Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analysis Of Supporting Factors And Inhibitors Of Chemistry Learning In Atomic Structure Material Class XI(C): Analysis Of Supporting Factors And Inhibitors Of Chemistry Learning In Atomic Structure Material Class XI(C)

Analisis Faktor Pendukung Dan Penghambat Pembelajaran Kimia Pada Materi Struktur Atom Kelas XI(C): Analisis Faktor Pendukung Dan Penghambat Pembelajaran Kimia Pada Materi Struktur Atom Kelas XI(C)

Papua journal of Chemical Education · Vol. 1 No. 2 (2025) · pp. 098–106

Published
2025-08-11
Publisher
Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Cenderawasih
Language
eng

Abstract

English

This research aims to analyze factors that support and hinder chemistry learning on atomic structure material in class XI(C). research method used is a qualitative descriptive method by describing the data obtained from test results and correlating them with IQ, aptitude, and interest tests. techniques used for data collection are observation, interviews, test questions, and documentation.Test instrument consists 42 items form multiple-choice questions that are arranged based on content validity and have been validated by experts.results obtained show that students with high IQ will also achieve high learning outcomes, namely, those with an IQ 126 achieve a learning result 95, and about 5.4% students with an IQ 117 achieve a learning result 85. Conversely, those with low intelligence will have low learning outcomes, as evidenced by 8.2% students having an IQ 62. having an IQ 62. Obtaining learning outcomes scores ranging from 54 to 58, despite some deviations, indicates that an increase in students' intelligence levels will always be accompanied by increase in learning outcomes.Talent affecting students' learning outcomes, namely scholastic talent, shows average score 17.5 learning outcomes 83, abstract thinking has average score 45 and achieves learning outcomes 83, and clerical speed accuracy has average score 42.5 with learning outcomes 83, while talents that hinder learning scholastic talent, abstract thinking,clerical speed and accuracy, as these will result in low ability scores low learning outcomes if their talent levels are low. Interest needed for learning chemistry on the topic atomic structure includes a science interest and a personal social interest.

Bahasa Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mendukung dan menghambat pemebelajaran kimia pada materi struktur atom di kelas XI(C) di. adalah Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan datayang di peroleh dari hasil soal tes dan hubungkan dengan tes IQ,bakat dan minat. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini yaitu observasi, wawancara, soal tes,dokumentasi. Instrumen soal tes digunakan sebanyak 42 butir soal dalam bentuk soal pilihan ganda yang di susun berdasarkan validitas isi dan telah di validasi ahli. Hasil yang di peroleh bahwa kecerdasan peserta didik yang memiliki IQ tinggi akan mendapatkan hasil belajar juga tinggi yaitu 126 mendapatkan dan mendapat hasil belajar 95 dan sebanayak 5,4% peserta didik yang memiliki IQ 117 dan mendapatkan hasil belajar 85, begitupun sebaliknya kecerdasan yang rendah akan mendapatkan hasil belajar yang rendah yaitu 8,2% peserta didik mendapat IQ 62 dan mendapatkan nilai hasil belajar 54 hingga 58 walaupun ada beberapa penyimpangan, hal menujukan bahwa kenaikan tingkat kecerdasan peserta didik akan selalu di ikuti kenaikan hasil belajar. Bakat yang mempengarui hasil belajar peserta didik yakni bakat skolastik menunjukan rata-rata nilai 17,5 mendapat nilai hasil belajar 83, abstrak memiliki nilai rata-rata 45 dan mendapatkan hasil belajar 83, ketelitain kecepata klarikal memiliki nilai rata-rata 42,5 dan memiliki nilai hasil belajar 83 sedangkan bakat yang menghambat pembelajaran adalah bakat skolastik, abstrak dan ketelitian kecepatan klarikal itu sendir apabila nilai bakatnya rendah dan hasil belajar juga rendah. Minat yang

