Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Preprocessing Data dan Klasifikasi untuk Prediksi Kinerja Akademik Siswa

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 1 (2024) · pp. 215–224

DOI
10.25126/jtiik.20241118074
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2024-02-29
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Pendidikan merupakan aspek penting dalam kehidupan masyarakat dan memiliki peran yang sangat vital untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas dalam menghadapi berbagai tantangan pada era modernisasi. Namun, putus sekolah dan retensi siswa menjadi tantangan serius bagi perkembangan pendidikan saat ini. Salah satu faktor pemicu putus sekolah adalah kinerja akademik siswa yang rendah, mendorong perlunya tindakan pencegahan yang efektif untuk mengurangi tingkat kegagalan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kinerja akademik siswa dengan mengintegrasikan metode Correlation-Based Feature Selection (CFS) dan Algoritma Naïve Nayes pada gabungan dataset pelajaran Matematika dan Bahasa Portugis dua sekolah menengah di Portugal. Proses preprocessing data melibatkan integrasi data, pelabelan data, transformasi data, dan pembersihan data diterapkan pada tahap awal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut signifikan yang mempengaruhi kinerja akademik siswa meliputi G2, G1, Higher, Medu, Studytime, goout, Absences, dan Failures. Melalui pemodelan algoritma Naïve Bayes, metode CFS terbukti meningkatkan nilai accuracy, recall, precision, dan f1-score dalam memprediksi kinerja akademik siswa. Sebelum CFS, model Naïve Bayes menunjukkan accuracy sebesar 89.27%, dengan recall, precision, danf1-score masing-masing sebesar 89.27%, 89.86%, dan 89.47%. Setelah implementasi CFS, evaluasi model prediksi mengalami peningkatan signifikan menjadi 91.22%, 91.22%, 92.24%, dan 91.48%.

English

Pendidikan merupakan aspek penting dalam kehidupan masyarakat dan memiliki peran yang sangat vital untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas dalam menghadapi berbagai tantangan pada era modernisasi. Namun, putus sekolah dan retensi siswa menjadi tantangan serius bagi perkembangan pendidikan saat ini. Salah satu faktor pemicu putus sekolah adalah kinerja akademik siswa yang rendah, mendorong perlunya tindakan pencegahan yang efektif untuk mengurangi tingkat kegagalan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kinerja akademik siswa dengan mengintegrasikan metode Correlation-Based Feature Selection (CFS) dan Algoritma Naïve Nayes pada gabungan dataset pelajaran Matematika dan Bahasa Portugis dua sekolah menengah di Portugal. Proses preprocessing data melibatkan integrasi data, pelabelan data, transformasi data, dan pembersihan data diterapkan pada tahap awal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut signifikan yang mempengaruhi kinerja akademik siswa meliputi G2, G1, Higher, Medu, Studytime, goout, Absences, dan Failures. Melalui pemodelan algoritma Naïve Bayes, metode CFS terbukti meningkatkan nilai accuracy, recall, precision, dan f1-score dalam memprediksi kinerja akademik siswa. Sebelum CFS, model Naïve Bayes menunjukkan accuracy sebesar 89.27%, dengan recall, precision, danf1-score masing-masing sebesar 89.27%, 89.86%, dan 89.47%. Setelah implementasi CFS, evaluasi model prediksi mengalami peningkatan signifikan menjadi 91.22%, 91.22%, 92.24%, dan 91.48%.

Keywords

Collaboration network of the authors

8 authors · 13 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Amikom Yogyakarta
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kusrini KusriniUniversitas Amikom Yogyakarta2
Ema UtamiUniversitas Amikom Yogyakarta1
Wahyu HidayatUniversitas Amikom Yogyakarta1
Ade PujiantoUniversitas Amikom Yogyakarta1
Muhammad Resa Arif YudiantoUniversitas Amikom Yogyakarta1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Preprocessing Data dan Klasifikasi untuk Prediksi Kinerja Akademik Siswa</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Preprocessing Data dan Klasifikasi untuk Prediksi Kinerja Akademik Siswa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Gori, Takhamo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sunyoto, Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Al Fatta, Hanif</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Prediksi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Correlation-Based Feature Selection</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Naïve Buyes</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kinerja Akademik Siswa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Pendidikan merupakan aspek penting dalam kehidupan masyarakat dan memiliki peran yang sangat vital untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas dalam menghadapi berbagai tantangan pada era modernisasi. Namun, putus sekolah dan retensi siswa menjadi tantangan serius bagi perkembangan pendidikan saat ini. Salah satu faktor pemicu putus sekolah adalah kinerja akademik siswa yang rendah, mendorong perlunya tindakan pencegahan yang efektif untuk mengurangi tingkat kegagalan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kinerja akademik siswa dengan mengintegrasikan metode Correlation-Based Feature Selection (CFS) dan Algoritma Naïve Nayes pada gabungan dataset pelajaran Matematika dan Bahasa Portugis dua sekolah menengah di Portugal. Proses preprocessing data melibatkan integrasi data, pelabelan data, transformasi data, dan pembersihan data diterapkan pada tahap awal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut signifikan yang mempengaruhi kinerja akademik siswa meliputi G2, G1, Higher, Medu, Studytime, goout, Absences, dan Failures. Melalui pemodelan algoritma Naïve Bayes, metode CFS terbukti meningkatkan nilai accuracy, recall, precision, dan f1-score dalam memprediksi kinerja akademik siswa. Sebelum CFS, model Naïve Bayes menunjukkan accuracy sebesar 89.27%, dengan recall, precision, danf1-score masing-masing sebesar 89.27%, 89.86%, dan 89.47%. Setelah implementasi CFS, evaluasi model prediksi mengalami peningkatan signifikan menjadi 91.22%, 91.22%, 92.24%, dan 91.48%.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Pendidikan merupakan aspek penting dalam kehidupan masyarakat dan memiliki peran yang sangat vital untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas dalam menghadapi berbagai tantangan pada era modernisasi. Namun, putus sekolah dan retensi siswa menjadi tantangan serius bagi perkembangan pendidikan saat ini. Salah satu faktor pemicu putus sekolah adalah kinerja akademik siswa yang rendah, mendorong perlunya tindakan pencegahan yang efektif untuk mengurangi tingkat kegagalan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kinerja akademik siswa dengan mengintegrasikan metode Correlation-Based Feature Selection (CFS) dan Algoritma Naïve Nayes pada gabungan dataset pelajaran Matematika dan Bahasa Portugis dua sekolah menengah di Portugal. Proses preprocessing data melibatkan integrasi data, pelabelan data, transformasi data, dan pembersihan data diterapkan pada tahap awal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut signifikan yang mempengaruhi kinerja akademik siswa meliputi G2, G1, Higher, Medu, Studytime, goout, Absences, dan Failures. Melalui pemodelan algoritma Naïve Bayes, metode CFS terbukti meningkatkan nilai accuracy, recall, precision, dan f1-score dalam memprediksi kinerja akademik siswa. Sebelum CFS, model Naïve Bayes menunjukkan accuracy sebesar 89.27%, dengan recall, precision, danf1-score masing-masing sebesar 89.27%, 89.86%, dan 89.47%. Setelah implementasi CFS, evaluasi model prediksi mengalami peningkatan signifikan menjadi 91.22%, 91.22%, 92.24%, dan 91.48%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8074</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.20241118074</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 11 No 1: Februari 2024; 215-224</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 11 No. 1: Februari 2024; 215-224</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.2024111</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8074/1274</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>