Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Sistem Pendingin Air Tawar terhadap Kinerja Mesin Utama Kapal

Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman · Vol. 4 No. 2 (2025) · pp. 60–64

DOI
10.25042/jrt2k.122025.04
ISSN
2962-3359
Published
2025-12-30
Publisher
Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya temperatur air tawar pendingin pada mesin utama kapal MT. NABILA 15 hingga mencapai 83°C, yang melebihi batas temperatur kerja optimal mesin. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan efisiensi pembakaran, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta menyebabkan terjadinya overheating pada mesin utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penurunan temperatur air tawar pendingin setelah dilakukan perbaikan (repair) sistem pendingin terhadap kinerja mesin utama kapal MT. NABILA 15. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif berdasarkan data operasional mesin sebelum dan sesudah repair sistem pendingin. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pencatatan data operasional mesin, dan studi dokumentasi. Parameter yang dianalisis meliputi daya efektif (Brake Power/BP), konsumsi bahan bakar spesifik (Specific Fuel Consumption/SFC), efisiensi termal, serta neraca kalor yang mencakup energi bahan bakar (Qf), daya efektif (Qp), panas yang diserap air pendingin (Qw), panas gas buang (Qexh), dan kehilangan panas (Qloss). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan repair sistem pendingin, temperatur air tawar pendingin outlet menurun dari 83°C menjadi 78°C. Penurunan temperatur tersebut diikuti dengan peningkatan daya efektif dari 1.618 kW menjadi 1.710 kW, penurunan nilai SFC dari 0,172 kg/kWh menjadi 0,157 kg/kWh, serta peningkatan efisiensi termal dari 62,04% menjadi 70,33%. Analisis neraca kalor menunjukkan bahwa nilai Qf menurun dari 2.964,448 kW menjadi 2.602,138 kW, Qw menurun dari 376,304 kW menjadi 287,207 kW, dan Qexh menurun dari 1.116,210 kW menjadi 876,399 kW, sedangkan Qloss meningkat dari 149,826 kW menjadi 266,681 kW. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan sistem pendingin air tawar mampu meningkatkan efisiensi termal dan kinerja mesin utama secara signifikan, sehingga mendukung pengoperasian kapal yang lebih andal dan hemat energi.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 145 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Surya HariyantoAffiliation unknown15
Faisal MahmuddinAffiliation unknown10
Muhammad Iqbal NikmatullahAffiliation unknown7
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown6
Haryanti RivaiAffiliation unknown5
Fadel Rezky RamadhanAffiliation unknown4
RahimuddinAffiliation unknown4
Andi Haris MuhammadAffiliation unknown4
ZulkifliAffiliation unknown3
Balqis ShintarahayuAffiliation unknown3
BaharuddinAffiliation unknown2
Muhammad Ilham NurAffiliation unknown2
Muhammad Aditya Dwi SyandhyAffiliation unknown1
Azwar SalehAffiliation unknown1
Afdhalash Ramadhan M. RanahedyAffiliation unknown1
Muhammad Ardi IsragusraAffiliation unknown1
Apriansyah ApriansyahAffiliation unknown1
Zulkifli UmarAffiliation unknown1
H RivaiAffiliation unknown1
IkbalAffiliation unknown1
Muhammad Rusydi AlwiAffiliation unknown1
Ainur RofiqUniversity of Brawijaya1
Muhammad Banda SelamatAffiliation unknown1
RahmatullahAffiliation unknown1
Muhammad Alim Khairi KhalqihAffiliation unknown1
Tomy Benolexmana PurbaAffiliation unknown1
Petra YericsenAffiliation unknown1
Rachmat Zakaria IlyasAffiliation unknown1
Eunike BaranganAffiliation unknown1
Andi Bukti DjufrieAffiliation unknown1
Haidil AdhaAffiliation unknown1
Muhammad FaizalAffiliation unknown1
Fuad Mahfud AssidiqAffiliation unknown1
Muhammad Uswah PawaraAffiliation unknown1
Anshar Yaumil AkhirAffiliation unknown1
Sakka EvanderAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Sistem Pendingin Air Tawar terhadap Kinerja Mesin Utama Kapal</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tiro, Jannatul Marwah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Klara, Syerly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Alwi, M. Rusydi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sitepu, Andi Husni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Efisiensi termal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kinerja mesin</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">mesin utama kapal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">neraca kalor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">sistem pendingin air tawar  </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya temperatur air tawar pendingin pada mesin utama kapal MT. NABILA 15 hingga mencapai 83°C, yang melebihi batas temperatur kerja optimal mesin. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan efisiensi pembakaran, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta menyebabkan terjadinya overheating pada mesin utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penurunan temperatur air tawar pendingin setelah dilakukan perbaikan (repair) sistem pendingin terhadap kinerja mesin utama kapal MT. NABILA 15. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif berdasarkan data operasional mesin sebelum dan sesudah repair sistem pendingin. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pencatatan data operasional mesin, dan studi dokumentasi. Parameter yang dianalisis meliputi daya efektif (Brake Power/BP), konsumsi bahan bakar spesifik (Specific Fuel Consumption/SFC), efisiensi termal, serta neraca kalor yang mencakup energi bahan bakar (Qf), daya efektif (Qp), panas yang diserap air pendingin (Qw), panas gas buang (Qexh), dan kehilangan panas (Qloss). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan repair sistem pendingin, temperatur air tawar pendingin outlet menurun dari 83°C menjadi 78°C. Penurunan temperatur tersebut diikuti dengan peningkatan daya efektif dari 1.618 kW menjadi 1.710 kW, penurunan nilai SFC dari 0,172 kg/kWh menjadi 0,157 kg/kWh, serta peningkatan efisiensi termal dari 62,04% menjadi 70,33%. Analisis neraca kalor menunjukkan bahwa nilai Qf menurun dari 2.964,448 kW menjadi 2.602,138 kW, Qw menurun dari 376,304 kW menjadi 287,207 kW, dan Qexh menurun dari 1.116,210 kW menjadi 876,399 kW, sedangkan Qloss meningkat dari 149,826 kW menjadi 266,681 kW. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan sistem pendingin air tawar mampu meningkatkan efisiensi termal dan kinerja mesin utama secara signifikan, sehingga mendukung pengoperasian kapal yang lebih andal dan hemat energi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/52373</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25042/jrt2k.122025.04</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman; Vol. 4 No. 2 (2025); 60-64</dc:source>
	<dc:source>2962-3359</dc:source>
	<dc:source>10.25042/jrt2k.122025</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jrt2k/article/view/52373/14685</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Jurnal Riset &amp; Teknologi Terapan Kemaritiman</dc:rights>
</oai_dc:dc>