Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Deteksi Spam Berbahasa Indonesia Berbasis Teks Menggunakan Model Bert

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 6 (2024) · pp. 1291–1302

DOI
10.25126/jtiik.2024118121
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2024-12-10
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Spam pada SMS dan Email menyebabkan pengalaman kurang menyenangkan bagi pengguna dalam pemanfaatan teknologi. Spam secara umum merupakan sebuah tindakan mengirim pesan yang tidak diinginkan atau tidak diminta kepada sejumlah besar orang. Spam kini dapat ditemui dalam berbagai bentuk, seperti web maupun multimedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model berbasis BERT, khususnya IndoBERT dan MultilingualBERT, dalam mendeteksi dan mengklasifikasi spam berbahasa Indonesia pada pesan SMS dan Email. Model yang dipilih kemudian dilatih untuk mengidentifikasi perbedaan antara pesan spam dan bukan spam. Hasil evaluasi pada percobaan menggunakan dataset SMS dan Email memiliki nilai akurasi sebesar 98% pada model IndoBERT dan 95% pada model MultilingualBERT, yang menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa model BERT efektif dalam mendeteksi pesan spam dalam Bahasa Indonesia. Abstract Spam on SMS and Email causes an unpleasant experience for users in using technology. Spam in general is the act of sending unwanted or unsolicited messages to a large number of people. Spam can now be found in various forms, such as web and multimedia. This research aims to evaluate BERT-based models, specifically IndoBERT and MultilingualBERT, in detecting and classifying Indonesian spam in SMS and Email messages. The selected model is then trained to identify the differences between spam and non-spam messages. Evaluation results in experiments using SMS and Email datasets have an accuracy value of 98% in the IndoBERT model and 95% in the MultilingualBERT model, which shows a high level of accuracy. These results indicate that the BERT model is effective in detecting spam messages in Indonesian.

English

Spam pada SMS dan Email menyebabkan pengalaman kurang menyenangkan bagi pengguna dalam pemanfaatan teknologi. Spam secara umum merupakan sebuah tindakan mengirim pesan yang tidak diinginkan atau tidak diminta kepada sejumlah besar orang. Spam kini dapat ditemui dalam berbagai bentuk, seperti web maupun multimedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model berbasis BERT, khususnya IndoBERT dan MultilingualBERT, dalam mendeteksi dan mengklasifikasi spam berbahasa Indonesia pada pesan SMS dan Email. Model yang dipilih kemudian dilatih untuk mengidentifikasi perbedaan antara pesan spam dan bukan spam. Hasil evaluasi pada percobaan menggunakan dataset SMS dan Email memiliki nilai akurasi sebesar 98% pada model IndoBERT dan 95% pada model MultilingualBERT, yang menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa model BERT efektif dalam mendeteksi pesan spam dalam Bahasa Indonesia. Abstract Spam on SMS and Email causes an unpleasant experience for users in using technology. Spam in general is the act of sending unwanted or unsolicited messages to a large number of people. Spam can now be found in various forms, such as web and multimedia. This research aims to evaluate BERT-based models, specifically IndoBERT and MultilingualBERT, in detecting and classifying Indonesian spam in SMS and Email messages. The selected model is then trained to identify the differences between spam and non-spam messages. Evaluation results in experiments using SMS and Email datasets have an accuracy value of 98% in the IndoBERT model and 95% in the MultilingualBERT model, which shows a high level of accuracy. These results indicate that the BERT model is effective in detecting spam messages in Indonesian.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fitra Abdurrachman BachtiarUniversity of Brawijaya2
Achmad RidokUniversity of Brawijaya2
Yuita Arum SariUniversity of Brawijaya1
Fadhil Yusuf RahadikaUniversity of Brawijaya1
Agus Wahyu WidodoUniversity of Brawijaya1
Bayu RahayudiUniversity of Brawijaya1
M. Sofyan IrwantoUniversity of Brawijaya1
Candra DewiUniversity of Brawijaya1
Nurfatima SelleUniversity of Brawijaya1
Zainal ArifienUniversity of Brawijaya1
Fitra Abdurrahman BachtiarAffiliation unknown1
Alvin Tarisa AkbarUniversity of Brawijaya1
Michael Stephen LuiUniversity of Brawijaya1
Daniel Geoffrey ManurungUniversity of Brawijaya1
Mohammad Ryan PinasthikaUniversity of Brawijaya1
Muhammad Azka Obila VasyaUniversity of Brawijaya1
Rania Aprilia Dwi Setya PutriUniversity of Brawijaya1
Agustinus Parasian TampubolonUniversity of Brawijaya1
Rakan Fadhil PrayataUniversity of Brawijaya1
Septia Khoirin NisaUniversity of Brawijaya1
Assyfa Rasida HanumUniversity of Brawijaya1
Ivykaeyla Adriana ZethaUniversity of Brawijaya1
Salwa Cahyani PutriUniversity of Brawijaya1
Rafifah Ayud WulandariUniversity of Brawijaya1
Sherla Puspa AndinaUniversity of Brawijaya1
Julia Nur FajrinaUniversity of Brawijaya1
Mohammad Alfiano Rizky MahardikaUniversity of Brawijaya1
Yehezkiel Stephanus AustinUniversity of Brawijaya1
Haikal IrfanoUniversity of Brawijaya1
Juan Young ChristopherUniversity of Brawijaya1
Lintang Cahyaning SukmaUniversity of Brawijaya1
Octo Perdana PutraUniversity of Brawijaya1
Lailil MuflikhahUniversity of Brawijaya1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Deteksi Spam Berbahasa Indonesia Berbasis Teks Menggunakan Model Bert</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Deteksi Spam Berbahasa Indonesia Berbasis Teks Menggunakan Model Bert</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Amin, Muhammad Basil Musyaffa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Hakim, Gibran</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Maulana, Muhammad Taufik</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Alwan, Muhammad Fajrul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Anggraheni, Hanna Shafira</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Naufal, Muhammad Jilan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Yudistira, Novanto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id"> spam, deteksi spam, pemrosesan bahasa alami, BERT, text mining, klasifikasi teks</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Spam pada SMS dan Email menyebabkan pengalaman kurang menyenangkan bagi pengguna dalam pemanfaatan teknologi. Spam secara umum merupakan sebuah tindakan mengirim pesan yang tidak diinginkan atau tidak diminta kepada sejumlah besar orang. Spam kini dapat ditemui dalam berbagai bentuk, seperti web maupun multimedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model berbasis BERT, khususnya IndoBERT dan MultilingualBERT, dalam mendeteksi dan mengklasifikasi spam berbahasa Indonesia pada pesan SMS dan Email. Model yang dipilih kemudian dilatih untuk mengidentifikasi perbedaan antara pesan spam dan bukan spam. Hasil evaluasi pada percobaan menggunakan dataset SMS dan Email memiliki nilai akurasi sebesar 98% pada model IndoBERT dan 95% pada model MultilingualBERT, yang menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa model BERT efektif dalam mendeteksi pesan spam dalam Bahasa Indonesia.
 
