Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Keterlibatan Siswa melalui Cooperative Learning Together terhadap Hasil Belajar Reaksi Kimia dan Penyetaraan Reaksi

Papua journal of Chemical Education · Vol. 2 No. 1 (2026) · pp. 001–010

Published
2026-02-11
Publisher
Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Cenderawasih
Language
ind

Abstract

Keterlibatan siswa merupakan faktor penting dalam pembelajaran kimia karena berperan dalam meningkatkan aktivitas belajar, motivasi, dan pemahaman konsep. Namun, pembelajaran kimia pada materi reaksi kimia dan penyetaraan reaksi masih menunjukkan tingkat keterlibatan siswa yang belum optimal akibat pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterlibatan siswa serta hubungan dan pengaruh keterlibatan siswa terhadap hasil belajar setelah diterapkannya model Cooperative Learning Together. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas X-B SMA Negeri 7 Jayapura Tahun Ajaran 2025/2026. Data keterlibatan siswa dikumpulkan melalui angket yang mencakup aspek perilaku, emosional, dan kognitif, sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui tes akhir (posttest). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase keterlibatan perilaku sebesar 76,51%, emosional sebesar 67,37%, dan kognitif sebesar 64,31%. Hasil belajar siswa juga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 65,91%. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara keterlibatan siswa dan hasil belajar (r = 0,511; p < 0,05), sedangkan analisis regresi menunjukkan bahwa keterlibatan siswa memberikan kontribusi sebesar 26,12% terhadap variasi hasil belajar. Dengan demikian, penerapan model Cooperative Learning Together berpengaruh positif terhadap keterlibatan siswa dan hasil belajar kimia.

Keywords

Collaboration network of the authors

33 authors · 91 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
JukwatiAffiliation unknown7
Alex A. LepaAffiliation unknown5
Florida DoloksaribuAffiliation unknown5
Desika SitumorangAffiliation unknown4
FRANS DEMINGGUSAffiliation unknown3
Natus YalakAffiliation unknown3
Rahmat NurohmanAffiliation unknown2
Ulfah F. K. SamayAffiliation unknown2
Ni Putu Candra WirawatiAffiliation unknown1
Tony Natalian SahertianAffiliation unknown1
Tiurlina SiregarAffiliation unknown1
Praksedes Yeni KoreAffiliation unknown1
Catur Fathonah DjarwoAffiliation unknown1
Leonarda AprilianaAffiliation unknown1
Rineldis FentasariAffiliation unknown1
Mince Regina WambrauAffiliation unknown1
Nadila Kirey PutriAffiliation unknown1
Celine D SawakiAffiliation unknown1
Arta Indah PasaribuAffiliation unknown1
RONALDO KHOAffiliation unknown1
Samuel SapaloAffiliation unknown1
Yoel AlitnueAffiliation unknown1
Irja S JenmauAffiliation unknown1
Daniel Zefanya MaenggaAffiliation unknown1
MARIANA NENSIAffiliation unknown1
Mince WambrauwAffiliation unknown1
Cartika Candra LendohAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PJCE/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Keterlibatan Siswa melalui Cooperative Learning Together terhadap Hasil Belajar Reaksi Kimia dan Penyetaraan Reaksi</dc:title>
	<dc:creator>Rumbrapuk, Alfa Jais</dc:creator>
	<dc:creator>Albaiti</dc:creator>
	<dc:creator>jenmau, irjasepriyanyo</dc:creator>
	<dc:creator>Suaka, Irwandi Yogo</dc:creator>
	<dc:creator>Amsad, Lusia Narsia</dc:creator>
	<dc:creator>Bwefar, Marsia Isa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">keterlibatan siswa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Cooperative Learning Together</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">hasil belajar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">reaksi kimia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">penyetaraan reaksi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Keterlibatan siswa merupakan faktor penting dalam pembelajaran kimia karena berperan dalam meningkatkan aktivitas belajar, motivasi, dan pemahaman konsep. Namun, pembelajaran kimia pada materi reaksi kimia dan penyetaraan reaksi masih menunjukkan tingkat keterlibatan siswa yang belum optimal akibat pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterlibatan siswa serta hubungan dan pengaruh keterlibatan siswa terhadap hasil belajar setelah diterapkannya model Cooperative Learning Together. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas X-B SMA Negeri 7 Jayapura Tahun Ajaran 2025/2026. Data keterlibatan siswa dikumpulkan melalui angket yang mencakup aspek perilaku, emosional, dan kognitif, sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui tes akhir (posttest). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase keterlibatan perilaku sebesar 76,51%, emosional sebesar 67,37%, dan kognitif sebesar 64,31%. Hasil belajar siswa juga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 65,91%. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara keterlibatan siswa dan hasil belajar (r = 0,511; p &amp;lt; 0,05), sedangkan analisis regresi menunjukkan bahwa keterlibatan siswa memberikan kontribusi sebesar 26,12% terhadap variasi hasil belajar. Dengan demikian, penerapan model Cooperative Learning Together berpengaruh positif terhadap keterlibatan siswa dan hasil belajar kimia.
 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="id-ID">Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Cenderawasih</dc:publisher>
	<dc:date>2026-02-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="id-ID">Artikel</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PJCE/article/view/5212</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Papua journal of Chemical Education; Vol. 2 No. 1 (2026); 001-010</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Research In Action For Chemistry Education; Vol 2 No 1 (2026); 001-010</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PJCE/article/view/5212/3635</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="id-ID">Hak Cipta (c) 2026 Research In Action For Chemistry Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>