Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Karakteristik ekstrak tanin kulit kayu pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese)

Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea · Vol. 10 No. 1 (2021) · pp. 93–102

DOI
10.18330/jwallacea.2021.vol10iss1pp93-102
ISSN
2407-7860, 2302-299X
Published
2021-03-31
Publisher
Foresty Faculty of Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Perekat merupakan salah satu komponen utama yang diperlukan dalam industri pengolahan kayu komposit. Perekat sintetis, yang umumnya digunakan pada pembuatan kayu komposit, mengandung emisi formaldehida yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatanmanusia. Oleh karena itu,diperlukan alternatif jenis perekat lain untuk mengurangi penggunaanperekat sintetis. Tanin merupakan senyawa polifenol berasal dari tumbuhan yang berpotensi dijadikan sebagai perekat alami. Tanin dalam jumlah besar banyak ditemukan pada kulit kayu, khususnya pada kulit kayu Pinus merkusii. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh datakarakteristik fisik dan kimia pada ekstrak tanin kulit Pinus merkusii. Tanin diperoleh melalui metode ekstraksi dengan menggunakan pelarut air panas.Sifat fisikyang diamatiantara lain warna, kadar padatan,dan viskositas. Sifat kimia yang diamati berupa pH, analisis FTIR(Fourier-transform Infrared Spectroscopy), dan analisis GCMS(Gas Chromatography Mass Spectroscopy). Ekstrak tanin cair yang diperoleh berwarna cokelat terang, memiliki kadar padatan 0,3% dan viskositas 2,65 centipoise. Ekstrak tanin Pinus merkusiimemiliki pH asam yaitu 4,23. Setelah dilakukan analisis gugus fungsi melalui uji FTIR, maka gugus fungsi yang terkandung dalam ekstrak kulit pinus adalah gugus hidroksil, gugus karbonil, gugus CH alkana, cincin aromatik, aldehida,dan gugus eter. Hasil analisis GCMS menunjukkanbahwa beberapa senyawa fenolik terkandung dalam ekstrak tanin kulit pinus dengan konsentrasi sebesar 7,75%. Oleh karena adanya gugus fenolik, maka tanin dapat bereaksi terhadap formaldehida sehingga dapat berpolimerisasi kondensasi menjadi bahan perekat kayu.

Keywords

Collaboration network of the authors

13 authors · 28 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurfianah MustaminAffiliation unknown2
Heru ArisandiAffiliation unknown2
A AgussalimAffiliation unknown2
Agussalim AgussalimUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur1
Suhasman SuhasmanAffiliation unknown1
Budirman BachtiarAffiliation unknown1
Ira TaskirawatiAffiliation unknown1
Asmaul HusnaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rika FaradhillahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Karakteristik ekstrak tanin kulit kayu pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hajriani, S </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en"> Yunianti, Andi Detti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suhasman, S</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lestari, ASRD </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kulit pinus</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">perekat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">tanin</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Perekat merupakan salah satu komponen utama yang diperlukan dalam industri pengolahan kayu komposit. Perekat sintetis, yang umumnya digunakan pada pembuatan kayu komposit, mengandung emisi formaldehida yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatanmanusia. Oleh karena itu,diperlukan alternatif jenis perekat lain untuk mengurangi penggunaanperekat sintetis. Tanin merupakan senyawa polifenol berasal dari tumbuhan yang berpotensi dijadikan sebagai perekat alami. Tanin dalam jumlah besar banyak ditemukan pada kulit kayu, khususnya pada kulit kayu Pinus merkusii. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh datakarakteristik fisik dan kimia pada ekstrak tanin kulit Pinus merkusii. Tanin diperoleh melalui metode ekstraksi dengan menggunakan pelarut air panas.Sifat fisikyang diamatiantara lain warna, kadar padatan,dan viskositas. Sifat kimia yang diamati berupa pH, analisis FTIR(Fourier-transform Infrared Spectroscopy), dan analisis GCMS(Gas Chromatography Mass Spectroscopy). Ekstrak tanin cair yang diperoleh berwarna cokelat terang, memiliki kadar padatan 0,3% dan viskositas 2,65 centipoise. Ekstrak tanin Pinus merkusiimemiliki pH asam yaitu 4,23. Setelah dilakukan analisis gugus fungsi melalui uji FTIR, maka gugus fungsi yang terkandung dalam ekstrak kulit pinus adalah gugus hidroksil, gugus karbonil, gugus CH alkana, cincin aromatik, aldehida,dan gugus eter. Hasil analisis GCMS menunjukkanbahwa beberapa senyawa fenolik terkandung dalam ekstrak tanin kulit pinus dengan konsentrasi sebesar 7,75%. Oleh karena adanya gugus fenolik, maka tanin dapat bereaksi terhadap formaldehida sehingga dapat berpolimerisasi kondensasi menjadi bahan perekat kayu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Foresty Faculty of Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/article/view/26260</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.18330/jwallacea.2021.vol10iss1pp93-102</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea; Vol. 10 No. 1 (2021); 93-102</dc:source>
	<dc:source>2407-7860</dc:source>
	<dc:source>2302-299X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/wallacea/article/view/26260/9579</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea</dc:rights>
</oai_dc:dc>