Jurnal
Ternak di Kabupaten Jeneponto: Lebih dari Sekadar Kuda
Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 7–9
ISSN 3047-4604
Published 2025-10-04
Publisher Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin
Language en
Abstract
Kabupaten Jeneponto di Provinsi Sulawesi Selatan dikenal luas sebagai "Kota Kuda" karena kuatnya tradisi masyarakat dalam memelihara kuda, baik sebagai simbol budaya maupun sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, potensi peternakan di Jeneponto jauh lebih beragam. Artikel ini membahas sektor peternakan di Jeneponto secara menyeluruh, mulai dari populasi kuda, sapi, kambing, hingga ternak lainnya seperti kerbau, ayam kampung, domba, dan itik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun kuda menjadi ikon daerah, sapi dan kambing juga merupakan komoditas unggulan dengan sistem pemeliharaan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Pengelolaan ternak sebagian besar masih bersifat konvensional dan menjadi usaha sampingan masyarakat. Namun, meningkatnya permintaan pasar, khususnya terhadap kambing dan sapi, membuka peluang pengembangan sektor peternakan yang lebih produktif dan berorientasi bisnis di masa depan.
Collaboration network of the authors
13 authors ·
34 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.
Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/oai,
first harvested 2 Nov 2026,
last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="en">Ternak di Kabupaten Jeneponto: Lebih dari Sekadar Kuda</dc:title>
<dc:creator xml:lang="en">Pratama, Muh. Rezki</dc:creator>
<dc:creator xml:lang="en">Rengko, Sumarlin</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="en">Jeneponto</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">kambing</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">kuda</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">peternakan</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">sapi</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en"> sistem tradisional</dc:subject>
<dc:description xml:lang="en">Kabupaten Jeneponto di Provinsi Sulawesi Selatan dikenal luas sebagai "Kota Kuda" karena kuatnya tradisi masyarakat dalam memelihara kuda, baik sebagai simbol budaya maupun sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, potensi peternakan di Jeneponto jauh lebih beragam. Artikel ini membahas sektor peternakan di Jeneponto secara menyeluruh, mulai dari populasi kuda, sapi, kambing, hingga ternak lainnya seperti kerbau, ayam kampung, domba, dan itik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun kuda menjadi ikon daerah, sapi dan kambing juga merupakan komoditas unggulan dengan sistem pemeliharaan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Pengelolaan ternak sebagian besar masih bersifat konvensional dan menjadi usaha sampingan masyarakat. Namun, meningkatnya permintaan pasar, khususnya terhadap kambing dan sapi, membuka peluang pengembangan sektor peternakan yang lebih produktif dan berorientasi bisnis di masa depan.</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
<dc:date>2025-10-04</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/article/view/43748</dc:identifier>
<dc:identifier>10.35911/bambulaut.v2i2.43748</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en">Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat; VOLUME 2, NOMOR 2, OKTOBER 2025; 7-9</dc:source>
<dc:source>3047-4604</dc:source>
<dc:source>10.35911/bambulaut.v2i2</dc:source>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/article/view/43748/13443</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Citations and indexing
OpenAlex
Not checked
Crossref
Not checked
Cite this article
APA 7
Pratama, M. R., & Rengko, S. (2025). Ternak di Kabupaten Jeneponto: Lebih dari Sekadar Kuda. Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat, UME(MOR), 7–9. https://doi.org/10.35911/bambulaut.v2i2.43748
Copy
IEEE
M. R. Pratama and S. Rengko, “Ternak di Kabupaten Jeneponto: Lebih dari Sekadar Kuda,” Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. UME, no. MOR, pp. 7–9, 2025, doi: 10.35911/bambulaut.v2i2.43748.
Copy
Generated from the journal's metadata; check author names before use.