Open access
Jurnal
Kedudukan Influencer Terhadap Nilai Saham di Bursa Efek
Hasanuddin Civil and Bussiness Law Review · Vol. 1 No. 2 (2025) · pp. 122–131
ISSN 3089-0144
Published 2025-10-21
Publisher Civil Law Departmen of Faculty of Law, Hasanuddin University
Language en
Abstract
enelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris, dengan jenis pendekatan secara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan Teknik wawancara dan membagikan kuestioner. Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa (1) Munculnya influencer saham di ruang pasar modal telah memberikan pengaruh minat investasi masyarakat dipasar modal. Adapun efek positif dengan adanya keberadaan influencer yaitu memberikan edukasi dan menjangkau partisipasi masyarakat dipasar modal dan meningkatkan jumlah investor. Selain memberikan pengaruh positif, adapun efek negatifnya adalah munculnya istilah pom-pom saham yang dapat mempengaruhi keputusan berinvestasi tanpa mempertimbangkan analisis fundamental dan teknikal, dan hanya berdasarkan pada keterangan dari influencer; (2) Keberadaan influencer belum diatur secara jelas, sehingga masih digunakan sudut pandang UUPM. Oleh karena itu, influencer harus memperhatikan ketentuan-ketentuan dalam UUPM, terutama tidak diperkenankan melakukan tindakan-tindakan yang dilarang dalam kegiatan usaha di pasar modal,yaitu penipuan; manipulasi harga pasar; serta perdagangan orang dalam (insider trading). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan dua Tindakan perlindungan yaitu, perlindungan secara preventif; dan perlindungan secara represif. Kata Kunci: Bursa Efek: Kedudukan Influencer; Nilai Saham
Collaboration network of the authors
11 authors ·
19 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Hasanuddin University Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.
Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hcblr/oai,
first harvested 2 Nov 2026,
last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="en">Kedudukan Influencer Terhadap Nilai Saham di Bursa Efek</dc:title>
<dc:creator xml:lang="en">Salsabila, Nadila</dc:creator>
<dc:creator xml:lang="en">Ilmar, Aminuddin</dc:creator>
<dc:creator xml:lang="en">Kurniawati, Andi</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="en">Bursa Efek</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">Kedudukan Influencer</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">Nilai Saham</dc:subject>
<dc:description xml:lang="en">enelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris, dengan jenis pendekatan secara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan Teknik wawancara dan membagikan kuestioner. Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa (1) Munculnya influencer saham di ruang pasar modal telah memberikan pengaruh minat investasi masyarakat dipasar modal. Adapun efek positif dengan adanya keberadaan influencer yaitu memberikan edukasi dan menjangkau partisipasi masyarakat dipasar modal dan meningkatkan jumlah investor. Selain memberikan pengaruh positif, adapun efek negatifnya adalah munculnya istilah pom-pom saham yang dapat mempengaruhi keputusan berinvestasi tanpa mempertimbangkan analisis fundamental dan teknikal, dan hanya berdasarkan pada keterangan dari influencer; (2) Keberadaan influencer belum diatur secara jelas, sehingga masih digunakan sudut pandang UUPM. Oleh karena itu, influencer harus memperhatikan ketentuan-ketentuan dalam UUPM, terutama tidak diperkenankan melakukan tindakan-tindakan yang dilarang dalam kegiatan usaha di pasar modal,yaitu penipuan; manipulasi harga pasar; serta perdagangan orang dalam (insider trading). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan dua Tindakan perlindungan yaitu, perlindungan secara preventif; dan perlindungan secara represif.
Kata Kunci: Bursa Efek: Kedudukan Influencer; Nilai Saham</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en">Civil Law Departmen of Faculty of Law, Hasanuddin University</dc:publisher>
<dc:date>2025-10-21</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hcblr/article/view/47891</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Civil and Bussiness Law Review; Vol. 1 No. 2 (2024): VOLUME 1 ISSUE 2 2024; 122-131</dc:source>
<dc:source xml:lang="id">Hasanuddin Civil & Business Law REview; Vol 1 No 2 (2024): VOLUME 1 ISSUE 2 2024; 122-131</dc:source>
<dc:source>3089-0144</dc:source>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hcblr/article/view/47891/13613</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Hasanuddin Civil and Bussiness Law Review</dc:rights>
<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Citations and indexing
OpenAlex
Not checked
Crossref
Not checked
Cite this article
APA 7
Salsabila, N., Ilmar, A., & Kurniawati, A. (2025). Kedudukan Influencer Terhadap Nilai Saham di Bursa Efek. Hasanuddin Civil and Bussiness Law Review, 1(2), 122–131. https://journal.unhas.ac.id/index.php/hcblr/article/view/47891
Copy
IEEE
N. Salsabila, A. Ilmar, and A. Kurniawati, “Kedudukan Influencer Terhadap Nilai Saham di Bursa Efek,” Hasanuddin Civil and Bussiness Law Review, vol. 1, no. 2, pp. 122–131, 2025.
Copy
Generated from the journal's metadata; check author names before use.