Open access Jurnal SINTA 2
Klasifikasi Tingkat Stress dari Data Berbentuk Teks dengan Menggunakan Algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 5 (2024) · pp. 1067–1076
- ISSN
- 2528-6579, 2355-7699
- Published
- 2024-10-31
- Publisher
- Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
- Language
- id
Abstract
Bahasa Indonesia
Stres merupakan keadaan dimana seseorang merasakan adanya tekanan yang berlebih pada dirinya. Pemantauan tingkat stres menjadi hal yang penting bagi manusia. Tingkat stres yang tinggi dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia. Deteksi dini stres menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan. Salah satu cara mengetahui tingkat stres seseorang adalah melalui analisis teks. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan klasifikasi tingkat stres berdasarkan data berupa teks menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest. Pada penelitian ini melakukan perbandingan beberapa metode transformasi. Transformasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan TF-IDF, CountVectorizer, NRCLex, dan Word Affect Intensities. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa sebuat teks berbahasa Inggris yang diambil dari media sosial Twitter. Total data yang digunakan yaitu 8439 data. Pelatihan model baik untuk Support Vector Machine dan Random Forest menggunakan 6751 data. Sedangkan untuk pengujian menggunakan 1688 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SVM dengan pembobotan menggunakan TF-IDF memiliki performa yang paling baik dibandingkan dengan algoritma Random Forest dan metode transformasi lainnya yang digunakan dalam penelitian. Model algoritma SVM dengan transformasi TF-IDF yang dibangun berhasil mendapatkan akurasi sebesar 84%. Model ini mendapatkan akurasi yang lebih tinggi dibanding model Random Forest yang memperoleh akurasi tinggi sebesar 80% dengan menggunakan transformasi CountVectorizer. Abstract Stress is a condition where a person feels excessive pressure on himself. Monitoring stress levels is important for humans. High levels of stress can have a negative impact on human health. Early detection of stress is something that is very important to do. One way to find out someone's stress level is through text analysis.This research was conducted to classify stress levels based on text data using the Support Vector Machine (SVM) and Random Forest algorithms. This research compares several transformation methods. The transformation performed in this study uses TF-IDF, CountVectorizer, NRCLex, and Word Affect Intensities. The data used in this research is an English text taken from Twitter social media. The total data used is 8439 data. Model training for both Support Vector Machine and Random Forest uses 6751 data. While for testing using 1688 data. The results showed that the SVM algorithm with weighting using TF-IDF had the best performance compared to the Random Forest algorithm and other transformation methods used in the study. The SVM algorithm model with TF-IDF transformation that was built managed to get an accuracy of 84%. This model obtained a higher accuracy than the Random Forest model which obtained a high accuracy of 80% using the CountVectorizer transformation.
English
Stres merupakan keadaan dimana seseorang merasakan adanya tekanan yang berlebih pada dirinya. Pemantauan tingkat stres menjadi hal yang penting bagi manusia. Tingkat stres yang tinggi dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia. Deteksi dini stres menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan. Salah satu cara mengetahui tingkat stres seseorang adalah melalui analisis teks. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan klasifikasi tingkat stres berdasarkan data berupa teks menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest. Pada penelitian ini melakukan perbandingan beberapa metode transformasi. Transformasi yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan TF-IDF, CountVectorizer, NRCLex, dan Word Affect Intensities. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa sebuat teks berbahasa Inggris yang diambil dari media sosial Twitter. Total data yang digunakan yaitu 8439 data. Pelatihan model baik untuk Support Vector Machine dan Random Forest menggunakan 6751 data. Sedangkan untuk pengujian menggunakan 1688 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma SVM dengan pembobotan menggunakan TF-IDF memiliki performa yang paling baik dibandingkan dengan algoritma Random Forest dan metode transformasi lainnya yang digunakan dalam penelitian. Model algoritma SVM dengan transformasi TF-IDF yang dibangun berhasil mendapatkan akurasi sebesar 84%. Model ini mendapatkan akurasi yang lebih tinggi dibanding model Random Forest yang memperoleh akurasi tinggi sebesar 80% dengan menggunakan transformasi CountVectorizer. Abstract Stress is a condition where a person feels excessive pressure on himself. Monitoring stress levels is important for humans. High levels of stress can have a negative impact on human health. Early detection of stress is something that is very important to do. One way to find out someone's stress level is through text analysis.This research was conducted to classify stress levels based on text data using the Support Vector Machine (SVM) and Random Forest algorithms. This research compares several transformation methods. The transformation performed in this study uses TF-IDF, CountVectorizer, NRCLex, and Word Affect Intensities. The data used in this research is an English text taken from Twitter social media. The total data used is 8439 data. Model training for both Support Vector Machine and Random Forest uses 6751 data. While for testing using 1688 data. The results showed that the SVM algorithm with weighting using TF-IDF had the best performance compared to the Random Forest algorithm and other transformation methods used in the study. The SVM algorithm model with TF-IDF transformation that was built managed to get an accuracy of 84%. This model obtained a higher accuracy than the Random Forest model which obtained a high accuracy of 80% using the CountVectorizer transformation.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 81 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- University of Brawijaya
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Fajar Pradana | University of Brawijaya | 10 |
| Retno Indah Rokhmawati | University of Brawijaya | 3 |
| Fitri Utaminingrum | University of Brawijaya | 3 |
| Satrio Hadi Wijoyo | University of Brawijaya | 3 |
| Admaja Dwi Herlambang | University of Brawijaya | 2 |
| Bayu Priyambadha | University of Brawijaya | 2 |
| Achmad Basuki | University of Brawijaya | 2 |
| Imam Cholissodin | University of Brawijaya | 2 |
| Muhammad Wafi | University of Brawijaya | 2 |
| Novanto Yudistira | University of Brawijaya | 2 |
| Herman Tolle | University of Brawijaya | 2 |
| Aisyah Awalina | University of Brawijaya | 2 |
| Rizal Setya Perdana | University of Brawijaya | 2 |
| Indra Syahputra | University of Brawijaya | 2 |
| Joseph Ananda Sugihdharma | University of Brawijaya | 1 |
| Nathanael Victor Darenoh | University of Brawijaya | 1 |
| Rochmat Setiyawan | University of Brawijaya | 1 |
| Budi Darma Setiyawan | University of Brawijaya | 1 |
| Ari Hernawan | University of Brawijaya | 1 |
| Aditya Rachmadi | University of Brawijaya | 1 |
| Raden Arief Setyawan | University of Brawijaya | 1 |
| Issa Arwani | University of Brawijaya | 1 |
| Aulia Akhrian Syahidi | University of Brawijaya | 1 |
| Fajerin Biabdillah | University of Brawijaya | 1 |
| Nanang Yudi Setiawan | University of Brawijaya | 1 |
| Iqbal Taufiq Ahmad Nur | University of Brawijaya | 1 |
| Bayu Sutawijaya | University of Brawijaya | 1 |
| Mochammad Dearifaldi Al Ikhsan | University of Brawijaya | 1 |
| Sulandri Sulandri | University of Brawijaya | 1 |
| Rona Salsabila | University of Brawijaya | 1 |
| Muhammad Zulfikarrahman | University of Brawijaya | 1 |
| Diva Fardiana Risa | University of Brawijaya | 1 |
| Aisyatul Maulidah | University of Brawijaya | 1 |
| Budi Darma Setiawan | University of Brawijaya | 1 |
| Muhammad Nugraha Delta Revanza | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.