Jurnal
Model Strategi Kolaboratif Berbasis-Satu Tema Beragam Aktivitas sebagai Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Maccorawalie, Sidenreng Rappang
Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat · Vol. UME No. MOR (2026) · pp. 82–89
- ISSN
- 3047-4604
- Published
- 2026-09-28
- Publisher
- Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin Gelombang 115 di Kelurahan Maccorawalie, Kabupaten Sidenreng Rappang, menerapkan strategi Satu Tema Beragam Aktivitas (S‒T‒B‒A) dengan fokus pada inovasi daerah untuk percepatan pembangunan berkelanjutan. Pendekatan ini melibatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan solusi berbasis potensi lokal. Program utama mencakup digitalisasi layanan publik, penerapan teknologi tepat guna, serta peningkatan kesehatan dan kebersihan lingkungan. Luaran yang dihasilkan meliputi Buku Profil Kelurahan Maccorawalie, Identitas visual produk UMKM, prototipe green-wall untuk penghijauan sekolah, kebun percontohan dengan sistem irigasi tetes, serta produk kreatif berbasis eco-print. Analisis menunjukkan kontribusi nyata terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, mendorong ekonomi lokal berbasis UMKM, serta menumbuhkan budaya inovasi di tingkat akar rumput. Dengan demikian, kegiatan KKNT di Kelurahan Maccorawalie menjadi katalis penting bagi percepatan pembangunan berkelanjutan di Sidrap, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional dan global.
Keywords
Collaboration network of the authors
20 authors · 73 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Sheldy Arung Lebang | Affiliation unknown | 1 |
| Nadia Yustika | Affiliation unknown | 1 |
| Mayline Markus | Affiliation unknown | 1 |
| Derlis Sisilia | Affiliation unknown | 1 |
| Ata Sarungallo | Affiliation unknown | 1 |
| Ibnu Arafah | Affiliation unknown | 1 |
| Irianto Paliu L. D. Bakka | Affiliation unknown | 1 |
| Riadi Ina Pasomba | Affiliation unknown | 1 |
| Widya Junianti | Affiliation unknown | 1 |
| Baso Arya Fatur Rahman | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Kurnia | Affiliation unknown | 1 |
| Beatrix Saludung | Affiliation unknown | 1 |
| Delvia Datu Padang | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.