Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Diseminasi Teknologi Pembuatan Konsentrat Protein Ikan dan Aplikasinya Pada Produk Kukis di Kabupaten Wonogiri

Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2024) · pp. 27–34

DOI
10.35911/bambulaut.v1i2.37322
ISSN
3047-4604
Published
2024-10-10
Publisher
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Keberadaan Bendungan Serbaguna Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar khususnya sebagai area budidaya ikan. Pemanfaatan ikan di sekitar bendungan masih terbatas dalam bentuk olahan digoreng dan dibakar. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat sekitar waduk terkait produk olahan ikan masih terbatas, karena belum adanya produk bernilai tambah dari pengolahan ikan yang dijual. Melalui program pengabdian masyarakat dosen pulang kampung, maka dilakukan diseminasi teknologi pengolahan ikan dalam bentuk konsentrat protein ikan dan aplikasinya pada produk kukis. Kegiatan diseminasi dilakukan di Aula Alami Sayang Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri pada Kamis 25 Juli 2024. Sebanyak 30 peserta ikut dalam kegiatan ini yang berasal dari 2 polakshar yaitu Rejo Makmur sebanyak 20 orang dan Alfatah sebanyak 10 orang. Peserta dipandu instruktur berhasil membuat Cashew London Cookies dan Garlic Cheese Cookies yang diperkaya dengan konsentrat protein ikan. Hasi uji sensori hedonik yang dilakukan peserta, penambahan konsentrat protein ikan pada Cashew London Cookies meningkatkan nilai penerimaan panelis pada semua parameter (kenampakan, warna, aroma, rasa, tekstur dan keseluruhan). Sebaliknya penambahan konsentrat protein ikan pada Garlic Cheese Cookies menurunkan nilai penerimaan panelis pada semua parameter. Materi pelatihan yang disampaikan dipahami dengan baik oleh peserta dengan meningkatnya nilai post-test dibandingkan dengan pre-test dengan rata-rata nilai pre-test 86,67 dan nilai post-test 95,67.

Keywords

Collaboration network of the authors

33 authors · 137 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Bandung Institute of Technology
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Zacky Arivai SantosaeAffiliation unknown6
M. Haekal TiftazaniAffiliation unknown6
Aulia HidayatiAffiliation unknown6
Cahyuning IsnainiAffiliation unknown4
Rinaldi MunirBandung Institute of Technology2
Sarwono SutiknoBandung Institute of Technology2
Wiseto Prasetyo AgungAffiliation unknown2
Gansuar SepriAffiliation unknown2
Nadia AuliaAffiliation unknown2
Qori Jihan AtiqahAffiliation unknown2
Muhammad Haychal SyahdamiAffiliation unknown2
Bintang Javier AnwarAffiliation unknown2
Iriani SetyaningsihAffiliation unknown2
Luky AdriantoAffiliation unknown2
Sugeng Heri SusenoAffiliation unknown2
Shelika AdeliaAffiliation unknown2
Zacky A SantosaAffiliation unknown2
Safrina D HardiningtyasAffiliation unknown2
Judhi SantosoBandung Institute of Technology1
Widyawardhana AdiprawitaBandung Institute of Technology1
Dewiana NovitasariAffiliation unknown1
Ipang SasonoAffiliation unknown1
Rachma Nadhila SudiyonoAffiliation unknown1
Masduki AsbariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Diseminasi Teknologi Pembuatan Konsentrat Protein Ikan dan Aplikasinya Pada Produk Kukis di Kabupaten Wonogiri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Santoso, Joko</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Trilaksani, Wini </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Riyanto, Bambang</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramadhan, Wahyu </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tarman, Kustiariyah </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arivai Santosae, Zacky</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widiarsyah, Farel </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Heri Suseno, Sugeng </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arafah, Purnama  </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">diseminasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">diversifikasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">konsentrat protein ikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kukis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Keberadaan Bendungan Serbaguna Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar khususnya sebagai area budidaya ikan.  Pemanfaatan ikan di sekitar bendungan masih terbatas dalam bentuk olahan digoreng dan dibakar. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat sekitar waduk terkait produk olahan ikan masih terbatas, karena belum adanya produk bernilai tambah dari pengolahan ikan yang dijual.  Melalui program pengabdian masyarakat dosen pulang kampung, maka dilakukan diseminasi teknologi pengolahan ikan dalam bentuk konsentrat protein ikan dan aplikasinya pada produk kukis.  Kegiatan diseminasi dilakukan di Aula Alami Sayang Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri pada Kamis 25 Juli 2024. Sebanyak 30 peserta ikut dalam kegiatan ini yang berasal dari 2 polakshar yaitu Rejo Makmur sebanyak 20 orang dan Alfatah sebanyak 10 orang.  Peserta dipandu instruktur berhasil membuat Cashew London Cookies dan Garlic Cheese Cookies yang diperkaya dengan  konsentrat protein ikan. Hasi uji sensori hedonik yang dilakukan peserta, penambahan konsentrat protein ikan pada Cashew London Cookies meningkatkan nilai penerimaan panelis pada semua parameter (kenampakan, warna, aroma, rasa, tekstur dan keseluruhan).  Sebaliknya penambahan konsentrat protein ikan pada Garlic Cheese Cookies menurunkan nilai penerimaan panelis pada semua parameter. Materi pelatihan yang disampaikan dipahami dengan baik oleh peserta dengan meningkatnya nilai post-test dibandingkan dengan pre-test dengan rata-rata nilai pre-test 86,67 dan nilai post-test 95,67.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/article/view/37322</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.35911/bambulaut.v1i2.37322</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat; VOLUME 1, NOMOR 2, OKTOBER 2024; 27 - 34</dc:source>
	<dc:source>3047-4604</dc:source>
	<dc:source>10.35911/bambulaut.v1i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/article/view/37322/12052</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>