Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisa Penggunaan Vortex Generator pada Elbow Pipa untuk Mengurangi Laju Erosi pada Sistem Perpipaan Kapal

Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman · Vol. 1 No. 2 (2022) · pp. 47–54

DOI
10.25042/jrt2k.122022.07
ISSN
2962-3359
Published
2022-12-21
Publisher
Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Peningkatan kebutuhan akan sistem perpipaan saat ini sangat penting sebagai sarana untuk mendistribusikan atau mengalirkan fluida dari satu tempat ke tujuan. Fitting elbow itu sendiri sebagai komponen perpipaan yang bertujuan membelokkan arah aliran dimana berperan penting dalam sistem instalasi perpipaan. Pengangkutan partikel yang melewati elbow tersebut menyebabkan penipisan dinding akibat erosi, menjadikannya cukup sering dan juga merupakan penggantian yang membutuhkan biaya. Dalam penelitian ini melakukan pemecahalan masalah dengan penambahan vortex generator atau sistem pengacau aliran yang di pasang di dalam elbow. Prediksi erosi yang akurat terutama pada elbow dapat digunakan untuk meningkatkan desain kerja elbow, wilayah inspeksi, limit pengoperasian dan lainnya. Dalam penelitian ini digunakan permodelan CFD pada aplikasi ANSYS Version R19.2 untuk memprediksi laju erosi dalam aliran fluida air laut dengan variasi bentuk vortex generator dan kecepatan fluida. Didapatkan hasil berupa profil kecepatan, pelacakan partikel dan laju erosi pada elbow pipa. Hasil simulasi nilai laju erosi paling rendah dan profil distribusi erosi yang paling efektif mengurangi laju erosi pada vortex model segitiga 2 dan vortex model trapesium 3 dengan nilai 7.771 x10-7 Kg/m2s dan 6.622 x 10-7 Kg/m2s ditinjau dari segi distribusi laju erosi pada permukaan vortex standard lebih kecil area terdampak erosi dibandingkan model elbow standard dan nilai lifetime paling optimal pada model standard dan vortex model segitiga 2 dengan metode generic memiliki nilai besar 242.1 tahun dan 237.7 tahun.

Keywords

Collaboration network of the authors

36 authors · 122 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • State University of Gorontalo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Haryanti RivaiAffiliation unknown5
Surya HariyantoAffiliation unknown4
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown3
M. Rusydi AlwiAffiliation unknown3
Syerly KlaraAffiliation unknown3
ZulkifliAffiliation unknown3
Muhammad Iqbal NikmatullahAffiliation unknown3
RahimuddinAffiliation unknown2
Balqis ShintarahayuAffiliation unknown2
Tomy Benolexmana PurbaAffiliation unknown2
Andi Haris MuhammadAffiliation unknown2
Moh Ramdhan Arif KalukuState University of Gorontalo1
Sumiati SUMIATIUniversity of Brawijaya1
Djumilah HadiwidjojoUniversity of Brawijaya1
Azwar SalehAffiliation unknown1
Afdhalash Ramadhan M. RanahedyAffiliation unknown1
Zulkifli UmarAffiliation unknown1
H RivaiAffiliation unknown1
IkbalAffiliation unknown1
Muhammad Rusydi AlwiAffiliation unknown1
Rachmat Zakaria IlyasAffiliation unknown1
Yisrel Loyis SiallaAffiliation unknown1
Muhammad Ilham NurAffiliation unknown1
Haerul Muhammad HaerullahAffiliation unknown1
Fauzan ArsandiAffiliation unknown1
FikriahAffiliation unknown1
Zakiah KartiniAffiliation unknown1
Jannatul Marwah TiroAffiliation unknown1
Andi Erwin Eka PutraAffiliation unknown1
Amalia Ananda ReskyanaAffiliation unknown1
AshuryAffiliation unknown1
Dewi SafitriAffiliation unknown1
Syahrul MAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisa Penggunaan Vortex Generator pada Elbow Pipa untuk Mengurangi Laju Erosi pada Sistem Perpipaan Kapal</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Baharuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ainur Rofiq </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Andi Husni Sitepu </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Erosi; Elbow; Vortex Generator; Computational Fluid Dynamic (CFD); Discrete Phase Method (DPM)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Peningkatan kebutuhan akan sistem perpipaan saat ini sangat penting sebagai sarana untuk mendistribusikan atau mengalirkan fluida dari satu tempat ke tujuan. Fitting elbow itu sendiri sebagai komponen perpipaan yang bertujuan membelokkan arah aliran dimana berperan penting dalam sistem instalasi perpipaan. Pengangkutan partikel yang melewati elbow tersebut menyebabkan penipisan dinding akibat erosi, menjadikannya cukup sering dan juga merupakan penggantian yang membutuhkan biaya. Dalam penelitian ini melakukan pemecahalan masalah dengan penambahan vortex generator atau sistem pengacau aliran yang di pasang di dalam elbow. Prediksi erosi yang akurat terutama pada elbow dapat digunakan untuk meningkatkan desain kerja elbow, wilayah inspeksi, limit pengoperasian dan lainnya. Dalam penelitian ini digunakan permodelan CFD pada aplikasi ANSYS Version R19.2 untuk memprediksi laju erosi dalam aliran fluida air laut dengan variasi bentuk vortex generator dan kecepatan fluida. Didapatkan hasil berupa profil kecepatan, pelacakan partikel dan laju erosi pada elbow pipa. Hasil simulasi nilai laju erosi paling rendah dan profil distribusi erosi yang paling efektif mengurangi laju erosi pada vortex model segitiga 2 dan vortex model trapesium 3 dengan nilai 7.771 x10-7 Kg/m2s dan 6.622 x 10-7 Kg/m2s ditinjau dari segi distribusi laju erosi pada permukaan vortex standard lebih kecil area terdampak erosi dibandingkan model elbow standard dan nilai lifetime paling optimal pada model standard dan vortex model segitiga 2 dengan metode generic memiliki nilai besar 242.1 tahun dan 237.7 tahun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/24625</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25042/jrt2k.122022.07</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman; Vol. 1 No. 2 (2022); 47-54</dc:source>
	<dc:source>2962-3359</dc:source>
	<dc:source>10.25042/jrt2k.122022</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/24625/8935</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman</dc:rights>
</oai_dc:dc>