Jurnal
KAJIAN PERAN GANDA PEREMPUAN BEKERJA DI KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA
JURNAL DINAMIKA SOSIAL · Vol. 1 No. 1 (2018)
- Published
- 2018-08-02
- Publisher
- JURNAL DINAMIKA SOSIAL
- Language
- eng
Abstract
Dengan bertambah kompleksnya kehidupan, bertambah pula jumlah peran yang dijalani oleh perempuan. Dalam mengemban potensinya ada beberapa faktor yang dialami perempuan sebagai hambatan, di antaranya faktor dari dalam diri perempuan itu sendiri dan faktor dari luar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran ganda perempuan yang bekerja.Metodologi penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif naturalistik. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data sekunder diambil dari studi dokumentasi. Sampel diambil melalui purposive sampling sebanyak 15 perempuan menikah yang bekerja, terdiri dari tenaga pengajar 5 orang, BUMN 2 orang, birokrat 2 orang, swasta 2 orang, aktivis LSM 2 orang, dan pedagang sebanyak 2 orang. Data dianalisis dengan cara reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa peran ganda perempuan bekerja yang menikah di Kota Jayapura terdiri dari peran pada sektor domestik dan sektor publik. Pada sektor domestik peran perempuan sebagai pelaksana urusan rumah tangga, sedangkan pada sektor publik, berperan sebagai pencari nafkah/karir. Waktu yang ada lebih banyak digunakan pada sektor publik dibanding sektor domestik. Perempuan yang bekerja sebagai petani masih mempertahankan budaya yang ada bahwa beban kerja masih ditanggung oleh perempuan baik di ranah domestik dan ranah publik.. Tetapi, perempuan yang telah berbaur dan hidup sesuai dengan perkembangan jaman telah mengalami perubahan. Dampak peran ganda perempuan yang bekerja yaitu bermasalah dalam pengasuhan anak dan munculnya konflik dengan suami.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran ganda perempuan bekerja yang menikah yang ada di Kota Jayapura, terdiri dari peran pada sektor domestik dan sektor publik. Dukungan yang diberikan oleh keluarga kepada perempuan bekerja dominan bersifat emosional. Peran ganda perempuan yang bekerja berdampak pada pengasuhan anak dan hubungan dengan suami. Disarankan: perlu dioptimalkan peran sebagai ibu rumah tangga sekaligus sebagai pekerja/karyawati. Perempuan bekerja perlu menerapkan manajemen waktu atau kualitas waktu dengan menetapkan jadwal kegiatan. Untuk menciptakan kepuasan bagi perempuan yang bekerja, perlu dukungan instrumental bersifat bantuan langsung emosional dan informasional.Kata Kunci Â: Peran Ganda Perempuan, Dukungan Keluarga
Collaboration network of the authors
No co-authors found in Melola yet.