Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Struktur Dan Komposisi Jenis Hutan Mangrove Di Golo Sepang–Kecamatan Boleng Kabupaten Manggarai Barat

Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea · Vol. 3 No. 2 (2014) · pp. 151–162

DOI
10.18330/jwallacea.2014.vol3iss2pp151-162
ISSN
2407-7860, 2302-299X
Published
2014-06-30
Publisher
Foresty Faculty of Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komposisi jenis hutan mangrove di Desa Golo Sepang, Manggarai Barat. Indeks Nilai Penting (INP) dan Indeks keragaman yang diperoleh dari analisis vegetasi digunakan sebagai indikator untuk menggambarkan struktur dan keragaman hutan mangrove. Metode jalur dan garis berpetak digunakan dalam analisis vegetasi. Secara total terdapat 10 jalur dan 30 plot untuk mendapatkan data jenis-jenis mangrove, nilai parameter pertumbuhan (tinggi dan diameter) dan informasi terkait lainnya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 10 jenis dari 5 family yaitu Rhizophoraceae (Ceriops tagal (Perr), Rhizophora apiculata (Bi), R. mucronata Lmk., Bruguiera parviflora (Roxb.), B. sexangula (Lour) dan B. gymnorrizha (L.) Lamk.), Fabaceae (Derris trifoliata Lour), Meliaceae (Xylocarpus granatum Koen), Pteridaceae (Acrosthicum aereum Linn) dan Lythraceae (Phempis acidula Forst). R. apiculata (Bi) merupakan jenis yang paling dominan pada 7 dari 10 lokasi pengamatan. Pada dua lokasi yaitu di Sotri dan Muara kiri nilai INP jenis R. apiculata (Bi) mencapai 300%. Kerapatan individu/ha tertinggi terletak di Sotri yaitu 1.300 pohon/ha sedangkan yang terendah terdapat di Muara Kanan yaitu 100 pohon/ha. Keragaman jenis pada semua lokasi pengamatan masuk dalam kategori rendah dimana lokasi di Nampar Muara memiliki indeks keragaman paling tinggi yaitu sebesar 1,06.

Keywords

Collaboration network of the authors

5 authors · 7 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
SumardiAffiliation unknown1
Dhany YuniatiAffiliation unknown1
Bayu Adrian victorinoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Struktur Dan Komposisi Jenis Hutan Mangrove Di Golo Sepang–Kecamatan Boleng Kabupaten Manggarai Barat</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayatullah, M</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en"> Pujiono, Eko</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Hutan mangrove</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">stuktur dan komposisi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Golo Sepang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komposisi jenis hutan mangrove di Desa Golo Sepang, Manggarai Barat. Indeks Nilai Penting (INP) dan Indeks keragaman yang diperoleh dari analisis vegetasi digunakan sebagai indikator untuk menggambarkan struktur dan keragaman hutan mangrove. Metode jalur dan garis berpetak digunakan dalam analisis vegetasi. Secara total terdapat 10 jalur dan 30 plot untuk mendapatkan data jenis-jenis mangrove, nilai parameter pertumbuhan (tinggi dan diameter) dan informasi terkait lainnya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 10 jenis dari 5 family yaitu Rhizophoraceae (Ceriops tagal (Perr), Rhizophora apiculata (Bi), R. mucronata Lmk., Bruguiera parviflora (Roxb.), B. sexangula (Lour) dan B. gymnorrizha (L.) Lamk.), Fabaceae (Derris trifoliata Lour), Meliaceae (Xylocarpus granatum Koen), Pteridaceae (Acrosthicum aereum Linn) dan Lythraceae (Phempis acidula Forst). R. apiculata (Bi) merupakan jenis yang paling dominan pada 7 dari 10 lokasi pengamatan. Pada dua lokasi yaitu di Sotri dan Muara kiri nilai INP jenis R. apiculata (Bi) mencapai 300%. Kerapatan individu/ha tertinggi terletak di Sotri yaitu 1.300 pohon/ha sedangkan yang terendah terdapat di Muara Kanan yaitu 100 pohon/ha. Keragaman jenis pada semua lokasi pengamatan masuk dalam kategori rendah dimana lokasi di Nampar Muara memiliki indeks keragaman paling tinggi yaitu sebesar 1,06.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Foresty Faculty of Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2014-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/article/view/25882</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.18330/jwallacea.2014.vol3iss2pp151-162</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea; Vol. 3 No. 2 (2014); 151-162</dc:source>
	<dc:source>2407-7860</dc:source>
	<dc:source>2302-299X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/article/view/25882/9416</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2014 Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea</dc:rights>
</oai_dc:dc>