Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Integrasi Audit dan Teknik Clustering untuk Segmentasi dan Kategorisasi Aktivitas Log

Integrasi Audit Trail dan Teknik Clustering untuk Segmentasi dan Kategorisasi Aktivitas Log

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 1 (2024) · pp. 209–214

DOI
10.25126/jtiik.20241118071
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2024-02-29
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Dengan berkembangnya teknologi, organisasi dan perusahaan kini mengumpulkan data dalam jumlah yang sangat besar, yang tercatat dalam log sistem untuk tujuan audit keamanan, pemantauan, dan investigasi forensik. Namun, tantangan utama muncul saat analis keamanan harus menangani volume data log yang besar, yang seringkali membuat sulit untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan atau abnormal. Dalam upaya mengatasi tantangan analisis log yang berskala besar dalam sistem informasi, penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknik audit trail dengan metode clustering, khususnya menggunakan K-Means, untuk segmentasi dan kategorisasi aktivitas log. Penelitian ini mencari pendekatan yang dapat meningkatkan efisiensi dalam menelusuri dan menganalisis log aktivitas dengan mengelompokkan data log yang serupa. Metode yang digunakan mencakup desain eksperimental, pengumpulan data audit trail yang komprehensif, preprocessing data, implementasi algoritma K-Means, dan evaluasi hasil clustering. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan K-Means pada audit trail memungkinkan identifikasi pola aktivitas yang signifikan, memudahkan deteksi anomali dengan cepat, dan menyederhanakan proses audit keamanan data, yang mengarah pada pemahaman yang lebih baik dalam pengelolaan risiko keamanan informasi.

English

Dengan berkembangnya teknologi, organisasi dan perusahaan kini mengumpulkan data dalam jumlah yang sangat besar, yang tercatat dalam log sistem untuk tujuan audit keamanan, pemantauan, dan investigasi forensik. Namun, tantangan utama muncul saat analis keamanan harus menangani volume data log yang besar, yang seringkali membuat sulit untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan atau abnormal. Dalam upaya mengatasi tantangan analisis log yang berskala besar dalam sistem informasi, penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknik audit trail dengan metode clustering, khususnya menggunakan K-Means, untuk segmentasi dan kategorisasi aktivitas log. Penelitian ini mencari pendekatan yang dapat meningkatkan efisiensi dalam menelusuri dan menganalisis log aktivitas dengan mengelompokkan data log yang serupa. Metode yang digunakan mencakup desain eksperimental, pengumpulan data audit trail yang komprehensif, preprocessing data, implementasi algoritma K-Means, dan evaluasi hasil clustering. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan K-Means pada audit trail memungkinkan identifikasi pola aktivitas yang signifikan, memudahkan deteksi anomali dengan cepat, dan menyederhanakan proses audit keamanan data, yang mengarah pada pemahaman yang lebih baik dalam pengelolaan risiko keamanan informasi.

Keywords

Collaboration network of the authors

6 authors · 7 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arief HermawanUniversitas Teknologi Yogyakarta1
Donny AviantoUniversitas Teknologi Yogyakarta1
Erik Iman Heri UjiantoUniversitas Teknologi Yogyakarta1
RiantoAffiliation unknown1
SuhirmanUniversitas Teknologi Yogyakarta1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Integrasi Audit dan Teknik Clustering untuk Segmentasi dan Kategorisasi Aktivitas Log</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Integrasi Audit Trail dan Teknik Clustering untuk Segmentasi dan Kategorisasi Aktivitas Log</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Saputra, Candra Heru</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Burnout</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Secure Coding</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Programmer</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Analisis Statistik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Audit Trail</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Clustering</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">K-Means</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Analisis Log</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Dengan berkembangnya teknologi, organisasi dan perusahaan kini mengumpulkan data dalam jumlah yang sangat besar, yang tercatat dalam log sistem untuk tujuan audit keamanan, pemantauan, dan investigasi forensik. Namun, tantangan utama muncul saat analis keamanan harus menangani volume data log yang besar, yang seringkali membuat sulit untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan atau abnormal. Dalam upaya mengatasi tantangan analisis log yang berskala besar dalam sistem informasi, penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknik audit trail dengan metode clustering, khususnya menggunakan K-Means, untuk segmentasi dan kategorisasi aktivitas log. Penelitian ini mencari pendekatan yang dapat meningkatkan efisiensi dalam menelusuri dan menganalisis log aktivitas dengan mengelompokkan data log yang serupa. Metode yang digunakan mencakup desain eksperimental, pengumpulan data audit trail yang komprehensif, preprocessing data, implementasi algoritma K-Means, dan evaluasi hasil clustering. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan K-Means pada audit trail memungkinkan identifikasi pola aktivitas yang signifikan, memudahkan deteksi anomali dengan cepat, dan menyederhanakan proses audit keamanan data, yang mengarah pada pemahaman yang lebih baik dalam pengelolaan risiko keamanan informasi.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Dengan berkembangnya teknologi, organisasi dan perusahaan kini mengumpulkan data dalam jumlah yang sangat besar, yang tercatat dalam log sistem untuk tujuan audit keamanan, pemantauan, dan investigasi forensik. Namun, tantangan utama muncul saat analis keamanan harus menangani volume data log yang besar, yang seringkali membuat sulit untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan atau abnormal. Dalam upaya mengatasi tantangan analisis log yang berskala besar dalam sistem informasi, penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknik audit trail dengan metode clustering, khususnya menggunakan K-Means, untuk segmentasi dan kategorisasi aktivitas log. Penelitian ini mencari pendekatan yang dapat meningkatkan efisiensi dalam menelusuri dan menganalisis log aktivitas dengan mengelompokkan data log yang serupa. Metode yang digunakan mencakup desain eksperimental, pengumpulan data audit trail yang komprehensif, preprocessing data, implementasi algoritma K-Means, dan evaluasi hasil clustering. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan K-Means pada audit trail memungkinkan identifikasi pola aktivitas yang signifikan, memudahkan deteksi anomali dengan cepat, dan menyederhanakan proses audit keamanan data, yang mengarah pada pemahaman yang lebih baik dalam pengelolaan risiko keamanan informasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8071</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.20241118071</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 11 No 1: Februari 2024; 209-214</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 11 No. 1: Februari 2024; 209-214</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.2024111</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8071/1273</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>