Keywords

Collaboration network of the authors

33 authors · 101 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
JukwatiAffiliation unknown7
AlbaitiAffiliation unknown4
irjasepriyanyo jenmauAffiliation unknown4
FRANS DEMINGGUSAffiliation unknown3
Irwandi Yogo SuakaAffiliation unknown3
Rahmat NurohmanAffiliation unknown2
Catur Fathonah DjarwoAffiliation unknown2
Florida DoloksaribuAffiliation unknown2
Daniel Zefanya MaenggaAffiliation unknown2
Natus YalakAffiliation unknown2
Tiurlina SiregarAffiliation unknown1
Leonarda AprilianaAffiliation unknown1
Rineldis FentasariAffiliation unknown1
Mince Regina WambrauAffiliation unknown1
Nadila Kirey PutriAffiliation unknown1
Celine D SawakiAffiliation unknown1
Arta Indah PasaribuAffiliation unknown1
Nadila Meylani Kirey PutriAffiliation unknown1
irja Sepriyanto JenmauAffiliation unknown1
Ulfah F. K. SamayAffiliation unknown1
Irja Sepriyanto JenmauAffiliation unknown1
Fitria RospitasariAffiliation unknown1
A. AlbaitiAffiliation unknown1
Dolfina Costansah KoirewoaAffiliation unknown1
Intan Mentari PutriAffiliation unknown1
Desika SitumorangAffiliation unknown1
Alfa Jais RumbrapukAffiliation unknown1
Marsia Isa BwefarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PJCE/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analysis Of Supporting  Factors And Inhibitors Of Chemistry Learning In Atomic Structure  Material Class XI(C): Analysis Of Supporting  Factors And Inhibitors Of Chemistry Learning In Atomic Structure  Material Class XI(C)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Analisis Faktor Pendukung Dan Penghambat Pembelajaran Kimia  Pada Materi Struktur Atom Kelas XI(C):  Analisis Faktor Pendukung Dan Penghambat Pembelajaran Kimia  Pada Materi Struktur Atom Kelas XI(C)</dc:title>
	<dc:creator>Wambrauw, Mince</dc:creator>
	<dc:creator>Lepa, Alex A.</dc:creator>
	<dc:creator>Lendoh, Cartika Candra</dc:creator>
	<dc:creator>Amsad, Lusia Narsia</dc:creator>
	<dc:creator>Nensi, Mariana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Bakat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Hasil Belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kecerdasan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Minat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">This research aims to analyze factors that support and hinder chemistry learning on atomic
structure material in class XI(C). research method used is a qualitative descriptive method by describing
the data obtained from test results and correlating them with IQ, aptitude, and interest tests. techniques
used for data collection are observation, interviews, test questions, and documentation.Test instrument
consists 42 items form multiple-choice questions that are arranged based on content validity and have
been validated by experts.results obtained show that students with high IQ will also achieve high
learning outcomes, namely, those with an IQ 126 achieve a learning result 95, and about 5.4% students
with an IQ 117 achieve a learning result 85. Conversely, those with low intelligence will have low learning
outcomes, as evidenced by 8.2% students having an IQ 62. having an IQ 62. Obtaining learning outcomes
scores ranging from 54 to 58, despite some deviations, indicates that an increase in students' intelligence
levels will always be accompanied by increase in learning outcomes.Talent affecting students' learning
outcomes, namely scholastic talent, shows average score 17.5 learning outcomes 83, abstract thinking
has average score 45 and achieves learning outcomes 83, and clerical speed accuracy has average score
42.5 with learning outcomes 83, while talents that hinder learning scholastic talent, abstract
thinking,clerical speed and accuracy, as these will result in low ability scores low learning outcomes if
their talent levels are low. Interest needed for learning chemistry on the topic atomic structure includes a
science interest and a personal social interest.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mendukung dan menghambat pemebelajaran kimia pada materi struktur atom di kelas XI(C) di. adalah Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan datayang di peroleh dari hasil soal tes dan hubungkan dengan tes IQ,bakat dan minat. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini yaitu observasi, wawancara, soal tes,dokumentasi. Instrumen soal tes digunakan sebanyak 42 butir soal dalam bentuk soal pilihan ganda yang di susun berdasarkan validitas isi dan telah di validasi ahli. Hasil yang di peroleh bahwa kecerdasan peserta didik yang memiliki IQ tinggi akan mendapatkan hasil&amp;nbsp; belajar juga tinggi yaitu 126 mendapatkan dan mendapat hasil belajar 95 dan sebanayak 5,4% peserta
didik yang memiliki IQ 117 dan mendapatkan hasil belajar 85, begitupun sebaliknya kecerdasan yang
rendah akan mendapatkan hasil belajar yang rendah yaitu 8,2% peserta didik mendapat IQ 62 dan
mendapatkan nilai hasil belajar 54 hingga 58 walaupun ada beberapa penyimpangan, hal menujukan
bahwa kenaikan tingkat kecerdasan peserta didik akan selalu di ikuti kenaikan hasil belajar. Bakat yang
mempengarui hasil belajar peserta didik yakni bakat skolastik menunjukan rata-rata nilai 17,5 mendapat
nilai hasil belajar 83, abstrak memiliki nilai rata-rata 45 dan mendapatkan hasil belajar 83, ketelitain
kecepata klarikal memiliki nilai rata-rata 42,5 dan memiliki nilai hasil belajar 83 sedangkan bakat yang
menghambat pembelajaran adalah bakat skolastik, abstrak dan ketelitian kecepatan klarikal itu sendir
apabila nilai bakatnya rendah dan hasil belajar juga rendah. Minat yang</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2025-08-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PJCE/article/view/4723</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Papua journal of Chemical Education; Vol. 1 No. 2 (2025); 098-106</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Research In Action For Chemistry Education; Vol 1 No 2 (2025); 098-106</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PJCE/article/view/4723/3288</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2025 Papua Journal of Chemical Education </dc:rights>
</oai_dc:dc>