Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KERAGAMAN HARD CORAL PADA HABITAT MANGROVE DAN REEP DI KAMPUNG SAWINGGRAI KABUPATEN RAJA AMPAT PAPUA BARAT

NOVAE GUINEA Jurnal Biologi · Vol. 7 No. VAE (2019)

ISSN
2086-1516
Published
2019-02-05
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui keanekaragaman spesis terumbu karang khususnya Karang yang keras (Hard coral) dan mengetahui bagaimana keberadaan jenis-jenis coral reef khususnya Hard coral yang terjadi pada kedua habitat dekat hutan Manggrove dan habitat reep di kampung Sawinggrai. Metode yang digunakan adalah Transek yang dibuat sebanyak 2 transek yaitu 1 transek untuk habitat Manggrove (Hutan Bakau) dan 1 transek untuk habitat Reep, dengan ukuran transek masing-masing 5x50 m yang terdiri dari 10 plot pengamatan dengan ukuran plot 5mx5m selanjutnya Pengamatan terumbu karang per plot dengan cara snorkeling yang dikerjakan dari plot 1 ke plot 10 pada masing-masing habitat. Kegiatan yang dilakukan pada saat pengamatan antara lain: Pencatatan jumlah jenis karang keras (Hard coral), Pemotretan, Pembuatan video. Pengambilan data ekologi berupa suhu air,pH air, Ketinggian air, Salinitas, Oksigen terlarut (Do disolved oksigen). Kegiatan Pemotretan dan pembuatan Video dibuat untuk dapat melakukan identifikasi berdasarkan foto dan yang nantinya akan dicocokan dengan gambar yang terdapat pada buku acuan yang mengacu pada: Allen dan Steene (1994) Indo-Pacific Coral Reef, Field Guide. Penerbit Tropical Reef Research, Singapore.Dari penelitian ini teridentifikasi 4 suku hard coral yang ditemukan di kawasan manggrove yang terdiri dari 8 jenis anggota Acroporidae (Acropora humilis, Acropora digitifera, Acropora Formosa, Acropora grandis, Acropora elegantula, Acropora gemmifera, Montipora tuberculosa, Montipora digitata; 1 jenis suku Agariciidae (Pavona Venos); 2 anggota Faviidae (Platygyra sinensisdan Cyphastrea microphthalma) dan 1 jenis dari anggota Pacillopolidae (Pocillopora woodjonesi). Pada Kawasan reef teridentifikasi 5 suku hard coral yang ditemukan yang terdiri dari 10 anggota Acroporidae (Acropora acuminate, Acropora hyacinthus, Acroporahumilis, Acropora palifera, Acropora digitifera, Acropora Formosa, Acropora grandis, Acropora robusta, Montifora aquituberculatadan Montipora danae); 1 anggota Dendrophylidae (Turbinaria reniformis); 6 anggota Faviidae (Favites pentagona, Favites complanata, Diplostrea heliopora, Montastrea magnistellatadan Goniastrea australiensis); 3 anggota Fungidae (Fungia repandaFungia fungitesdan Fungia moluccensis); anggota Mossidae (Symphyllia agarica) dan 1 anggota Poritidae (Alveopora spongiosa). Pada kedua kawasan baik manggrove maupun reef terlihat suku Acroporidae paling banyak ditemukan dengan kebergaman yangmpaling baaik terdapat pada kawsan reff dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu oksigen terlarut (DO), pH, keadaan substrat, keadaan arus serta aktivitas manusia. Kata Kunci: keanekaragaman hard coral, habitat maggrove dan reep, sawingrai raja ampat

