Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Pengembangan Popup Storybook berbasis Augmented Reality sebagai Media Alternatif Pembelajaran Bercerita

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 3 (2024) · pp. 487–496

DOI
10.25126/jtiik.938179
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2024-07-31
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Pembelajaran bercerita merupakan salah satu metode pembelajaran untuk pengembangan karakter anak. Pada TKIT Thoybah Batu, Media yang digunakan dalam pembelajaran bercerita pada TKIT Thoybah menggunakan media buku cerita yang berisikan gambar dan teks bacaan cerita. Namun, dari hasil wawancara kepada siswa menunjukkan bahwa media ajar buku sudah kurang diminati. Media ajar buku cerita bergambar hanya dipilih sebesar 23% oleh total siswa yang diwawancarai. Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah media ajar baru yang dapat membantu siswa meningkatkan minat belajar dengan menggabungkan buku cerita dan media smartphone berbasis Augmented Reality yang biasa disebut ARBook. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE sebagai metode pengembangan ARBook dikarenakan tahapan yang terstruktur dan felksibel dalam pengembangan media ajar. Media pembelajaran ARBook yang telah dibuat divalidasi kelayakan oleh beberapa para ahli yaitu ahli media dan ahli materi. Hasil validasi oleh ahli media mendapatkan rata-rata 94% dengan katagori sangat layak dan ahli materi mendapatkan rata-rata 91,6% dengan katagori sangat layak. Setelah validasi kelayakan oleh para ahli, media ARBook di ujikan kepada guru selaku pengguna untuk memvalidasi kesesuaian media dengan kebutuhan pengguna. Dari hasil tersebut didapatkan rata-rata 95,89% dengan kategori sangat layak sehingga media ARBook dinilai sudah memenuhi kebutuhan pengguna dan layak untuk bisa implementasikan pada siswa TK.

English

Pembelajaran bercerita merupakan salah satu metode pembelajaran untuk pengembangan karakter anak. Pada TKIT Thoybah Batu, Media yang digunakan dalam pembelajaran bercerita pada TKIT Thoybah adalah media buku cerita yang berisikan gambar dan teks bacaan cerita. Namun, dari hasil wawancara kepada guru pengajar dan siswa menunjukkan bahwa media ajar buku sudah kurang diminati sehingga hasil evaluasi belajar siswa dinilai tidak maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah media ajar baru yang dapat membantu siswa meningkatkan minat belajar dengan menggabungkan buku cerita dan media smartphone berbasis Augmented Reality yang biasa disebut ARBook. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE sebagai metode pengembangan ARBook dikarenakan tahapan yang terstruktur dan felksibel dalam pengembangan media ajar. Media pembelajaran ARBook yang telah dibuat divalidasi kelayakan oleh beberapa para ahli yaitu ahli media dan ahli materi. Hasil validasi oleh ahli media mendapatkan rata-rata 94% dan ahli materi mendapatkan rata-rata 91,6% yang menunjukkan bahawa hasil validasi kelayakan oleh ahli mendapatkan katagori sangat layak. Setelah validasi kelayakan oleh para ahli, media ARBook di ujikan kepada guru selaku pengguna untuk memvalidasi kesesuaian media dengan kebutuhan pengguna dan mendapatkan rata-rata 95,89% dengan kategori sangat layak. Dari hasil uji kelayakan oleh ahli media, ahli materi, dan guru pengajar, media ARBook dinilai sudah memenuhi kebutuhan pengguna dan dinilai layak untuk bisa diimplementasikan pada siswa TK guna meningkatkan minat belajar siswa. Abstract Storytelling learning is one of the learning methods for children's character development. At TKIT Thoybah Batu, the media that used in learning storytelling was storybook that containing illustrated pictures and text. However, based on student and teacher interviews result show that storybook is less popular that the results of student learning evaluations are considered not optimal. This research was conducted to create a new teaching media that can help students increase their interest in learning by combining storybooks and Augmented Reality-based smartphone media commonly called ARBook. This research uses the ADDIE development model as a method of developing ARBook due to the structured and flexible stages in the development of teaching media. The ARBook learning media that has been made is validated for feasibility by several experts, namely media experts and material experts. The validation results by media experts got an average of 94% and material experts got an average of 91.6%, which shows that the results of the feasibility validation by experts got a very feasible category. After validation of feasibility by experts, the ARBook media was tested on teachers as users to validate the suitability of the media to user needs and obtained an average of 95.89% in the very feasible category From the results of the feasibility test by media experts, material experts and teaching teachers, ARBook media was deemed to have met user needs and was considered suitable to be implemented with kindergarten students to increase students' interest in learning.

