Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANGGARAN PENGELOLAAN SAMPAH DALAM PERSPEKTIF HAK KONSTITUSIONAL MASYARAKAT KOTA MAKASSAR: WASTE MANAGEMENT BUDGET FROM THE PERSPECTIVE OF THE CONSTITUTIONAL RIGHTS OF THE PEOPLE OF MAKASSAR CITY

Jurnal Nomokrasi · Vol. 3 No. mokrasi (2025) · pp. 221–241

Published
2025-11-30
Publisher
Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

English

Waste management in Makassar City faces major challenges, especially at Tamangapa Landfill which has experienced overcapacity since 2019 and still applies an open dumping system that pollutes the environment. This condition is exacerbated by the lack of budget allocation and weak effective management, which has the potential to violate the constitutional rights of citizens to a good living environment as stipulated in Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution. This study aims to analyze the constitutional management of the waste budget in Makassar City and assess public participation in budget planning and allocation. Using the normative-juridical method through analysis of laws and regulations, the results show that although there are supporting legal instruments, their implementation is still limited due to inadequate budget allocations. This research further proposes the PAIR (Participation, Improvement, Reform) model as a framework for creating inclusive, accountable, and sustainable waste governance in line with the spirit of regional development.

Bahasa Indonesia

Pengelolaan sampah di Kota Makassar menghadapi tantangan besar, khususnya di TPA Tamangapa yang telah mengalami overcapacity sejak 2019 dan masih menggunakan sistem open dumping, yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Masalah ini diperburuk dengan minimnya alokasi anggaran dan kurangnya pengelolaan yang efektif, yang berpotensi melanggar hak konstitusional warga atas lingkungan hidup yang baik, sebagaimana dijamin dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan anggaran sampah di Kota Makassar dengan pendekatan konstitusional, serta mengevaluasi partisipasi publik dalam perencanaan dan alokasi anggaran untuk kebijakan pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-yuridis dengan pendekatan dan analisis peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada instrumen hukum yang mendukung pengelolaan sampah, implementasinya masih terbatas, dengan alokasi anggaran yang tidak memadai untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, partisipasi publik dalam perencanaan dan penganggaran kebijakan pengelolaan sampah di Kota Makassar masih minim dan belum optimal.

Keywords

Collaboration network of the authors

20 authors · 43 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Lambung Mangkurat University
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad RifqiUniversitas Mercu Buana Yogyakarta1
Rudy HertenoLambung Mangkurat University1
Friska AbadiLambung Mangkurat University1
Radityo Adi NugrohoAffiliation unknown1
Setyo Wahyu SaputroAffiliation unknown1
Mukhsar MukhsarAffiliation unknown1
Islah IslahAffiliation unknown1
Zamsir ZamsirAffiliation unknown1
Magfira Izzani MaulaniaAffiliation unknown1
M. Wawan GunawanAffiliation unknown1
Ria SeptianiAffiliation unknown1
Nurtarisya Firly RamadhaniAffiliation unknown1
Juwita JuwitaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Eka Merdekawati DjafarAffiliation unknown1
Andi SagiraAffiliation unknown1
Andi BudimanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jnomokrasi/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANGGARAN PENGELOLAAN SAMPAH DALAM PERSPEKTIF HAK KONSTITUSIONAL MASYARAKAT KOTA MAKASSAR: WASTE MANAGEMENT BUDGET FROM THE PERSPECTIVE OF THE CONSTITUTIONAL RIGHTS OF THE PEOPLE OF MAKASSAR CITY</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Abd Rahman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muhammad Fikri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Haura Mudya Maysha</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adrian</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kota Makassar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pengelolaan Sampah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Alokasi Anggaran</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Waste management in Makassar City faces major challenges, especially at Tamangapa Landfill which has experienced overcapacity since 2019 and still applies an open dumping system that pollutes the environment. This condition is exacerbated by the lack of budget allocation and weak effective management, which has the potential to violate the constitutional rights of citizens to a good living environment as stipulated in Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution. This study aims to analyze the constitutional management of the waste budget in Makassar City and assess public participation in budget planning and allocation. Using the normative-juridical method through analysis of laws and regulations, the results show that although there are supporting legal instruments, their implementation is still limited due to inadequate budget allocations. This research further proposes the PAIR (Participation, Improvement, Reform) model as a framework for creating inclusive, accountable, and sustainable waste governance in line with the spirit of regional development.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pengelolaan sampah di Kota Makassar menghadapi tantangan besar, khususnya di TPA Tamangapa yang telah mengalami overcapacity sejak 2019 dan masih menggunakan sistem open dumping, yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Masalah ini diperburuk dengan minimnya alokasi anggaran dan kurangnya pengelolaan yang efektif, yang berpotensi melanggar hak konstitusional warga atas lingkungan hidup yang baik, sebagaimana dijamin dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan anggaran sampah di Kota Makassar dengan pendekatan konstitusional, serta mengevaluasi partisipasi publik dalam perencanaan dan alokasi anggaran untuk kebijakan pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-yuridis dengan pendekatan dan analisis peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada instrumen hukum yang mendukung pengelolaan sampah, implementasinya masih terbatas, dengan alokasi anggaran yang tidak memadai untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, partisipasi publik dalam perencanaan dan penganggaran kebijakan pengelolaan sampah di Kota Makassar masih minim dan belum optimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jnomokrasi/article/view/47850</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Nomokrasi; Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL NOMOKRASI; 221-241</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jnomokrasi/article/view/47850/13727</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Nomokrasi</dc:rights>
</oai_dc:dc>