Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Gerakan Literasi Digital untuk Anak Down Syndrome

Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2026) · pp. 41–45

DOI
10.35911/bambulaut.v3i1.47383
ISSN
3047-4604
Published
2026-03-12
Publisher
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Anak dengan Down Syndrome lebih rentan mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies, gingivitis, maloklusi, dan keterlambatan erupsi gigi. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan motorik serta rendahnya pemahaman anak dan orang tua dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan gigi dan mulut pada anak Down Syndrome melalui media buku Augmented Reality (AR) 3D sebagai sarana edukasi interaktif dalam Gerakan Literasi Digital. Kegiatan dilaksanakan pada Juli - September 2025 di Rumah Singgah Komunitas Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (KOADS), Makassar. Tahapan kegiatan meliputi: (1) survei dengan melakukan pemeriksaan gigi dan mulut serta melakukan pre-test kuesioner; (2) pembuatan buku AR; (3) post-test kuesioner dalam rangka pengumpulan data dan dampak dari buku AR; dan (4) pendampingan interaktif oleh residen (PPDGS). Hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor 7,6 dan meningkat menjadi 18,3 pada post-test. Anak menunjukkan antusiasme lebih tinggi dalam belajar, sementara orang tua merasa terbantu dalam mendampingi anak menyikat gigi. Pemeriksaan gigi juga menemukan kasus karies yang dapat ditindaklanjuti. Penggunaan buku AR 3D terbukti efektif meningkatkan pemahaman serta partisipasi anak dan orang tua.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 190 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sri RamadanyAffiliation unknown3
Cahya ArumdaniAffiliation unknown3
Emmy RiskaAffiliation unknown3
Nurdhian AfrianiAffiliation unknown3
Nika PermataAffiliation unknown3
Rabbania PaloloangAffiliation unknown3
Aliefah PutriAffiliation unknown3
Aidah Juliaty A BasoAffiliation unknown2
Abyan RamadhanAffiliation unknown2
Alif DarmawanAffiliation unknown2
Alders PalilingUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Mardiawati MardiawatiUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Salwiah SalwiahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Asmuddin AsmuddinAffiliation unknown1
Sahlan SahlanAffiliation unknown1
Yusrafiddin YusrafiddinAffiliation unknown1
Pakpahan PakpahanAffiliation unknown1
Muhtar AsshagabAffiliation unknown1
Rangga Meidianto AsriAffiliation unknown1
Arnis Puspitha RAffiliation unknown1
Muhammad Alif Sya’ban MahfudAffiliation unknown1
Andi Nokhaidah NurkhasanahAffiliation unknown1
Diany ElimAffiliation unknown1
Nur SyafikaAffiliation unknown1
Aliyah SukmaAffiliation unknown1
Muhammad AkramAffiliation unknown1
Mulhaeriah MulhaeriahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Gerakan Literasi Digital untuk Anak Down Syndrome</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Marhamah, Marhamah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Harun Achmad, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Horax, Sherly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fajriani, Fajriani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Maddeppungeng, Martira</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramadhany, Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Erika, Kadek Ayu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mutmainnah, Nurul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Apriliani, Fitri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Radiyusman, Jumiati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Palinggi, Anastasia Melisa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sukma, Normayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Furoida, Yusnida</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">literasi digital</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">down syndrom</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kesehatan gigi dan mulut</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">augmented reality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">edukasi interaktif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Anak dengan Down Syndrome lebih rentan mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies, gingivitis, maloklusi, dan keterlambatan erupsi gigi. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan motorik serta rendahnya pemahaman anak dan orang tua dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan gigi dan mulut pada anak Down Syndrome melalui media buku Augmented Reality (AR) 3D sebagai sarana edukasi interaktif dalam Gerakan Literasi Digital. Kegiatan dilaksanakan pada Juli - September 2025 di Rumah Singgah Komunitas Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (KOADS), Makassar. Tahapan kegiatan meliputi: (1) survei dengan melakukan pemeriksaan gigi dan mulut serta melakukan pre-test kuesioner; (2) pembuatan buku AR; (3) post-test kuesioner dalam rangka pengumpulan data dan dampak dari buku AR; dan (4) pendampingan interaktif oleh residen (PPDGS). Hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor 7,6 dan meningkat menjadi 18,3 pada post-test. Anak menunjukkan antusiasme lebih tinggi dalam belajar, sementara orang tua merasa terbantu dalam mendampingi anak menyikat gigi. Pemeriksaan gigi juga menemukan kasus karies yang dapat ditindaklanjuti. Penggunaan buku AR 3D terbukti efektif meningkatkan pemahaman serta partisipasi anak dan orang tua.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/article/view/47383</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.35911/bambulaut.v3i1.47383</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat; VOLUME 3, NOMOR 1, APRIL 2026; 41-45</dc:source>
	<dc:source>3047-4604</dc:source>
	<dc:source>10.35911/bambulaut.v3i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/article/view/47383/14220</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>