Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Sistem Klasifikasi Jenis Sampah Berdasarkan Kombinasi Fitur Warnac Tekstur Menggunakan Artifical Neural Network Berbasis Pengolahan Citra Digital

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 2 (2024) · pp. 411–420

DOI
10.25126/jtiik.20241128330
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2024-08-26
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Pengelolaan sampah merupakan isu multisektor yang memiliki dampak dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Sampah sangat penting untuk dikelola dengan baik untuk meminimalisir dampak negated dan memaksimalkan dampak positifnya pada masyarakat. Dalam pengelolaan sampah, sampah dibagi ke dalam dua jenis yaitu sampah organik dan anorganik. Agar dapat dikelola dengan mudah dan efektif, sampah harus dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Namun, diberbagai tempat pembuangan sampah, dua jenis sampah tersebut masih tercampur antara satu sama lain. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan implementasi teknologi pengolahan citra digital untuk pemilahan sampah menggunakan metode Artifical Neural Network. Adapun metode yang diusulkan terdiri atas enam tahap yaitu, tahap akuisisi citra, preprocessing, segmentasi, morfologi, ekstraksi fitur, dan klasifikasi berdasarkan model jaringan syaraf tiruan yang telah dilatih. Pada penelitian ini juga, dilakukan beberapa skenario pengujian untuk menentukan kombinasi fitur yang memiliki tingkat akurasi terbaik. Hasil pengujian menunjukkan 2 kombinasi fitur terbaik yaitu fitur warna HSV, LAB dan fitur tekstur. Berdasarkan hasil pengujian terhadap 210 citra uji, diperoleh rata-rata precision 84,11%, recall 84.16%, F1-Score 84,08% dan akurasi keseluruhan mencapai 84%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengelompokan jenis sampah telah dilakukan dengan cukup akurat.

English

Pengelolaan sampah merupakan isu multisektor yang memiliki dampak dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam pengelolaan sampah yang efektif bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga tentang melindungi kesehatan masyarakat dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Sampah harus dikelola dengan cermat untuk mengurangi dampak negatifnya dan memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat. Namun, di berbagai lokasi pembuangan sampah, kecenderungan campuran antara sampah organik dan anorganik masih menjadi tantangan yang signifikan. Hal ini tidak hanya menghambat efisiensi proses pengelolaan sampah, tetapi juga meningkatkan risiko pencemaran lingkungan yang berpotensi merugikan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, penggunaan teknologi pengolahan citra digital dengan metode Artificial Neural Network (ANN) menjadi krusial. Metode ini tidak hanya dapat memilah sampah dengan lebih efisien, tetapi juga memberikan kemungkinan untuk meminimalkan kesalahan dalam pengelompokan sampah. Adapun metode yang disarankan terdiri dari enam tahap yaitu, tahap akuisisi citra, preprocessing, segmentasi, morfologi, ekstraksi fitur, dan klasifikasi berdasarkan model jaringan syaraf tiruan yang telah dilatih. Pada penelitian ini juga, dilakukan beberapa skenario pengujian untuk menentukan kombinasi fitur yang memiliki tingkat akurasi terbaik. Hasil pengujian menunjukkan 2 kombinasi fitur terbaik yaitu fitur warna HSV, LAB dan fitur tekstur. Berdasarkan hasil pengujian terhadap 210 citra uji, diperoleh rata-rata precision 84,11%, recall 84.16%, F1-Score 84,08% dan akurasi keseluruhan mencapai 84%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengelompokan jenis sampah telah dilakukan dengan cukup akurat. Abstract Waste management is a multisector issue that has an impact on various aspects of human life. Effective waste management is not only about cleaning the environment, but also about protecting public health and promoting sustainable development. Waste must be managed carefully to reduce its negative impacts and maximize its benefits for society. However, in various waste disposal locations, the tendency for mixing organic and inorganic waste is still a significant challenge. This not only hampers the efficiency of the waste management process, but also increases the risk of potentially detrimental environmental pollution. Therefore, in this research, the use of digital image processing technology using the Artificial Neural Network (ANN) method is crucial. This method can not only sort waste more efficiently, but also provides the possibility to minimize errors in waste grouping. The proposed method consists of six stages, namely, image acquisition, preprocessing, segmentation, morphology, feature extraction and classification based on a drilled artificial neural network model. In this research, several test scenarios were also carried out to determine the combination of features that had the best level of accuracy. The test results show the 2 best feature combinations, namely HSV color features, LAB and texture features. Based on test results on 210 test images, an average precision of 84.11%, recall of 84.16%, F1-Score of 84.08% and overall accuracy of 84% were obtained. These results indicate that the classification of waste types has been carried out quite accurately.

