Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemanfaatan Minyak Pandemor Oleh Suku Byak di Meosbefondi Kabupaten Supiori

NOVAE GUINEA Jurnal Biologi · Vol. 16 No. VAE (2025) · pp. 333–339

ISSN
2086-1516
Published
2025-03-21
Publisher
Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

Pengobatan tradisional telah lama menjadi bagian penting dari praktik kesehatan masyarakat Indonesia, terutama pada komunitas yang memiliki kedekatan dengan kekayaan hayati lokal. Suku Byak di Meosbefondi merupakan salah satu kelompok etnis yang mempertahankan pengetahuan pengobatan turun-temurun melalui penggunaan minyak pandemor, yaitu minyak herbal yang diproses secara tradisional dan dipercaya bermanfaat untuk berbagai keluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan teknik pengolahan minyak pandemor serta bentuk pemanfaatannya oleh masyarakat setempat. Penelitian dilakukan pada Desember 2023–Januari 2024 menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan praktik etnobotani yang masih dipertahankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua metode utama dalam pembuatan minyak pandemor, yaitu (1) daun pandemor dikeringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari sebelum dicampur dengan minyak kelapa, dan (2) daun pandemor langsung dicampur dengan minyak kelapa tanpa proses pengeringan. Minyak yang dihasilkan digunakan sebagai obat tradisional untuk patah tulang, keseleo, pegal-pegal, luka bakar ringan, gigitan serangga, bisul, cacar air, serta sebagai penyubur rambut. Temuan ini menegaskan bahwa minyak pandemor memiliki nilai penting dalam praktik kesehatan tradisional suku Byak, sekaligus menunjukkan bahwa pengetahuan lokal tersebut masih dilestarikan dan dimanfaatkan hingga saat ini. Kata Kunci: Minyak pandemor, Pengobatan tradisional, Suku Byak, Etnobotani, Papua

Collaboration network of the authors

20 authors · 29 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
EDOWARD K RAUNSAYAffiliation unknown2
Semuel JeujananAffiliation unknown2
Suriyah SatarAffiliation unknown2
Arsyam MawardiAffiliation unknown1
Paula N. LefaanAffiliation unknown1
Sartila WindesiAffiliation unknown1
Norman PambudiAffiliation unknown1
Maria Irene DiduAffiliation unknown1
Apriani H. RophiAffiliation unknown1
Romauli LumbantungkupAffiliation unknown1
Alfred A. AntohAffiliation unknown1
Nichelle I. YaranggaAffiliation unknown1
Rosamina RaweyaiAffiliation unknown1
Semuel JeunajananAffiliation unknown1
Gabryla W. SuruanAffiliation unknown1
Selviyanti Lucinda MarthinsAffiliation unknown1
Edoward Krison RaunsaiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemanfaatan Minyak Pandemor Oleh Suku Byak di Meosbefondi Kabupaten Supiori</dc:title>
	<dc:creator>Imbab, Diana</dc:creator>
	<dc:creator>Aisoi, Leonardo E.</dc:creator>
	<dc:creator>Jesajas, David R.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pengobatan tradisional telah lama menjadi bagian penting dari praktik kesehatan masyarakat Indonesia, terutama pada komunitas yang memiliki kedekatan dengan kekayaan hayati lokal. Suku Byak di Meosbefondi merupakan salah satu kelompok etnis yang mempertahankan pengetahuan pengobatan turun-temurun melalui penggunaan minyak pandemor, yaitu minyak herbal yang diproses secara tradisional dan dipercaya bermanfaat untuk berbagai keluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan teknik pengolahan minyak pandemor serta bentuk pemanfaatannya oleh masyarakat setempat. Penelitian dilakukan pada Desember 2023–Januari 2024 menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan praktik etnobotani yang masih dipertahankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua metode utama dalam pembuatan minyak pandemor, yaitu (1) daun pandemor dikeringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari sebelum dicampur dengan minyak kelapa, dan (2) daun pandemor langsung dicampur dengan minyak kelapa tanpa proses pengeringan. Minyak yang dihasilkan digunakan sebagai obat tradisional untuk patah tulang, keseleo, pegal-pegal, luka bakar ringan, gigitan serangga, bisul, cacar air, serta sebagai penyubur rambut. Temuan ini menegaskan bahwa minyak pandemor memiliki nilai penting dalam praktik kesehatan tradisional suku Byak, sekaligus menunjukkan bahwa pengetahuan lokal tersebut masih dilestarikan dan dimanfaatkan hingga saat ini.
Kata Kunci : Minyak pandemor, Pengobatan tradisional, Suku Byak, Etnobotani, Papua</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2025-03-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>image/jpeg</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/article/view/5257</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id-ID">NOVAE GUINEA Jurnal Biologi; Vol. 16 No. 01 (2025): Novae Guinea Jurnal Biologi ; 333-339</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en-US">NOVAE GUINEA Jurnal Biologi; Vol. 16 No. 01 (2025): Novae Guinea Jurnal Biologi ; 333-339</dc:source>
	<dc:source>2086-1516</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/NG/article/view/5257/3460</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 NOVAE GUINEA Jurnal Biologi</dc:rights>
</oai_dc:dc>