Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Ekonomis Sistem Pendingin Kapal Ikan Katinting berbasis Energi Surya

Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman · Vol. 3 No. 2 (2024) · pp. 76–81

DOI
10.25042/jrt2k.122024.04
ISSN
2962-3359
Published
2024-12-30
Publisher
Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Di antara sekian banyak sumber energi terbarukan, pemanfaatan energi surya melalui sel surya merupakan energi alternatif yang berpotensi penerapannya paling besar di Indonesia. Untuk mengoptimalkan hal ini, rencana desain sistem pendingin kapal nelayan bertenaga surya dibuat dan dianalisis nilai teknis dan ekonominya menggunakan perangkat lunak HOMER. Sistem pengoperasian mesin pendingin kapal nelayan pada penelitian ini menggunakan komponen, kompresor, dan kondensor yang mengubah bentuk refrigeran yang disuplai dengan refrigeran jenis R134a pada proses pendinginannya. Nilai beban produk sebesar 0,0843 kJ/s. Usulan sistem pengoperasian kapal nelayan dengan panel surya menghasilkan daya operasi kompresor sebesar 0,77 kW. Kapasitas sistem untuk mendinginkan produk diketahui dengan nilai beban panas sebesar 0,084 kW dari evaporator dan nilai beban panas sebesar 0,091 kW dari kondensor. Hasil anasilisis menunjukkan, untuk menentukan baterai, nilainya adalah 0,204 kW, nilai solar charge controller adalah 0,240 kW, dan nilai inverter adalah 0,840 kW. Maka dipilihlah panel surya dengan jenis polikristalin 220 Wp. Hasil simulasi HOMER dan optimasi desain yang dilakukan menunjukkan bahwa PV yang digunakan sebanyak 2 lembar dengan masing – masing 110 WP, sehingga penelitian ini menggunakan sistem yang terdiri dari 1 unit baterai, 1 unit inverter dan 1 solar charger, dengan total biaya untuk Net Present Cost (NPC) sebesar Rp 63.922.174,00 dengan Cost Of Energy (COE) sebesar Rp 4.786/kWh.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 156 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Faisal MahmuddinAffiliation unknown13
Andi Husni SitepuAffiliation unknown7
M. Rusydi AlwiAffiliation unknown6
Muhammad Iqbal NikmatullahAffiliation unknown6
Fadel Rezky RamadhanAffiliation unknown5
Andi Haris MuhammadAffiliation unknown4
Balqis ShintarahayuAffiliation unknown4
RahimuddinAffiliation unknown3
Haryanti RivaiAffiliation unknown3
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown2
Muhammad Ardi IsragusraAffiliation unknown2
Apriansyah ApriansyahAffiliation unknown2
Eunike BaranganAffiliation unknown2
Andi Bukti DjufrieAffiliation unknown2
Haidil AdhaAffiliation unknown2
Muhammad AmriAffiliation unknown2
RachmatanAffiliation unknown2
JuarniAffiliation unknown2
Yospin Kala' KawandodaAffiliation unknown2
Arham SuhardiAffiliation unknown2
Sakka EvanderAffiliation unknown2
Muhammad Aditya Dwi SyandhyAffiliation unknown1
Muhammad Banda SelamatAffiliation unknown1
RahmatullahAffiliation unknown1
Muhammad Alim Khairi KhalqihAffiliation unknown1
Petra YericsenAffiliation unknown1
Rachmat Zakaria IlyasAffiliation unknown1
Muhammad Ilham NurAffiliation unknown1
Haerul Muhammad HaerullahAffiliation unknown1
Adriansyah AdriansyahAffiliation unknown1
Faisal MahmudinAffiliation unknown1
Muh. Fadil SoedartoAffiliation unknown1
Hilmi RaihansyahAffiliation unknown1
Muhammad FaizalAffiliation unknown1
Fuad Mahfud AssidiqAffiliation unknown1
Muhammad Uswah PawaraAffiliation unknown1
Anshar Yaumil AkhirAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Ekonomis Sistem Pendingin Kapal Ikan Katinting berbasis Energi Surya</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Zahrawaani, Az</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hariyanto, Surya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Klara, Syerly</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Solar cells</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">cooling sistem</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">HOMER </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Di antara sekian banyak sumber energi terbarukan, pemanfaatan energi surya melalui sel surya merupakan energi alternatif   yang berpotensi penerapannya paling besar di  Indonesia. Untuk mengoptimalkan hal ini, rencana desain sistem pendingin kapal nelayan bertenaga surya dibuat dan dianalisis nilai teknis dan ekonominya menggunakan perangkat lunak HOMER. Sistem pengoperasian mesin pendingin kapal nelayan pada penelitian ini menggunakan komponen, kompresor, dan kondensor yang mengubah bentuk refrigeran yang disuplai dengan refrigeran jenis  R134a pada proses pendinginannya. Nilai beban produk sebesar 0,0843 kJ/s. Usulan sistem pengoperasian kapal nelayan dengan  panel surya menghasilkan daya operasi kompresor sebesar 0,77 kW. Kapasitas sistem untuk mendinginkan produk diketahui dengan nilai beban panas sebesar 0,084 kW dari evaporator dan nilai beban panas sebesar 0,091 kW dari kondensor. Hasil anasilisis menunjukkan, untuk  menentukan baterai, nilainya adalah 0,204 kW, nilai solar charge controller adalah 0,240 kW, dan nilai inverter adalah 0,840 kW. Maka dipilihlah panel surya dengan jenis polikristalin 220 Wp. Hasil simulasi HOMER dan optimasi desain yang  dilakukan menunjukkan bahwa PV yang digunakan sebanyak 2 lembar dengan masing – masing 110 WP, sehingga penelitian ini menggunakan sistem yang terdiri dari  1 unit baterai , 1 unit inverter dan 1 solar charger, dengan total biaya untuk Net Present Cost (NPC)  sebesar Rp 63.922.174,00 dengan Cost Of Energy (COE) sebesar Rp 4.786/kWh.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2024-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/43866</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25042/jrt2k.122024.04</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman; Vol. 3 No. 2 (2024); 76-81</dc:source>
	<dc:source>2962-3359</dc:source>
	<dc:source>10.25042/jrt2k.122024</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/43866/12742</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman</dc:rights>
</oai_dc:dc>