Jurnal
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA SERO (SET NET) BUDAYA MASYARAKAT KOKAS FAKFAK PAPUA BARAT
JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN PEMBELAJARANNYA · Vol. 1 No. 1 (2018)
- Published
- 2018-05-22
- Publisher
- JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN PEMBELAJARANNYA
- Language
- eng
Abstract
Penguasaan matematika siswa di Papua Barat di bandingkan dengan siswa dari provinsi lain masih jauh tertinggal. Diperlukan berbagai upaya pendekatan pembelajaran matematika untuk memacu peningkatan penguasaan matematika siswa mengingat penguasaan matematika penting dalam kehidupan siswa. Salah satu cara untuk mengatasi kesulitan siswa belajar matematika adalah melakukan integrasi budaya (etnomatematika) ke dalam kurikulum matematika formal. Sebagai langkah awal perlu dilakukan suatu eksplorasi konsep-konsep matematika yang tersirat dalam suatu budaya untuk kemudian dikaitkan dengan topik-topik pembelajaran yang relevan. Sero (set net) termasuk alat penangkap ikan jenis perangkap (traps) yang ditanam di dasar laut. Di Kampung Sisir Distrik Kokas Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat, sero yang dikembangkan secara tradisional, secara turun temurun, memiliki ukuran yang cukup besar dan simetris. Hal ini menjadi sebuah fenomena matematika yang menginspirasi untuk dijadikan sebagai sumber belajar berbasis budaya lokal.  Untuk mengetahui konsep-konsep matematika yang tersirat pada sero Kokas Fakfak agar nantinya dapat dikaitkan/dintegrasikan dalam pembelajaran sesuai kurikulum diperlukan studi kualitatf-etnografi terhadap sero Kokas Fakfak. Data penelitian selain diperoleh melalui wawancara dengan informan, juga melalui kajian literatur, pencatatan lapangan dan dokumentasi selama observasi terhadap aktivitas etnomatematika nelayan dalam pembuatan sero Kokas Fakfak. Informan utama pada studi etnografi sero Kokas Fakfak adalah seorang nelayan yang merupakan penduduk asli dari Desa Sisir di Distrik Kokas dan ahli membuat serta faham tentang sero. Fokus aktivitas nelayan yang diamati adalah: menghitung/membilang, mengukur, merancang bangun sero, menetapkan lokasi, dan menjelaskan. Untuk mendapatkan data yang valid, digunakan triangulasi sumber untuk kemudian dilakukan analisis domain dan analisis taksonomi. Berdasarkan hasil analisis taksonomi terhadap aktivitas etnomatematika nelayan selama pembuatan sero Kokas Fakfak, diperoleh bahwa aktivitas mengukur lebar antara lajur anyaman sero dan penggunaan satuan pengukuran sero terkait dengan topik Bilangan di SD. Sedangkan aktivitas merancang bangun sero dan penentuan lokasi sero terkait dengan topik Geometri di SD dan SMP. Selain itu kaitan ide-ide matematika yang diangkat dari budaya dengan sumber belajar, setidaknya memiliki dua karakteristik, yaitu dapat dijadikan sebagai strategi pemecahan masalah, dan konteks materi pelajaran. Terkait sero Kokas Fakfak, strategi pemecahan masalah pada aktivitas mengukur lebar antara lajur anyaman sero dan merancang bangun sero dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Sedangkan konteks penggunaan satuan pengukuran, penentuan bambu sebagai bahan baku, dan penentuan lokasi sero, serta merancang bangun sero juga dapat dijadikan sumber belajar berbasis budaya lokal.Kata Kunci: Budaya, etnomatematika, Sero Kokas Fakfak
Collaboration network of the authors
31 authors · 62 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Pitriana Tandililing | Affiliation unknown | 4 |
| Yosefin Rianita Hadiyanti | Affiliation unknown | 3 |
| TRIWIYONO TRIWIYONO | Affiliation unknown | 2 |
| Dewi Kristika Findia Ning Tyas | Affiliation unknown | 2 |
| Ingred Mary Tandi Bua | Affiliation unknown | 2 |
| Gatot Sugondo | Affiliation unknown | 2 |
| JONNER NAINGGOLAN | Affiliation unknown | 1 |
| Nindia Ayu Asdaputri | Affiliation unknown | 1 |
| Azwari Subhan | Affiliation unknown | 1 |
| Hayati Wear | Affiliation unknown | 1 |
| Suprojo D S | Affiliation unknown | 1 |
| Riska Yulianti | Affiliation unknown | 1 |
| Evy Pujirahayu | Affiliation unknown | 1 |
| Eva Rotua Naibaho | Affiliation unknown | 1 |
| Dwi C Wulandari | Affiliation unknown | 1 |
| Floriana Nabir Sardin | Affiliation unknown | 1 |
| Roni Matius | Affiliation unknown | 1 |
| Elpin Rombo | Affiliation unknown | 1 |
| Viona Parinusa | Affiliation unknown | 1 |
| Raoda Ismail | Affiliation unknown | 1 |
| Asria Handayani | Affiliation unknown | 1 |
| Ina Nurjanatin | Affiliation unknown | 1 |
| Bettisari Napitupulu | Affiliation unknown | 1 |
| Fitra Maharani | Affiliation unknown | 1 |
| Anastasia Nanci Sawitto | Affiliation unknown | 1 |
| RONALDO KHO | Affiliation unknown | 1 |
| Hamdani | Affiliation unknown | 1 |
| Emanuela Merlin Tandi | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.