Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemberdayaan Masyarakat Desa Ujung Labuang untuk Ketahan Pangan Melalui Daur Ulang Botol Plastik Sebagai Media Tanam Sayur

Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2026) · pp. 22–28

DOI
10.35911/bambulaut.v3i1.47922
ISSN
3047-4604
Published
2026-03-12
Publisher
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola botol plastik bekas menjadi media tanam, serta (2) mendorong penerapan berkelanjutan praktik reuse yang terintegrasi dengan budidaya sayuran skala rumah tangga di Desa Ujung Labuang, Kabupaten Pinrang. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif-partisipatif dengan pendampingan intensif selama satu minggu, dirancang dalam tiga tahapan sistematis: pra-pelaksanaan (observasi lapangan dan koordinasi stakeholder), pelaksanaan inti (sosialisasi materi dan demonstrasi partisipatif pembuatan pot dari botol plastik bekas ukuran 1,5 liter), serta evaluasi (monitoring rumah peserta dan edukasi ulang teknis budidaya). Sebanyak 39 ibu rumah tangga dari tiga dusun berpartisipasi aktif (95%) dalam sesi demonstrasi dan berhasil membuat pot fungsional secara mandiri. Hasil monitoring terhadap lima peserta terpilih menunjukkan 60% berhasil menumbuhkan sayuran (sawi/pakcoy) hingga fase vegetatif dan 60% konsisten merawat tanaman harian, mengindikasikan terbentuknya integrasi awal antara pengelolaan sampah dan ketahanan pangan rumah tangga. Temuan kritis menunjukkan bahwa transformasi persepsi masyarakat dari memandang botol plastik sebagai limbah menjadi sumber daya bernilai nol merupakan fondasi keberhasilan program. Namun, keberlanjutan jangka panjang menghadapi tantangan berupa keterbatasan durasi pendampingan dan ketergantungan pada input eksternal untuk mengatasi karakteristik tanah berpasir wilayah pesisir. Program ini membuktikan bahwa integrasi prinsip reuse dengan optimalisasi pekarangan terbatas dapat menjadi solusi ganda bagi pengurangan sampah plastik dan penguatan ketahanan pangan di wilayah pesisir.

Keywords

Collaboration network of the authors

33 authors · 109 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ilham JayaAffiliation unknown2
Najamuddin NajamuddinAffiliation unknown2
Musdalifah MusdalifahAffiliation unknown1
Alif GunawanAffiliation unknown1
Ummu Kalzum BakhtiarAffiliation unknown1
Izza Amalia HamzarAffiliation unknown1
Muh. NurllhamAffiliation unknown1
Nur Muzhaffarah Fhathana SapriadiAffiliation unknown1
Nurul Afni SaskiaAffiliation unknown1
Andi Kirey Ananda Regita RamliAffiliation unknown1
Inggit NurvadillaAffiliation unknown1
Niswa AtaliaAffiliation unknown1
Andi Nurul HidayahAffiliation unknown1
A. Astri SyarifAffiliation unknown1
Muhammad Ikhsan AmirAffiliation unknown1
Nosakros AryaHasanuddin University1
Abdul Rasyid JalilAffiliation unknown1
Samsuddin AminAffiliation unknown1
Andi Assir MarimbaAffiliation unknown1
Musbir MusbirAffiliation unknown1
Achmar MallawaAffiliation unknown1
Mahfud PaloAffiliation unknown1
Andi MarimbaAffiliation unknown1
Mukti ZainuddinAffiliation unknown1
M HajarAffiliation unknown1
KamaruddinUniversitas Muhammadiyah Kendari1
Abd. Rasyid JailAffiliation unknown1
Muhammad IsmanAffiliation unknown1
Fredryk MandeyAffiliation unknown1
Beatrix SaludungAffiliation unknown1
Delvia Datu PadangAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pemberdayaan Masyarakat Desa Ujung Labuang untuk Ketahan Pangan Melalui Daur Ulang Botol Plastik Sebagai Media Tanam Sayur</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Reni, Reni Julianti Thamrin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurnia, Muhammad</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">ketahanan pangan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">media tanam alternatif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengelolaan sampah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Program pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola botol plastik bekas menjadi media tanam, serta (2) mendorong penerapan berkelanjutan praktik reuse yang terintegrasi dengan budidaya sayuran skala rumah tangga di Desa Ujung Labuang, Kabupaten Pinrang. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif-partisipatif dengan pendampingan intensif selama satu minggu, dirancang dalam tiga tahapan sistematis: pra-pelaksanaan (observasi lapangan dan koordinasi stakeholder), pelaksanaan inti (sosialisasi materi dan demonstrasi partisipatif pembuatan pot dari botol plastik bekas ukuran 1,5 liter), serta evaluasi (monitoring rumah peserta dan edukasi ulang teknis budidaya). Sebanyak 39 ibu rumah tangga dari tiga dusun berpartisipasi aktif (95%) dalam sesi demonstrasi dan berhasil membuat pot fungsional secara mandiri. Hasil monitoring terhadap lima peserta terpilih menunjukkan 60% berhasil menumbuhkan sayuran (sawi/pakcoy) hingga fase vegetatif dan 60% konsisten merawat tanaman harian, mengindikasikan terbentuknya integrasi awal antara pengelolaan sampah dan ketahanan pangan rumah tangga. Temuan kritis menunjukkan bahwa transformasi persepsi masyarakat dari memandang botol plastik sebagai limbah menjadi sumber daya bernilai nol merupakan fondasi keberhasilan program. Namun, keberlanjutan jangka panjang menghadapi tantangan berupa keterbatasan durasi pendampingan dan ketergantungan pada input eksternal untuk mengatasi karakteristik tanah berpasir wilayah pesisir. Program ini membuktikan bahwa integrasi prinsip reuse dengan optimalisasi pekarangan terbatas dapat menjadi solusi ganda bagi pengurangan sampah plastik dan penguatan ketahanan pangan di wilayah pesisir.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/article/view/47922</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.35911/bambulaut.v3i1.47922</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat; VOLUME 3, NOMOR 1, APRIL 2026; 22-28</dc:source>
	<dc:source>3047-4604</dc:source>
	<dc:source>10.35911/bambulaut.v3i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bambulaut/article/view/47922/14222</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat</dc:rights>
</oai_dc:dc>