Jurnal
Pemanfaatan Mangrove Sebagai Bahan Olahan Pangan di Kampung Anggraidi
NOVAE GUINEA Jurnal Biologi · Vol. 16 No. VAE (2025) · pp. 357–363
- ISSN
- 2086-1516
- Published
- 2025-03-25
- Publisher
- Universitas Cenderawasih
- Language
- eng
Abstract
Hutan mangrove memiliki peran penting sebagai penyedia sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung, termasuk sebagai alternatif cadangan pangan bagi masyarakat pesisir. Namun, pemanfaatannya sebagai bahan makanan masih terbatas pada kelompok tertentu, seperti masyarakat Kampung Anggraidi yang memanfaatkan mangrove pada musim tertentu untuk memenuhi kebutuhan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mangrove yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan, mendeskripsikan cara pengolahannya, serta menggambarkan upaya masyarakat dalam melestarikan hutan mangrove di Kampung Anggraidi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Penelitian dilaksanakan pada November hingga Desember 2023 menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis mangrove di wilayah tersebut, namun masyarakat hanya memanfaatkan satu jenis, yaitu Bruguiera gymnorrhiza, khususnya bagian buahnya. Buah mangrove diolah melalui proses perebusan, pengupasan, pengirisan, perendaman, perebusan ulang, dan penggilingan hingga menjadi tepung, yang kemudian diolah menjadi berbagai makanan seperti kue cake, keladi tumbuk, dan kue campuran kelapa. Selain pemanfaatan sebagai pangan, masyarakat juga berperan dalam menjaga kelestarian mangrove melalui kegiatan penanaman kembali (reboisasi). Temuan ini menunjukkan bahwa mangrove memiliki potensi sebagai sumber pangan alternatif sekaligus mempertegas pentingnya pelestarian ekosistem mangrove bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir. Kata Kunci: Mangrove, Bruguiera gymnorrhiza, pangan lokal, pengolahan tradisional, Anggraidi
Collaboration network of the authors
21 authors · 30 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| EDOWARD K RAUNSAY | Affiliation unknown | 2 |
| Semuel Jeujanan | Affiliation unknown | 2 |
| Suriyah Satar | Affiliation unknown | 2 |
| Arsyam Mawardi | Affiliation unknown | 1 |
| Paula N. Lefaan | Affiliation unknown | 1 |
| Suharno Suharno | Affiliation unknown | 1 |
| Sartila Windesi | Affiliation unknown | 1 |
| Konstantina M.B. Kameubun | Affiliation unknown | 1 |
| Benyamin Degei | Affiliation unknown | 1 |
| Norman Pambudi | Affiliation unknown | 1 |
| Maria Irene Didu | Affiliation unknown | 1 |
| Apriani H. Rophi | Affiliation unknown | 1 |
| Diana Imbab | Affiliation unknown | 1 |
| David R. Jesajas | Affiliation unknown | 1 |
| Romauli Lumbantungkup | Affiliation unknown | 1 |
| Rosamina Raweyai | Affiliation unknown | 1 |
| Semuel Jeunajanan | Affiliation unknown | 1 |
| Gabryla W. Suruan | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.