Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

OPTIMALISASI FUNGSI PENGAWASAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK DI KABUPATEN TELUK WONDAMA

Jurnal Administrasi Publik Papua · Vol. 1 No. 2 (2022) · pp. 145–161

DOI
10.31957/japp.v1i2
ISSN
2987-4882, 2797-796X
Published
2022-06-14
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran optimalisasi fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) serta faktor pendukung dna penghambat Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik di Kabupaten Teluk Wondama. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Informasn sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan dianalisis menggunakan data kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa optimalisasi pengawasan DPRD Kabupaten Teluk Wondama melingkupi pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan peraturan perundang-undangan lainnya, peraturan Kepala Dearah, APBD, kebijakan pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan daerah dan DPRD Kabupaten Teluk Wondama juga bertanggungjawab melakukan pengawasan terhadap layanan publik. Pengawasan yang dilakukan antara lain tindakan perbaikan secara adminsitrasi misalnya pembuatan raperda baru, Penghentian proyek maupun program. Untuk pengawasan lapangan DPRD Kabupaten Teluk Wondama juga turun ke lokasi pekerjaan untuk memastikan pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan peraturan. Faktor pendukung dan penghambat optimalisasi karena DPRD berasal dari partai politk sehingga fungsi pengawasan dewan selalu sibuk dalam mengurusi urusan partai politik, belum mampu mengoptimalkan fungsi pengawasan keterbatasan kualitas Sumber daya manusia, terbatasnya fasilitas dan sarana. Tetapi untuk meminimalisasikan suatu penghambat DPRD Kabupaten Teluk Wondama memiliki suatu perangkat komisi sesuai bidangnya yang di optimalkan untuk melakukan pengawasan, Selain itu juga adanya pengawasan lembaga intern dari pemerintah pusat seperti Badan pengawas keuangan dan pembangunan (BPKP) dan Badan Pengawas Daerah (BAWASDA) yang merupakan lembaga intern yang membantu DPRD dalam Pemeriksaan keuangan daerah.Kata Kunci: Optimalisasi, Pengawasan, DPRD, Kabupaten Teluk WondamaABSTRACTThis study aims to obtain an overview of the optimization of the supervisory function of the Member of the People’s Legislative Assembly as well as the supporting and inhibiting factors in Realizing Good Governance in Teluk Wondama Regency. This type of research is descriptive qualitative. Sources of data used include primary data and secondary data. Information as many as 6 people. Data collection techniques used interview guidelines and analyzed using qualitative data. The results showed that the optimization of the supervision of the Teluk Wondama Regency member of the People's Legislative Assembly includes supervision of the implementation of regional regulations and other laws and regulations, regional head regulations, APBD, government policies in implementing regional development programs and the Teluk Wondama Regency member of the People's Legislative Assembly is also responsible for supervising Public services. The supervision carried out includes administrative corrective actions such as the making of a new regional regulation, termination of projects and programs. For field supervision, the DPRD of Teluk Wondama Regency also went to the work site to ensure that the work had been carried out in accordance with the plans and regulations. Supporting and inhibiting factors for optimization are because member of the People's Legislative Assembly. comes from political parties so that the supervisory function of the council is always busy in dealing with the affairs of political parties, has not been able to optimize the supervisory function, limited quality of human resources, limited facilities and facilities. However, to minimize an obstacle, the DPRD Teluk Wondama Regency has a commission set according to its field which is optimized to carry out supervision. In addition, there is supervision of internal institutions from the central government such as the Financial and Development Supervisory Agency and the Regional Supervisory Agency which are the an internal institution that assists the DPRD in regional financial audits.Keywords: Optimization, Supervision, Provincial Legislatives Council, Wondama Bay Regency