Keywords

Collaboration network of the authors

35 authors · 60 co-authorship links · 9 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • National Central University
  • Politeknik Negeri Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fitra Abdurrachman BachtiarUniversity of Brawijaya2
Ahmad Afif SupiantoUniversity of Brawijaya2
Wahyu Teja KusumaInstitut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW2
Fitri UtaminingrumUniversity of Brawijaya1
Waskitha WijayaUniversity of Brawijaya1
Moechammad SarosaPoliteknik Negeri Malang1
Mokhamad Hadi WijayaUniversity of Brawijaya1
Johan Andoyo Effendi NoorUniversity of Brawijaya1
Nurudin SantosoUniversity of Brawijaya1
Hanifah Muslimah Az-ZahraUniversity of Brawijaya1
Farassulthana Azzahra Willary YaasiinUniversity of Brawijaya1
Admi Rut SinanaUniversity of Brawijaya1
M Syauqi HarisInstitut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW1
Mochammad Isa AnshoriInstitut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW1
Sabriansyah Rizqika AkbarUniversity of Brawijaya1
Andrian Riza HermawanUniversity of Brawijaya1
Retno Indah RokhmawatiUniversity of Brawijaya1
Asyora Dewi PrabandaniUniversity of Brawijaya1
Tresnaningtiyas Sudartik PurboUniversity of Brawijaya1
Ratih Kartika DewiUniversity of Brawijaya1
Annisah AmaliaUniversity of Brawijaya1
Irsa Ainun Nisa Sofia Nur Rohma FaizaUniversity of Brawijaya1
Dwi Cahya Astriya NugrahaUniversity of Brawijaya1
Buce Trias HanggaraUniversity of Brawijaya1
Maulana Derifato AchmadUniversity of Brawijaya1
Stevania BereAffiliation unknown1
Stevania BereAffiliation unknown1
Hanas SubaktiNational Central University1
Muhammad AswinNational Central University1
Sherina IzzatyUniversity of Brawijaya1
Rizdania DermawiUniversity of Brawijaya1
Frihandhika PermanaUniversity of Brawijaya1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Pengembangan Popup Storybook berbasis Augmented Reality sebagai Media Alternatif Pembelajaran Bercerita</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Pengembangan Popup Storybook berbasis Augmented Reality sebagai Media Alternatif Pembelajaran Bercerita</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Sadewa, Arief Triatmaja Permana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Tolle, Herman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kurniawan, Tri Astoto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Augmented Reality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">ARBook</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">smartphone</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">ADDIE</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Pembelajaran bercerita merupakan salah satu metode pembelajaran untuk pengembangan karakter anak. Pada TKIT Thoybah Batu, Media yang digunakan dalam pembelajaran bercerita pada TKIT Thoybah menggunakan media buku cerita yang berisikan gambar dan teks bacaan cerita. Namun, dari hasil wawancara kepada siswa menunjukkan bahwa media ajar buku sudah kurang diminati. Media ajar buku cerita bergambar hanya dipilih sebesar 23% oleh total siswa yang diwawancarai. Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah media ajar baru yang dapat membantu siswa meningkatkan minat belajar dengan menggabungkan buku cerita dan media smartphone berbasis Augmented Reality yang biasa disebut ARBook. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE sebagai metode pengembangan ARBook dikarenakan tahapan yang terstruktur dan felksibel dalam pengembangan media ajar. Media pembelajaran ARBook yang telah dibuat divalidasi kelayakan oleh beberapa para ahli yaitu ahli media dan ahli materi. Hasil validasi oleh ahli media mendapatkan rata-rata 94% dengan katagori sangat layak dan ahli materi mendapatkan rata-rata 91,6% dengan katagori sangat layak. Setelah validasi kelayakan oleh para ahli, media ARBook di ujikan kepada guru selaku pengguna untuk memvalidasi kesesuaian media dengan kebutuhan pengguna. Dari hasil tersebut didapatkan rata-rata 95,89% dengan kategori sangat layak sehingga media ARBook dinilai sudah memenuhi kebutuhan pengguna dan layak untuk bisa implementasikan pada siswa TK.