Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS JENIS-JENIS LAMUN (SEAGRASS) DI PERAIRAN KAMPUNG YENDIDORI KABUPATEN BIAK NUMFOR

NOVAE GUINEA Jurnal Biologi · Vol. 8 No. VAE (2019)

ISSN
2086-1516
Published
2019-08-15
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis, bentuk penyebran lamun dan kondisi lingkungan di Perairan Kampung Yendidori Distrik Yendidori Kabupaten Biak Numfor. Beberapa metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi: digunakan untuk pengambilan data awal pada lokasi penelitian dan juga untuk menentukan stasiun pengamatan; Wawancara: digunakan untuk mendapatkan informasi tentang data, nama lokal, kegunaan dan informasi-informasi lainnya mengenai lamun; dan Transek Garis: digunakan untuk menentukan area pengambilan sampel dengan cara dibuat beberapa garis transek yang ditarik dari pantai menuju kearah laut. Data lapangan akan diolah secara deskriptif, kuantitatif untuk mengetahui nilai kerapatan (K), kerapatan relatife (KR), frekuensi (F), frekuensi relatif (FR), indeks nilai penting (NP) dan indeks keragaman jenis (H’). Jenis lamun yang terdapat di perairan Yendidori tergolong dalam 2 (dua) famili yaitu Cymodoceaceae (5 jenis) dan Hydrocharitaceae (3 jenis). Jenis lamun yang teridentifikasi di lokasi penelitian yaitu Cymodocea rotundata (276 individu), Cymodocea serulata (56 individu), Syringodium iseotifolium (156 individu), Halodule uninervis (456 individu), Halodule pinifolia (170 individu) dan Thalassia hempricii (480 individu), Halophila ovalis (60 individu) dan Halophila minor (218). Tipe substrat habitat lamun di perairan Kampung Yendidori adalah pasir halus, pasir berkarang, karang hidup, karang hidup dan pasir halus serta karang mati. Kondisi lamun dipengaruhi oleh beberapa parameter lingkungan yaitu suhu, kecerahan, pH, dalinitas dan DO. Jenis lamun yang tumbuh di Perairan Kampung Yendidori membentuk vegetasi campuran. Nilai kerapatan relatif paling tinggi ada pada jenis Thalassia hempricii dan Halodule uninervis, sedangkan jenis yang memiliki nilai kerapatan relatif paling rendah adalah jenis Cymodocea serulata.Kata Kunci:Lamun, Yendidori, Biak Numfor.

Collaboration network of the authors

12 authors · 16 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rachmawati RachmawatiAffiliation unknown1
DOLFINA C KOIREWOAAffiliation unknown1
Edoward RaunsaiAffiliation unknown1
Maik N.K AkobiarekAffiliation unknown1
Maik AkobiarekAffiliation unknown1
Dwi NuryaningsiAffiliation unknown1
Konstantina M.B. KameubunAffiliation unknown1
Meike Mandena MaayAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS JENIS-JENIS LAMUN (SEAGRASS) DI PERAIRAN KAMPUNG YENDIDORI  KABUPATEN BIAK NUMFOR</dc:title>
	<dc:creator>Jesajas, David</dc:creator>
	<dc:creator>Raunsay, Edoward</dc:creator>
	<dc:creator>Aisoi, Leonardo Elisa</dc:creator>
	<dc:creator>Dimara, Lisard</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis, bentuk penyebran lamun dan kondisi lingkungan di Perairan Kampung Yendidori Distrik Yendidori Kabupaten Biak Numfor. Beberapa metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi: digunakan untuk pengambilan data awal pada lokasi penelitian dan juga untuk menentukan stasiun pengamatan; Wawancara: digunakan untuk mendapatkan informasi tentang data, nama lokal, kegunaan dan informasi-informasi lainnya mengenai lamun; dan Transek Garis: digunakan untuk menentukan area pengambilan sampel dengan cara dibuat beberapa garis transek yang ditarik dari pantai menuju kearah laut. Data lapangan akan diolah secara deskriptif, kuantitatif untuk mengetahui nilai kerapatan (K), kerapatan relatife (KR), frekuensi (F), frekuensi relatif (FR), indeks nilai penting (NP) dan indeks keragaman jenis (H’). Jenis lamun yang terdapat di perairan Yendidori tergolong dalam 2 (dua) famili yaitu Cymodoceaceae (5 jenis) dan Hydrocharitaceae (3 jenis). Jenis lamun yang teridentifikasi di lokasi penelitian yaitu Cymodocea rotundata (276 individu), Cymodocea serulata (56 individu), Syringodium iseotifolium (156 individu), Halodule uninervis (456 individu), Halodule pinifolia (170 individu) dan Thalassia hempricii (480 individu), Halophila ovalis (60 individu) dan Halophila minor (218). Tipe substrat habitat lamun di perairan Kampung Yendidori adalah pasir halus, pasir berkarang, karang hidup, karang hidup dan pasir halus serta karang mati. Kondisi lamun dipengaruhi oleh beberapa parameter lingkungan yaitu suhu, kecerahan, pH, dalinitas dan DO. Jenis lamun yang tumbuh di Perairan Kampung Yendidori membentuk vegetasi campuran. Nilai kerapatan relatif paling tinggi ada pada jenis Thalassia hempricii dan Halodule uninervis, sedangkan jenis yang memiliki nilai kerapatan relatif paling rendah adalah jenis Cymodocea serulata.Kata Kunci :Lamun, Yendidori, Biak Numfor.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2019-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/article/view/958</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">NOVAE GUINEA Jurnal Biologi; Vol 8 No 2 (2016): Novae Guinea Jurnal Biologi</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en-US">NOVAE GUINEA Jurnal Biologi; Vol. 8 No. 2 (2016): Novae Guinea Jurnal Biologi</dc:source>
	<dc:source>2086-1516</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/article/view/958/851</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 NOVAE GUINEA Jurnal Biologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>