Collaboration network of the authors

40 authors · 101 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Untung MuhdiartaAffiliation unknown13
Nur AedahAffiliation unknown9
Vince TebayAffiliation unknown5
Hiskia C.M. SapioperAffiliation unknown4
Renida J. TorobiAffiliation unknown2
Yusuf Gabriel ManiagasiAffiliation unknown2
RENIDA JOZELINA TOROBIAffiliation unknown2
Agustinus FatemAffiliation unknown2
Hana S. HikoyabiAffiliation unknown2
Beautus TambaipAffiliation unknown2
Yohanis MomotAffiliation unknown2
Abdul Rahman BasriAffiliation unknown2
Estiko Tri WiradyoAffiliation unknown1
Akhmad KadirAffiliation unknown1
Rustan SaruAffiliation unknown1
Yundi HafizriandaAffiliation unknown1
Andry AndryAffiliation unknown1
Muhammad Musa'adAffiliation unknown1
Hendrik R. SipahutarAffiliation unknown1
Jerry KoagouwAffiliation unknown1
Septinus SaaAffiliation unknown1
Yulianus IndouwAffiliation unknown1
Rudolf Heli KumbubuiAffiliation unknown1
Piter KendekAffiliation unknown1
Semuel SiriwaAffiliation unknown1
Andius ElokpereAffiliation unknown1
Robert L. N. AwiAffiliation unknown1
Hans Z KaiwaiAffiliation unknown1
Robby K AwiAffiliation unknown1
Alberto Freed ItaarAffiliation unknown1
Hans Z KaiwaiAffiliation unknown1
Karolina R S WenggiAffiliation unknown1
Daud BalliAffiliation unknown1
Agustinu FatemAffiliation unknown1
Aryoko A F RumaropenAffiliation unknown1
Yustus PondayarAffiliation unknown1
Yesaya Sambra Saneraro WamaerAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JAPP/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">OPTIMALISASI FUNGSI PENGAWASAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK DI KABUPATEN TELUK WONDAMA</dc:title>
	<dc:creator>RAWAR, ANDY NIKOLAS</dc:creator>
	<dc:creator>SILO, AKBAR</dc:creator>
	<dc:creator>OHOIWUTUN, YOSEPHINA</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran optimalisasi fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) serta faktor pendukung dna penghambat Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik di Kabupaten Teluk Wondama. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Informasn sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan dianalisis menggunakan data kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa optimalisasi pengawasan DPRD Kabupaten Teluk Wondama melingkupi pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan peraturan perundang-undangan lainnya, peraturan Kepala Dearah, APBD, kebijakan pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan daerah dan DPRD Kabupaten Teluk Wondama juga bertanggungjawab melakukan pengawasan terhadap layanan publik. Pengawasan yang dilakukan antara lain tindakan perbaikan secara adminsitrasi misalnya pembuatan raperda baru, Penghentian proyek maupun program. Untuk pengawasan lapangan DPRD Kabupaten Teluk Wondama juga turun ke lokasi pekerjaan untuk memastikan pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan peraturan. Faktor pendukung dan penghambat optimalisasi karena DPRD berasal dari partai politk sehingga fungsi pengawasan dewan selalu sibuk dalam mengurusi urusan partai politik, belum mampu mengoptimalkan fungsi pengawasan keterbatasan kualitas Sumber daya manusia, terbatasnya fasilitas dan sarana. Tetapi untuk meminimalisasikan suatu penghambat DPRD Kabupaten Teluk Wondama memiliki suatu perangkat komisi sesuai bidangnya yang di optimalkan untuk melakukan pengawasan, Selain itu juga adanya pengawasan lembaga intern dari pemerintah pusat seperti Badan pengawas keuangan dan pembangunan (BPKP) dan Badan Pengawas Daerah (BAWASDA) yang merupakan lembaga intern yang membantu DPRD dalam Pemeriksaan keuangan daerah.Kata Kunci: Optimalisasi, Pengawasan, DPRD, Kabupaten Teluk WondamaABSTRACTThis study aims to obtain an overview of the optimization of the supervisory function of the Member of the People’s Legislative Assembly as well as the supporting and inhibiting factors in Realizing Good Governance in Teluk Wondama Regency. This type of research is descriptive qualitative. Sources of data used include primary data and secondary data. Information as many as 6 people. Data collection techniques used interview guidelines and analyzed using qualitative data. The results showed that the optimization of the supervision of the Teluk Wondama Regency member of the People's Legislative Assembly includes supervision of the implementation of regional regulations and other laws and regulations, regional head regulations, APBD, government policies in implementing regional development programs and the Teluk Wondama Regency member of the People's Legislative Assembly is also responsible for supervising Public services. The supervision carried out includes administrative corrective actions such as the making of a new regional regulation, termination of projects and programs. For field supervision, the DPRD of Teluk Wondama Regency also went to the work site to ensure that the work had been carried out in accordance with the plans and regulations. Supporting and inhibiting factors for optimization are because member of the People's Legislative Assembly. comes from political parties so that the supervisory function of the council is always busy in dealing with the affairs of political parties, has not been able to optimize the supervisory function, limited quality of human resources, limited facilities and facilities. However, to minimize an obstacle, the DPRD Teluk Wondama Regency has a commission set according to its field which is optimized to carry out supervision. In addition, there is supervision of internal institutions from the central government such as the Financial and Development Supervisory Agency and the Regional Supervisory Agency which are the an internal institution that assists the DPRD in regional financial audits.Keywords: Optimization, Supervision, Provincial Legislatives Council, Wondama Bay Regency</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JAPP/article/view/2753</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/japp.v1i2 Jun.2753</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Administrasi Publik Papua; Vol. 1 No. 2 Jun (2022); 145-161</dc:source>
	<dc:source>2987-4882</dc:source>
	<dc:source>2797-796X</dc:source>
	<dc:source>10.31957/japp.v1i2 Jun</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JAPP/article/view/2753/2208</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Administrasi Publik Papua</dc:rights>
</oai_dc:dc>