Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Performa Mesin Menggunakan Bahan Bakar Hybrid Hydrogen – Solar pada Mesin Diesel Ford Escort 1.8

Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman · Vol. 1 No. 1 (2022) · pp. 48–57

DOI
10.25042/jrt2k.062022.08
ISSN
2962-3359
Published
2022-06-30
Publisher
Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Krisis energi mendorong peneliti dan akademisi untuk berinovasi menemukan sumber energi alternatif pengganti yang relativ lebih murah tanpa mencemari lingkungan disekitarnya dan menigkatkan performa mesin. Salah bahan bakar alternatif yang berhasil ditumkan adalah gas brown, diberi nama seprerti penemunya Yull Brown pada tahun 1974. Dengan memasukkan gas HHO ke dalam mesin, maka akan mempengaruhi rasio campuran bahan bakan dan udara (AFR) mesin yang kemudian mengakibatkan terjadinya perubahan pada performa mesin. Dengan menggunakan sensor flowmeter untuk mengukur jumlah gas HHO, udara, dan bahan bakar yang masuk kedalam mesin, untuk mengetahui komposis AFR diruang bakar, dan menggunakan load cell dan weight censor untuk mengukur torsi dan break horse power yang dihasilkan mesin dengan bahan bakar hybrid solar-HHO. Setelah dilakukan penelitan dengan penambahan gas HHO ke dalam mesin, gas HHO diproduksi menggunakan generator HHO yang dialiri arus bertegangan 0 A, 5 A, 10 A, 15 A, 20 A, 25 A dan 30 A dimana semakin besar arus generator maka semakin banyak gas HHO yang diproduksi yang masukkan ke dalam mesin. Maka pada putaran 1000 rpm sampai 2000 rpm mesin, menghasilkan maka nilai fuel consumption semakin menurun dengan semakin besarnya jumlah gas HHO yang diproduksi, nilai torsi semakin besar, nilai break horse power meningkat, dan nilai specific fuel consumption mengalami penurunan, Hal ini membuktikan bahwa dengan menggunakan arus sebesar 30 pada generator gas HHO menghasilkan performa mesin yang paling maksimal selama penelitian dilihat dari peningkatkan terosi dan break horse power terbesar, serta penurunan fuel consumption dan specific fuel consumption.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 132 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syerly KlaraAffiliation unknown5
Agusrawati AgusrawatiAffiliation unknown4
Makkulau MakkulauAffiliation unknown4
Surya HariyantoAffiliation unknown4
Haryanti RivaiAffiliation unknown4
M. Rusydi AlwiAffiliation unknown4
Irma YahyaUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Iqbal NikmatullahAffiliation unknown3
Lambertus LambertusAffiliation unknown2
Gusti Ngurah Adhi WibawaUniversitas Halu Oleo2
Lilis LaomeAffiliation unknown2
RahimuddinAffiliation unknown2
ZulkifliAffiliation unknown2
BaharuddinAffiliation unknown2
Andi Haris MuhammadAffiliation unknown2
Andi PatombongiAffiliation unknown1
Amiruddin BAffiliation unknown1
Busnawir BusnawirUniversitas Halu Oleo1
Sitti Kurnia Purnama AksanAffiliation unknown1
Jafar JafarAffiliation unknown1
Deti Sri RahayuAffiliation unknown1
Faisal AAffiliation unknown1
Diah Nur HastutiAffiliation unknown1
Marliani MarlianiAffiliation unknown1
Bahriddin AbapihiAffiliation unknown1
Budiono RahmanAffiliation unknown1
Andi TenriawaruUniversitas Halu Oleo1
Ruslan RuslanAffiliation unknown1
Mukhsar MukhsarAffiliation unknown1
Ida UsmanAffiliation unknown1
Rahmalia SahupalaAffiliation unknown1
Gusti N.A. WibawaAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Amadhan TakwirAffiliation unknown1
Nining HajeniatiAffiliation unknown1
Mustamin AnggoUniversitas Halu Oleo1
Novi PurnadewiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Performa Mesin Menggunakan Bahan Bakar Hybrid Hydrogen – Solar pada Mesin Diesel Ford Escort 1.8</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ranahedy, Afdhalash Ramadhan M.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sitepu, Andi Husni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Baharuddin, Baharuddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Performa mesin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">AFR</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">gas HHO</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">torsi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">BHP</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">FC</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">SFC</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Krisis energi mendorong peneliti dan akademisi untuk berinovasi menemukan sumber energi alternatif pengganti yang relativ lebih murah tanpa mencemari lingkungan disekitarnya dan menigkatkan performa mesin. Salah bahan bakar alternatif yang berhasil ditumkan adalah gas brown, diberi nama seprerti penemunya Yull Brown pada tahun 1974. Dengan memasukkan gas HHO ke dalam mesin, maka akan mempengaruhi rasio campuran bahan bakan dan udara (AFR) mesin yang kemudian mengakibatkan terjadinya perubahan pada performa mesin. Dengan menggunakan sensor flowmeter untuk mengukur jumlah gas HHO, udara, dan bahan bakar yang masuk kedalam mesin, untuk mengetahui komposis AFR diruang bakar, dan menggunakan load cell dan weight censor untuk mengukur torsi dan break horse power yang dihasilkan mesin dengan bahan bakar hybrid solar-HHO. Setelah dilakukan penelitan dengan penambahan gas HHO ke dalam mesin, gas HHO diproduksi menggunakan generator HHO yang dialiri arus bertegangan 0 A, 5 A, 10 A, 15 A, 20 A, 25 A dan 30 A dimana semakin besar arus generator maka semakin banyak gas HHO yang diproduksi yang masukkan ke dalam mesin. Maka pada putaran 1000 rpm sampai 2000 rpm mesin, menghasilkan maka nilai fuel consumption semakin menurun dengan semakin besarnya jumlah gas HHO yang diproduksi, nilai torsi semakin besar, nilai break horse power meningkat, dan nilai specific fuel consumption mengalami penurunan, Hal ini membuktikan bahwa dengan menggunakan arus sebesar 30 pada generator gas HHO menghasilkan performa mesin yang paling maksimal selama penelitian dilihat dari peningkatkan terosi dan break horse power terbesar, serta penurunan fuel consumption dan specific fuel consumption.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/22319</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25042/jrt2k.062022.08</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman; Vol. 1 No. 1 (2022); 48-57</dc:source>
	<dc:source>2962-3359</dc:source>
	<dc:source>10.25042/jrt2k.062022</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/22319/8561</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman</dc:rights>
</oai_dc:dc>