Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Variasi Sambungan dan Katup terhadap Perubahan Kecepatan, Pressure Drop dan Koefisien Gesek pada Aliran Fluida dalam Pipa

Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman · Vol. 2 No. 2 (2023) · pp. 73–77

DOI
10.25042/jrt2k.122023.05
ISSN
2962-3359
Published
2023-12-29
Publisher
Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Untuk memindahkan fluida dari satu tempat menuju tempat lainnya memerlukan suatu wadah misalnya melalui sebuah instalasi pipa. Selain pipa sebagai wadah utama terdapat peralatan lain berupa sambungan pipa, katup-katup maupun instrumen pengukur lainnya dimana pada bagian ini justru menjadi faktor dan penyebab yang dapat mengurangi efisiensi pemindahan fluida tersebut. Dalam perencanaan sebuah instalasi pipa, sangat penting untuk memperhatikan karakteristik fluida serta pola alirannya dimana apabila fluida dilewatkan ke dalam pipa maka akan terjadi gesekan antara permukaan dalam pipa dengan fluida tersebut. Karakteristik aliran fluida akan diamati seperti pressure drop pada sambungan dan belokan pipa serta bukaan katup dengan menggunakan metode simulasi CFD. Model objek yang digunakan yakni set model jaringan pipa dengan variasi bukaan katup (100%, 75%, 50%) dan initial velocity (2 m/s, 2,5 m/s, 3 m/s, 3,5 m/s). Hasil simulasi akan dianalisis pada enam titik pengambilan data tekanan dan kecepatan aliran pada komponen elbow radius besar, gate valve, elbow sudut patah, elbow radius kecil, reducer, dan ball valve. Hal lain yang diamati meliputi; perubahan kecepatan fluida, koefisien gesek, serta pressure drop yang terjadi dalam jaringan instalasi pipa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa pressure drop tertinggi dijumpai pada katup jenis ball valve pada bukaan katup 50% yakni sebesar 80.794,48 Pa dan pressure drop terendah terdapat pada elbow radius kecil pada bukaan katup 50% yakni sebesar 588,7 Pa. Seyogyanya dalam setiap instalasi pipa agar dapat menghindari dan meminimalkan kedua jenis komponen fitting instalasi pipa tersebut.

Keywords

Collaboration network of the authors

25 authors · 103 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi Husni SitepuAffiliation unknown3
Haryanti RivaiAffiliation unknown2
Syerly KlaraAffiliation unknown2
Surya HariyantoAffiliation unknown2
ZulkifliAffiliation unknown2
H RivaiAffiliation unknown1
IkbalAffiliation unknown1
RahimuddinAffiliation unknown1
Muhammad Rusydi AlwiAffiliation unknown1
Ainur RofiqUniversity of Brawijaya1
Tomy Benolexmana PurbaAffiliation unknown1
Muhammad Iqbal NikmatullahAffiliation unknown1
Andi Haris MuhammadAffiliation unknown1
Eunike BaranganAffiliation unknown1
Faisal MahmuddinAffiliation unknown1
Andi Bukti DjufrieAffiliation unknown1
Haidil AdhaAffiliation unknown1
Muhammad AmriAffiliation unknown1
RachmatanAffiliation unknown1
JuarniAffiliation unknown1
Dewi SafitriAffiliation unknown1
Syahrul MAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Variasi Sambungan dan Katup terhadap Perubahan Kecepatan, Pressure Drop dan Koefisien Gesek pada Aliran Fluida dalam Pipa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Baharuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Shintarahayu, Balqis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yisrel Loyis Sialla</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Aliran fluida</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Initial velocity</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pressure drop</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Simulasi Ansys</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Computational Fluid Dynamic (CFD)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Untuk memindahkan fluida dari satu tempat menuju tempat lainnya memerlukan suatu wadah misalnya melalui sebuah instalasi pipa. Selain pipa sebagai wadah utama terdapat peralatan lain berupa sambungan pipa, katup-katup maupun instrumen pengukur lainnya dimana pada bagian ini justru menjadi faktor dan penyebab yang dapat mengurangi efisiensi pemindahan fluida tersebut. Dalam perencanaan sebuah instalasi pipa, sangat penting untuk memperhatikan karakteristik fluida serta pola alirannya dimana apabila fluida dilewatkan ke dalam pipa maka akan terjadi gesekan antara permukaan dalam pipa dengan fluida tersebut. Karakteristik aliran fluida akan diamati seperti pressure drop pada sambungan dan belokan pipa serta bukaan katup dengan menggunakan metode simulasi CFD. Model objek yang digunakan yakni set model jaringan pipa dengan variasi bukaan katup (100%, 75%, 50%) dan initial velocity (2 m/s, 2,5 m/s, 3 m/s, 3,5 m/s). Hasil simulasi akan dianalisis pada enam titik pengambilan data tekanan dan kecepatan aliran pada komponen elbow radius besar, gate valve, elbow sudut patah, elbow radius kecil, reducer, dan ball valve. Hal lain yang diamati meliputi; perubahan kecepatan fluida, koefisien gesek, serta pressure drop yang terjadi dalam jaringan instalasi pipa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa pressure drop tertinggi dijumpai pada katup jenis ball valve pada bukaan katup 50% yakni sebesar 80.794,48 Pa dan pressure drop terendah terdapat pada elbow radius kecil pada bukaan katup 50% yakni sebesar 588,7 Pa. Seyogyanya dalam setiap instalasi pipa agar dapat menghindari dan meminimalkan kedua jenis komponen fitting instalasi pipa tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/32480</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25042/jrt2k.122023.05</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman; Vol. 2 No. 2 (2023); 73-77</dc:source>
	<dc:source>2962-3359</dc:source>
	<dc:source>10.25042/jrt2k.122023</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/32480/11025</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman</dc:rights>
</oai_dc:dc>