Jurnal
Sifat dasar dan potensi kegunaan kayu jabon merah
Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea · Vol. 3 No. 2 (2014) · pp. 163–175
- ISSN
- 2407-7860, 2302-299X
- Published
- 2014-06-30
- Publisher
- Foresty Faculty of Hasanuddin University
- Language
- en
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menguji sifat dasar (struktur anatomi, kimia, sifat fisik dan mekanik) kayu jabon merah (Anthocephalus macrophyllus (Roxb.) Havil) yang diambil dari hutan alam di Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan. Potensi kegunaan kayu ditetapkan dengan mempertimbangkan sifat dasar dan penggunaan kayu tersebut oleh penduduk setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu jabon merah berwarna kekuningan sedikit mengarah ke kemerahan, batas teras dan gubal tidak jelas, tekstur agak halus dan merata, arah serat lurus dan kadang-kadang agak berpadu, permukaan kayu agak mengkilap dan kesan raba agak licin sampai licin, kekerasan tergolong sedang. Serat sangat panjang, tebal dinding serat sangat tipis dan tergolong kualitas II untuk bahan baku pembuatan pulp kertas. Kadar selulosa dan ekstraktif tinggi, lignin sedang dan pentosan rendah. Berat jenis sedang (0,48), penyusutan sangat rendah dan tergolong kayu kelas kuat III. Potensi kegunaan untuk bahan bangunan dengan beban ringan di bawah atap, mebel murah, kerajinan, alat ukur dan gambar, pensil, kotak dan batang korek api, tusuk gigi, sendok dan gagang es krim, moulding, kayu komposit, pulp dan kertas, pallet, peti pembungkus dan cetakan beton.
Keywords
Collaboration network of the authors
3 authors · 2 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Albert D. Mangopang | Affiliation unknown | 1 |
| Hermin Tikupadang | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.