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Pembelajaran bercerita merupakan salah satu metode pembelajaran untuk pengembangan karakter anak. Pada TKIT Thoybah Batu, Media yang digunakan dalam pembelajaran bercerita pada TKIT Thoybah adalah media buku cerita yang berisikan gambar dan teks bacaan cerita. Namun, dari hasil wawancara kepada guru pengajar dan siswa menunjukkan bahwa media ajar buku sudah kurang diminati sehingga hasil evaluasi belajar siswa dinilai tidak maksimal. Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah media ajar baru yang dapat membantu siswa meningkatkan minat belajar dengan menggabungkan buku cerita dan media smartphone berbasis Augmented Reality yang biasa disebut ARBook. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE sebagai metode pengembangan ARBook dikarenakan tahapan yang terstruktur dan felksibel dalam pengembangan media ajar. Media pembelajaran ARBook yang telah dibuat divalidasi kelayakan oleh beberapa para ahli yaitu ahli media dan ahli materi. Hasil validasi oleh ahli media mendapatkan rata-rata 94% dan ahli materi mendapatkan rata-rata 91,6% yang menunjukkan bahawa hasil validasi kelayakan oleh ahli mendapatkan katagori sangat layak. Setelah validasi kelayakan oleh para ahli, media ARBook di ujikan kepada guru selaku pengguna untuk memvalidasi kesesuaian media dengan kebutuhan pengguna dan mendapatkan rata-rata 95,89% dengan kategori sangat layak. Dari hasil uji kelayakan oleh ahli media, ahli materi, dan guru pengajar, media ARBook dinilai sudah memenuhi kebutuhan pengguna dan dinilai layak untuk bisa diimplementasikan pada siswa TK guna meningkatkan minat belajar siswa.
 
Abstract
 
Storytelling learning is one of the learning methods for children's character development. At TKIT Thoybah Batu, the media that used in learning storytelling was storybook that containing illustrated pictures and text. However, based on student and teacher interviews result show that storybook is less popular that the results of student learning evaluations are considered not optimal. This research was conducted to create a new teaching media that can help students increase their interest in learning by combining storybooks and Augmented Reality-based smartphone media commonly called ARBook. This research uses the ADDIE development model as a method of developing ARBook due to the structured and flexible stages in the development of teaching media. The ARBook learning media that has been made is validated for feasibility by several experts, namely media experts and material experts. The validation results by media experts got an average of 94% and material experts got an average of 91.6%, which shows that the results of the feasibility validation by experts got a very feasible category. After validation of feasibility by experts, the ARBook media was tested on teachers as users to validate the suitability of the media to user needs and obtained an average of 95.89% in the very feasible category From the results of the feasibility test by media experts, material experts and teaching teachers, ARBook media was deemed to have met user needs and was considered suitable to be implemented with kindergarten students to increase students' interest in learning.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8179</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.938179</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 11 No 3: Juni 2024; 487-496</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 11 No. 3: Juni 2024; 487-496</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.113</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8179/1307</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>