Jurnal
Kolaborasi Satu Tema Beragam Aktivitas: Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Lembang Sikuku’, Toraja Utara
Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2026) · hlm. 7–14
- ISSN
- 3047-4604
- Terbit
- 2026-03-12
- Penerbit
- Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin
- Bahasa
- en
Abstrak
Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Toraja Utara, khususnya di Lembang Sikuku’, merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang menekankan keseimbangan antara pelestarian budaya, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Potensi wisata berupa panorama alam, hutan adat, serta kekayaan budaya lokal seperti rumah adat tongkonan dan ritual tradisional menjadi daya tarik utama yang perlu dikelola secara inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin Gelombang-114 dilaksanakan dengan pendekatan Single Theme Multiple Activities (S-T-M-A), yaitu strategi pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan berbagai program dalam satu tema besar “Pengembangan Desa Pariwisata Berkelanjutan.” Maksud kegiatan ini adalah mendukung pembangunan desa wisata berbasis kearifan lokal, sedangkan tujuan utamanya memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi, promosi digital, konservasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi kreatif. Manfaat yang diharapkan adalah terciptanya model pengembangan pariwisata yang inklusif, ramah lingkungan, dan memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi: (1) tersusunnya Buku Profil dan Peta Digital Lembang Sikuku’ sebagai sarana dokumentasi dan promosi wisata; (2) terlaksananya sosialisasi keselamatan berkendara, edukasi pelestarian budaya, serta pemasangan reflektor jalan untuk mendukung aksesibilitas dan keamanan; (3) peningkatan kesehatan masyarakat melalui modul edukasi jajanan sehat, panduan pembuatan sabun ramah lingkungan, serta kegiatan kebersihan desa; dan (4) penerapan teknologi tepat guna berupa produk lilin aromaterapi dari minyak jelantah, biopestisida nabati, serta bio-briket dari limbah pertanian. Luaran tersebut menunjukkan ketercapaian nyata dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kreatif lokal yang berorientasi pada keberlanjutan.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
19 penulis · 72 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Syabrina Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Magfirah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Haikal Tauhidy | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rasmawati Rasyid | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Faried Ramadhan Yamin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sulaeha Thamrin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Kurnia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Beatrix Saludung | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Delvia Datu Padang | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.