Abstract
Spam on SMS and Email causes an unpleasant experience for users in using technology. Spam in general is the act of sending unwanted or unsolicited messages to a large number of people. Spam can now be found in various forms, such as web and multimedia. This research aims to evaluate BERT-based models, specifically IndoBERT and MultilingualBERT, in detecting and classifying Indonesian spam in SMS and Email messages. The selected model is then trained to identify the differences between spam and non-spam messages. Evaluation results in experiments using SMS and Email datasets have an accuracy value of 98% in the IndoBERT model and 95% in the MultilingualBERT model, which shows a high level of accuracy. These results indicate that the BERT model is effective in detecting spam messages in Indonesian.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Spam pada SMS dan Email menyebabkan pengalaman kurang menyenangkan bagi pengguna dalam pemanfaatan teknologi. Spam secara umum merupakan sebuah tindakan mengirim pesan yang tidak diinginkan atau tidak diminta kepada sejumlah besar orang. Spam kini dapat ditemui dalam berbagai bentuk, seperti web maupun multimedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model berbasis BERT, khususnya IndoBERT dan MultilingualBERT, dalam mendeteksi dan mengklasifikasi spam berbahasa Indonesia pada pesan SMS dan Email. Model yang dipilih kemudian dilatih untuk mengidentifikasi perbedaan antara pesan spam dan bukan spam. Hasil evaluasi pada percobaan menggunakan dataset SMS dan Email memiliki nilai akurasi sebesar 98% pada model IndoBERT dan 95% pada model MultilingualBERT, yang menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa model BERT efektif dalam mendeteksi pesan spam dalam Bahasa Indonesia.
 
Abstract
Spam on SMS and Email causes an unpleasant experience for users in using technology. Spam in general is the act of sending unwanted or unsolicited messages to a large number of people. Spam can now be found in various forms, such as web and multimedia. This research aims to evaluate BERT-based models, specifically IndoBERT and MultilingualBERT, in detecting and classifying Indonesian spam in SMS and Email messages. The selected model is then trained to identify the differences between spam and non-spam messages. Evaluation results in experiments using SMS and Email datasets have an accuracy value of 98% in the IndoBERT model and 95% in the MultilingualBERT model, which shows a high level of accuracy. These results indicate that the BERT model is effective in detecting spam messages in Indonesian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8121</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2024118121</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 11 No 6: Desember 2024; 1291-1302</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 11 No. 6: Desember 2024; 1291-1302</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.116</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8121/1365</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>