Keywords

Collaboration network of the authors

22 authors · 64 co-authorship links · 9 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Makassar
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Institut Teknologi dan Sains Mandala
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Saiful Bahri MusaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
WulandariState University of Makassar2
SasmitaState University of Makassar2
Musda Rida MuliaState University of Makassar2
Andi Sadri AgungState University of Makassar2
Agus Zainal ArifinInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Saprina MamaseInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ahmad Mustofa HadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Anny YuniartiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Supria SupriaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Susiana SariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Abdul WahidInstitut Teknologi dan Sains Mandala1
Sardar Faroq Ahmad KhanAffiliation unknown1
Fitria Nur Dina SalamAffiliation unknown1
Magfirah AuliaAffiliation unknown1
Rezki Nurul Jariah S.IntamAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Sistem Klasifikasi Jenis Sampah Berdasarkan Kombinasi Fitur Warnac Tekstur Menggunakan Artifical Neural Network Berbasis Pengolahan Citra Digital</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Sistem Klasifikasi Jenis Sampah Berdasarkan Kombinasi Fitur Warnac Tekstur Menggunakan Artifical Neural Network Berbasis Pengolahan Citra Digital</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">S.Intam, Rezki Nurul Jariah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Raihan, Ahmad </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Alfajri, Muh</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kaswar , Andi Baso</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Andayani, Dyah Darma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Asnidar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Jaringan Syaraf Tiruan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Klasifikasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">pengolahan citra</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">Sampah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Pengelolaan sampah merupakan isu multisektor yang memiliki dampak dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Sampah sangat penting untuk dikelola dengan baik untuk meminimalisir dampak negated dan memaksimalkan dampak positifnya pada masyarakat. Dalam pengelolaan sampah, sampah dibagi ke dalam dua jenis yaitu sampah organik dan anorganik. Agar dapat dikelola dengan mudah dan efektif, sampah harus dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Namun, diberbagai tempat pembuangan sampah, dua jenis sampah tersebut masih tercampur antara satu sama lain. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan implementasi teknologi pengolahan citra digital untuk pemilahan sampah menggunakan metode Artifical Neural Network. Adapun metode yang diusulkan terdiri atas enam tahap yaitu, tahap akuisisi citra, preprocessing, segmentasi, morfologi, ekstraksi fitur, dan klasifikasi berdasarkan model jaringan syaraf tiruan yang telah dilatih. Pada penelitian ini juga, dilakukan beberapa skenario pengujian untuk menentukan kombinasi fitur yang memiliki tingkat akurasi terbaik. Hasil pengujian menunjukkan 2 kombinasi fitur terbaik yaitu fitur warna HSV, LAB dan fitur tekstur. Berdasarkan hasil pengujian terhadap 210 citra uji, diperoleh rata-rata precision 84,11%, recall 84.16%, F1-Score 84,08% dan akurasi keseluruhan mencapai 84%.  Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengelompokan jenis sampah telah dilakukan dengan cukup akurat.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Pengelolaan sampah merupakan isu multisektor yang memiliki dampak dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam pengelolaan sampah yang efektif bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga tentang melindungi kesehatan masyarakat dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Sampah harus dikelola dengan cermat untuk mengurangi dampak negatifnya dan memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat. Namun, di berbagai lokasi pembuangan sampah, kecenderungan campuran antara sampah organik dan anorganik masih menjadi tantangan yang signifikan. Hal ini tidak hanya menghambat efisiensi proses pengelolaan sampah, tetapi juga meningkatkan risiko pencemaran lingkungan yang berpotensi merugikan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, penggunaan teknologi pengolahan citra digital dengan metode Artificial Neural Network (ANN) menjadi krusial. Metode ini tidak hanya dapat memilah sampah dengan lebih efisien, tetapi juga memberikan kemungkinan untuk meminimalkan kesalahan dalam pengelompokan sampah. Adapun metode yang disarankan terdiri dari enam tahap yaitu, tahap akuisisi citra, preprocessing, segmentasi, morfologi, ekstraksi fitur, dan klasifikasi berdasarkan model jaringan syaraf tiruan yang telah dilatih. Pada penelitian ini juga, dilakukan beberapa skenario pengujian untuk menentukan kombinasi fitur yang memiliki tingkat akurasi terbaik. Hasil pengujian menunjukkan 2 kombinasi fitur terbaik yaitu fitur warna HSV, LAB dan fitur tekstur. Berdasarkan hasil pengujian terhadap 210 citra uji, diperoleh rata-rata precision 84,11%, recall 84.16%, F1-Score 84,08% dan akurasi keseluruhan mencapai 84%.  Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengelompokan jenis sampah telah dilakukan dengan cukup akurat.
 
Abstract
Waste management is a multisector issue that has an impact on various aspects of human life. Effective waste management is not only about cleaning the environment, but also about protecting public health and promoting sustainable development. Waste must be managed carefully to reduce its negative impacts and maximize its benefits for society. However, in various waste disposal locations, the tendency for mixing organic and inorganic waste is still a significant challenge. This not only hampers the efficiency of the waste management process, but also increases the risk of potentially detrimental environmental pollution. Therefore, in this research, the use of digital image processing technology using the Artificial Neural Network (ANN) method is crucial. This method can not only sort waste more efficiently, but also provides the possibility to minimize errors in waste grouping. The proposed method consists of six stages, namely, image acquisition, preprocessing, segmentation, morphology, feature extraction and classification based on a drilled artificial neural network model. In this research, several test scenarios were also carried out to determine the combination of features that had the best level of accuracy. The test results show the 2 best feature combinations, namely HSV color features, LAB and texture features. Based on test results on 210 test images, an average precision of 84.11%, recall of 84.16%, F1-Score of 84.08% and overall accuracy of 84% were obtained. These results indicate that the classification of waste types has been carried out quite accurately.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8330</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.20241128330</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 11 No 2: April 2024; 411-420</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 11 No. 2: April 2024; 411-420</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.2024112</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8330/1298</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>