan aplikasi mobile bernama Depok Single Window (DSW). Aplikasi DSW merupakan aplikasi layanan publik yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Depok untuk meningkatkan kualitas layanan publik memanfaatkan potensi teknologi telematika secara baik. Untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kepercayaan masyarakat terhadap keandalan aplikasi layanan publik, perlu diadakan evaluasi aplikasi. Untuk evaluasi ini maka digunakan 2 metode yaitu System Usability Scale (SUS) dan Heuristic Evaluation (HE).Data yang digunakan dalam Metode SUS merupakan data primer yang diperoleh langsung dari masyarakat Kota Depok melalui penyebaran kuesioner dengan Google Form. Data yang digunakan dalam Metode HE juga merupakan data primer yang diperoleh langsung dari para ahli yang memahami usability dari aplikasi mobile dan UI/UX dengan memberikan penilaian berdasarkan 10 prinsip heuristik Nielsen. Dalam Metode SUS didapatkan skor penilaian sebesar 68,75 yang menyatakan bahwa layanan kesehatan yang dievaluasi masih dibawah nilai minimal yang harus didapatkan. Sementara itu, evaluasi yang dilakukan dengan Metode HE menemukan total 13 masalah usability yang telah dievaluasi oleh para ahli. Masalah-masalah tersebut telah melanggar 8 dari 10 prinsip heuristik, yaitu Consistency and Standards, Visibility of System Status, User Control and Freedom, Aesthetic and Minimalist Design, Error Prevention, Recognize, Diagnose, and Recover from Errors, Recognition Rather Than Recall, dan Flexibility and Efficiency of Use.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Penerapan Smart City di Indonesia merupakan bentuk upaya pemerintah Indonesia dalam pengembangan dan pengelolaan daerah di era desentralisasi. Salah satu contoh implementasi ini adalah e-government di Kota Depok dengan meluncurkan aplikasi mobile bernama Depok Single Window (DSW). Aplikasi DSW merupakan aplikasi layanan publik yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Depok untuk meningkatkan kualitas layanan publik memanfaatkan potensi teknologi telematika secara baik. Untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kepercayaan masyarakat terhadap keandalan aplikasi layanan publik, perlu diadakan evaluasi aplikasi. Untuk evaluasi ini maka digunakan 2 metode yaitu System Usability Scale (SUS) dan Heuristic Evaluation (HE).Data yang digunakan dalam Metode SUS merupakan data primer yang diperoleh langsung dari masyarakat Kota Depok melalui penyebaran kuesioner dengan Google Form. Data yang digunakan dalam Metode HE juga merupakan data primer yang diperoleh langsung dari para ahli yang memahami usability dari aplikasi mobile dan UI/UX dengan memberikan penilaian berdasarkan 10 prinsip heuristik Nielsen. Dalam Metode SUS didapatkan skor penilaian sebesar 68,75 yang menyatakan bahwa layanan kesehatan yang dievaluasi masih dibawah nilai minimal yang harus didapatkan. Sementara itu, evaluasi yang dilakukan dengan Metode HE menemukan total 13 masalah usability yang telah dievaluasi oleh para ahli. Masalah-masalah tersebut telah melanggar 8 dari 10 prinsip heuristik, yaitu Consistency and Standards, Visibility of System Status, User Control and Freedom, Aesthetic and Minimalist Design, Error Prevention, Recognize, Diagnose, and Recover from Errors, Recognition Rather Than Recall, dan Flexibility and Efficiency of Use.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/7714</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.20241117714</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 11 No 1: Februari 2024; 167-174</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 11 No. 1: Februari 2024; 167-174</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.2024111</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/7714/1268</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>