Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERKEMBANGAN TUMBUHAN PAKU Platycerum wandae DAN SUMBANGSIHNYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

NOVAE GUINEA Jurnal Biologi · Vol. 15 No. VAE (2024) · pp. 344–353

ISSN
2086-1516
Published
2024-10-23
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Tumbuhan Paku atau Pteridophyta merupakan salah satu topik dalam pembelajaran Biologi di SMP/SMA terutama mengenai metagenesis. Jenis paku yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran menganai metagenesis paku adalah Paku Platycerium wandae. Paku Platycerium wandae termasuk dalam kelompok Paku Tanduk Rusa adalah sekelompok tumbuhan paku epifit yang semuanya tergabung dalam genus Platycerium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan morfologi pada tiap fase perkembangan siklus hidup tumbuhan paku (Pteridophyta) dan waktu yang diperlukan selama proses perberkembangan mulai dari fase pembelahan sampai fase sporofit muda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskritif. Data dikumpulkan melalui kegiatan pengamatan dan dokumentasi kemudian data tersebut deskripsikan secara komprehensif serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa struktur morfologi siklus tumbuhan paku yaitu Platycerium wandae mengalami perubahan-perubahan pada setiap fase siklus hidupnya. Waktu yang dibutuhkan tumbuhan paku mulai dari fase pembelahan sampai dengan terbentuknya sporofit muda yaitu selama 3-19 minggu. Paku Platycerium wandae dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran Biologi karena selama ini informasi mengenai metagenesis tumbuhan paku terbatas hanya pada jenis paku tertentu saja, maka dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai siklus hidup tumbuhan paku terutama dari jenis Platycerium wandae. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan materi tambahan pada pelajaran biologi di SMA kelas X semester 1 yang berhubungan dengan kompetensi dasar 3.8 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan pengamatan morfologi dan metagenesis tumbuhan serta mengaitkan peranannya dalam kelangsungan kehidupan di bumi. Kata Kunci: Platycerium wandae, Metagenesis, Media pembelajaran IPA

Collaboration network of the authors

20 authors · 29 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
EDOWARD K RAUNSAYAffiliation unknown2
Suriyah SatarAffiliation unknown2
Arsyam MawardiAffiliation unknown1
Paula N. LefaanAffiliation unknown1
Sartila WindesiAffiliation unknown1
Irja S JenmauAffiliation unknown1
Julian WairataAffiliation unknown1
Norman PambudiAffiliation unknown1
Maria Irene DiduAffiliation unknown1
Apriani H. RophiAffiliation unknown1
Diana ImbabAffiliation unknown1
David R. JesajasAffiliation unknown1
Romauli LumbantungkupAffiliation unknown1
Alfred A. AntohAffiliation unknown1
Nichelle I. YaranggaAffiliation unknown1
Rosamina RaweyaiAffiliation unknown1
Semuel JeunajananAffiliation unknown1
Gabryla W. SuruanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERKEMBANGAN TUMBUHAN PAKU Platycerum wandae DAN SUMBANGSIHNYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI</dc:title>
	<dc:creator>Aisoi, Leonardo E.</dc:creator>
	<dc:creator>Jeujanan, Semuel</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tumbuhan Paku atau Pteridophyta merupakan salah satu topik dalam pembelajaran Biologi di SMP/SMA terutama mengenai metagenesis. Jenis paku yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran menganai metagenesis paku adalah Paku Platycerium wandae. Paku Platycerium wandae termasuk dalam kelompok Paku Tanduk Rusa adalah sekelompok tumbuhan paku epifit yang semuanya tergabung dalam genus Platycerium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan morfologi pada tiap fase perkembangan siklus hidup tumbuhan paku (Pteridophyta) dan waktu yang diperlukan selama proses perberkembangan mulai dari fase pembelahan sampai fase sporofit muda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskritif. Data dikumpulkan melalui kegiatan pengamatan dan dokumentasi kemudian data tersebut deskripsikan secara komprehensif serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa struktur morfologi siklus tumbuhan paku yaitu Platycerium wandae mengalami perubahan-perubahan pada setiap fase siklus hidupnya. Waktu yang dibutuhkan tumbuhan paku mulai dari fase pembelahan sampai dengan terbentuknya sporofit muda yaitu selama 3-19 minggu. Paku Platycerium wandae dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran Biologi karena selama ini informasi mengenai metagenesis tumbuhan paku terbatas hanya pada jenis paku tertentu saja, maka dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai siklus hidup tumbuhan paku terutama dari jenis Platycerium wandae. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan materi tambahan pada pelajaran biologi di SMA kelas X semester 1 yang berhubungan dengan kompetensi dasar 3.8 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan pengamatan morfologi dan metagenesis tumbuhan serta mengaitkan peranannya dalam kelangsungan kehidupan di bumi.
Kata Kunci : Platycerium wandae, Metagenesis, Media pembelajaran IPA</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/article/view/4556</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">NOVAE GUINEA Jurnal Biologi; Vol. 15 No. 2 (2024): Novae Guinea Jurnal Biologi ; 344-353</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en-US">NOVAE GUINEA Jurnal Biologi; Vol. 15 No. 2 (2024): Novae Guinea Jurnal Biologi ; 344-353</dc:source>
	<dc:source>2086-1516</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/article/view/4556/3060</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 NOVAE GUINEA Jurnal Biologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>