Collaboration network of the authors

15 authors · 21 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rosye H.R. TanjungAffiliation unknown1
Dwi HaryantoAffiliation unknown1
ROSANIA REHIARAAffiliation unknown1
FRANS DEMINGGUSAffiliation unknown1
Alfred A. AntohAffiliation unknown1
Benyamin DegeiAffiliation unknown1
Agustinus RenyoetAffiliation unknown1
Anthon Yunias AninamAffiliation unknown1
Edoward RaunsayAffiliation unknown1
Meike Mandena MaayAffiliation unknown1
MAIKEL SIMBIAKAffiliation unknown1
Syan Yubel KamareaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KERAGAMAN HARD CORAL PADA HABITAT MANGROVE DAN REEP DI KAMPUNG SAWINGGRAI KABUPATEN RAJA AMPAT PAPUA BARAT</dc:title>
	<dc:creator>Magawati, Ruth</dc:creator>
	<dc:creator>Rophi, Apriani Herni</dc:creator>
	<dc:creator>Kameubun, Konstantina M.B.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan mengetahui keanekaragaman spesis terumbu karang khususnya Karang yang keras (Hard coral) dan mengetahui bagaimana keberadaan jenis-jenis coral reef khususnya Hard coral yang terjadi pada kedua habitat dekat hutan Manggrove dan habitat reep di kampung Sawinggrai. Metode yang digunakan adalah Transek yang dibuat sebanyak 2 transek yaitu 1 transek untuk habitat Manggrove (Hutan Bakau) dan 1 transek untuk habitat Reep, dengan ukuran transek masing-masing 5x50 m yang terdiri dari 10 plot pengamatan dengan ukuran plot 5mx5m selanjutnya Pengamatan terumbu karang per plot dengan cara snorkeling yang dikerjakan dari plot 1 ke plot 10 pada masing-masing habitat. Kegiatan yang dilakukan pada saat pengamatan antara lain: Pencatatan jumlah jenis karang keras (Hard coral) , Pemotretan, Pembuatan video. Pengambilan data ekologi berupa suhu air,pH air, Ketinggian air, Salinitas, Oksigen terlarut (Do disolved oksigen). Kegiatan Pemotretan dan pembuatan Video dibuat untuk dapat melakukan identifikasi berdasarkan foto dan yang nantinya akan dicocokan dengan gambar yang terdapat pada buku acuan yang mengacu pada: Allen dan Steene (1994) Indo-Pacific Coral Reef, Field Guide. Penerbit Tropical Reef Research, Singapore.Dari penelitian ini teridentifikasi 4 suku hard coral yang ditemukan di kawasan manggrove yang terdiri dari 8 jenis anggota Acroporidae (Acropora humilis, Acropora digitifera, Acropora Formosa, Acropora grandis, Acropora elegantula, Acropora gemmifera, Montipora tuberculosa, Montipora digitata; 1 jenis suku Agariciidae (Pavona Venos); 2 anggota Faviidae (Platygyra sinensisdan Cyphastrea microphthalma) dan 1 jenis dari anggota Pacillopolidae (Pocillopora woodjonesi). Pada Kawasan reef teridentifikasi 5 suku hard coral yang ditemukan yang terdiri dari 10 anggota Acroporidae (Acropora acuminate, Acropora hyacinthus, Acroporahumilis, Acropora palifera, Acropora digitifera, Acropora Formosa, Acropora grandis, Acropora robusta, Montifora aquituberculatadan Montipora danae); 1 anggota Dendrophylidae (Turbinaria reniformis); 6 anggota Faviidae (Favites pentagona, Favites complanata, Diplostrea heliopora, Montastrea magnistellatadan Goniastrea australiensis); 3 anggota Fungidae (Fungia repandaFungia fungitesdan Fungia moluccensis); anggota Mossidae (Symphyllia agarica) dan 1 anggota Poritidae (Alveopora spongiosa). Pada kedua kawasan baik manggrove maupun reef terlihat suku Acroporidae paling banyak ditemukan dengan kebergaman yangmpaling baaik terdapat pada kawsan reff dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu oksigen terlarut (DO), pH, keadaan substrat, keadaan arus serta aktivitas manusia. Kata Kunci : keanekaragaman hard coral, habitat maggrove dan reep, sawingrai raja ampat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2019-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/article/view/758</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">NOVAE GUINEA Jurnal Biologi; Vol 7 No 1 (2016)</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en-US">NOVAE GUINEA Jurnal Biologi; Vol. 7 No. 1 (2016)</dc:source>
	<dc:source>2086-1516</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/article/view/758/691</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 NOVAE GUINEA Jurnal Biologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>