Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kualitas tanah dan pertumbuhan varietas murbei di Sentra Persutraan Alam Sulawesi Selatan

Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea · Vol. 10 No. 1 (2021) · pp. 81–91

DOI
10.18330/jwallacea.2021.vol10iss1pp81-91
ISSN
2407-7860, 2302-299X
Published
2021-03-31
Publisher
Foresty Faculty of Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah sentra industri persutraan alam di Indonesia. Daun murbei (Morus sp.) sebagai pakan bagi ulat sutra harus memenuhi kualitas dan kuantitas yang baik. Pertumbuhan tanaman murbei dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Kualitas tanah sebagai bagian utama dari faktor lingkungan mempunyai peran penting pembentukan kualitas tumbuhan pakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyeleksi lokasi yang optimal untuk pertumbuhan murbei dilanjutkan dengan seleksi terhadap kinerja varietas murbei pada lokasi terbaik (M. nigra, NI, KI 34, KI 41, AsI dan M. Multicaulis) di Sulawesi Selatan. Pengamatan kualitas tanah merupakan penelitian pendahuluan guna mengetahui kesesuaian tempat tumbuh murbei sebagai lokasi uji pertumbuhan varietas murbei. Evaluasi kualitas tanah dilakukan di beberapa lokasi: Desa Pising, Desa Sering (Kabupaten Soppeng), Desa Bekkae, Desa Walennae (Kabupaten Wajo), dan Desa Kalosi (Kabupaten Enrekang). Hasil pencandraan profil tanah, pengamatan sifat fisik dan sifat kimia tanah lahan murbei di beberapa kabupaten menunjukkan bahwa kondisi tanah yang paling baik untuk tanaman murbei adalah lahan di Desa Sering dengan kedalaman efektif perakaran sampai dengan 80 cm. Lapisan profil sampai kedalaman 100 cm masih berwarna hitam dengan sedikit berpasir dan liat dengan kualitas sifat kimia tanah baik. Pertumbuhan beberapa varietas murbei di Desa Sering, Kabupaten Soppeng menunjukkan bahwa KI 41 merupakan varietas murbei terbaik dengan tinggi rata rata tanaman 227,09 cm dan jumlah daun sebanyak 89,71. Korelasi antara tingkat pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun yang dihasilkan menunjukkan nilai positif dengan keeratan hubungan yang sangat kuat.

Keywords

Collaboration network of the authors

6 authors · 7 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurhaedah MuinAffiliation unknown1
MinarningsihAffiliation unknown1
Supriyanto .Affiliation unknown1
Noor Farikhah HanedaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kualitas tanah dan pertumbuhan varietas murbei di Sentra Persutraan Alam Sulawesi Selatan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetyawati, C. Andriyani </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suryanto, Heri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kualitas tanah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">lahan murbei</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Sulawesi Selatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah sentra industri persutraan alam di Indonesia. Daun murbei (Morus sp.) sebagai pakan bagi ulat sutra harus memenuhi kualitas dan kuantitas yang baik. Pertumbuhan tanaman murbei dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Kualitas tanah sebagai bagian utama dari faktor lingkungan mempunyai peran penting pembentukan kualitas tumbuhan pakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyeleksi lokasi yang optimal untuk pertumbuhan murbei dilanjutkan dengan seleksi terhadap kinerja varietas murbei pada lokasi terbaik (M. nigra, NI, KI 34, KI 41, AsI dan M. Multicaulis) di Sulawesi Selatan. Pengamatan kualitas tanah merupakan penelitian pendahuluan guna mengetahui kesesuaian tempat tumbuh murbei sebagai lokasi uji pertumbuhan varietas murbei. Evaluasi kualitas tanah dilakukan di beberapa lokasi: Desa Pising, Desa Sering (Kabupaten Soppeng), Desa Bekkae, Desa Walennae (Kabupaten Wajo), dan Desa Kalosi (Kabupaten Enrekang). Hasil pencandraan profil tanah, pengamatan sifat fisik dan sifat kimia tanah lahan murbei di beberapa kabupaten menunjukkan bahwa kondisi tanah yang paling baik untuk tanaman murbei adalah lahan di Desa Sering dengan kedalaman efektif perakaran sampai dengan 80 cm. Lapisan profil sampai kedalaman 100 cm masih berwarna hitam dengan sedikit berpasir dan liat dengan kualitas sifat kimia tanah baik. Pertumbuhan beberapa varietas murbei di Desa Sering, Kabupaten Soppeng menunjukkan bahwa KI 41 merupakan varietas murbei terbaik dengan tinggi rata rata tanaman 227,09 cm dan jumlah daun sebanyak 89,71. Korelasi antara tingkat pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun yang dihasilkan menunjukkan nilai positif dengan keeratan hubungan yang sangat kuat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Foresty Faculty of Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/article/view/26259</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.18330/jwallacea.2021.vol10iss1pp81-91</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea; Vol. 10 No. 1 (2021); 81-91</dc:source>
	<dc:source>2407-7860</dc:source>
	<dc:source>2302-299X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/article/view/26259/9578</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea</dc:rights>
</oai_dc:dc>