Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

DETEKSI OBJEK PADA FRAMEWORK YOLOV5 DENGAN PENANGANAN KESILAUAN CAHAYA MENGGUNAKAN GABUNGAN ARSITEKTUR U-NET DAN INPAINT

Deteksi Objek Pada Framework Yolov5 Dengan Penanganan Kesilauan Cahaya Menggunakan Gabungan Arsitektur U-Net Dan Inpaint

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 12 No. 3 (2025) · pp. 601–608

DOI
10.25126/jtiik.2025128866
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2025-06-30
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

English

CCTV telah diterapkan untuk memantau berbagai aktivitas di lingkungan Universitas Brawijaya, termasuk lalu lintas kendaraan di gerbang kampus. Pengawasan pada malam hari dalam kondisi intensitas cahaya yang rendah merupakan tantangan tersendiri dalam penggunaan CCTV. Hal ini dikarenakan kualitas gambar yang rendah sehingga menghambat kemampuan sistem untuk mendeteksi dan mengidentifikasi objek dengan tepat. Salah satu permasalahan yang timbul dalam kasus kurangnya pencahayaan adalah munculnya flare atau kesilauan yang disebabkan oleh lampu kendaraan yang mengarah langsung ke CCTV. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan segmentasi U-Net dan restorasi inpaint untuk preproses data sebelum dilakukan deteksi objek menggunakan framework YOLOv5. Hasil pengujian deteksi objek diperoleh nilai precision 0.942, recall 0.873, dan F1-Score 0.88 pada model yang dipreproses menggunakan segmentasi U-Net dan restorasi inpaint. Nilai tersebut lebih tinggi sebesar 0.032 pada precision, 0.018 pada recall, dan 0.3 pada F1-Score jika dibandingkan dengan model yang tanpa preproses.­­ Abstract CCTV has been implemented to monitor various activities within Brawijaya University, including vehicle traffic at the campus gate. Surveillance at night in low light intensity conditions is a challenge in the use of CCTV. This is due to the low image quality that hampers the system's ability to detect and identify objects correctly. One of the problems that arise in the case of lack of lighting is the appearance of flares or glare caused by vehicle lights that point directly to the CCTV. Therefore, in this research, U-Net segmentation and inpaint restoration are used to preprocess data before object detection using the YOLOv5 framework. The results of object detection testing obtained precision values of 0.942, recall 0.873, and F1-Score 0.88 on models preprocessed using U-Net segmentation and inpaint restoration. These values are higher by 0.032 in precision, 0.018 in recall, and 0.3 in F1-Score when compared to the model without preprocessing.

Bahasa Indonesia

CCTV telah diterapkan untuk memantau berbagai aktivitas di lingkungan Universitas Brawijaya, termasuk lalu lintas kendaraan di gerbang kampus. Pengawasan pada malam hari dalam kondisi intensitas cahaya yang rendah merupakan tantangan tersendiri dalam penggunaan CCTV. Hal ini dikarenakan kualitas gambar yang rendah sehingga menghambat kemampuan sistem untuk mendeteksi dan mengidentifikasi objek dengan tepat. Salah satu permasalahan yang timbul dalam kasus kurangnya pencahayaan adalah munculnya flare atau kesilauan yang disebabkan oleh lampu kendaraan yang mengarah langsung ke CCTV. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan segmentasi U-Net dan restorasi inpaint untuk preproses data sebelum dilakukan deteksi objek menggunakan framework YOLOv5. Hasil pengujian deteksi objek diperoleh nilai precission 0.942, recall 0.873, dan F1-Score 0.88 pada model yang dipreproses menggunakan segmentasi U-Net dan restorasi inpaint. Nilai tersebut lebih tinggi sebesar 0.032 pada precision, 0.018 pada recall, dan 0.3 pada F1-Score jika dibandingkan dengan model yang tanpa preproses.­­

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 83 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Brawijaya
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Indriati IndriatiUniversity of Brawijaya2
Putra Pandu AdikaraUniversity of Brawijaya2
Tri Hadiah MuliawatiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Reddy AlexandroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Fitra Abdurrachman BachtiarUniversity of Brawijaya1
Nathanael Victor DarenohUniversity of Brawijaya1
Chastine FatichahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Diana PurwitasariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Dany Primanita KartikasariUniversity of Brawijaya1
Yusi Tyroni MursityoUniversity of Brawijaya1
Satrio Agung WicaksonoUniversity of Brawijaya1
Rochmat SetiyawanUniversity of Brawijaya1
Budi Darma SetiyawanUniversity of Brawijaya1
Ari HernawanUniversity of Brawijaya1
Imam CholissodinUniversity of Brawijaya1
Nurul HidayatUniversity of Brawijaya1
Sutrisno .Affiliation unknown1
Rina ChristantiUniversity of Brawijaya1
Daneswara JauhariUniversity of Brawijaya1
Alfian HimawanUniversity of Brawijaya1
Wayan Firdaus MahmudyUniversity of Brawijaya1
Ghenniy RachmansyahUniversity of Brawijaya1
Andri SantosoUniversity of Brawijaya1
Nadia Artha DewiUniversity of Brawijaya1
Yoke Kusuma ArbawaUniversity of Brawijaya1
Bayu RahayudiUniversity of Brawijaya1
Novanto YudistiraUniversity of Brawijaya1
Nurfatima SelleUniversity of Brawijaya1
Indriati .Affiliation unknown1
Anshar ZulhilmiUniversity of Brawijaya1
Muhammad Fathur Rahman KhairulUniversity of Brawijaya1
Zahra Asma AnnisaUniversity of Brawijaya1
Faiz Aulia Al FarisiUniversity of Brawijaya1
Multohadi HamzaturrazakUniversity of Brawijaya1
Abdul JabbarUniversity of Brawijaya1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">DETEKSI OBJEK PADA FRAMEWORK YOLOV5 DENGAN PENANGANAN KESILAUAN CAHAYA MENGGUNAKAN GABUNGAN ARSITEKTUR U-NET DAN INPAINT</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Deteksi Objek Pada Framework Yolov5 Dengan Penanganan Kesilauan Cahaya Menggunakan Gabungan Arsitektur U-Net Dan Inpaint</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Afrialdy, Firman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Perdana, Rizal Setya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dewi, Candra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Afrialdy, Firman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Perdana, Rizal Setya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Dewi, Candra</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">object detection</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">object segmentation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">deep learning</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">yolov5</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">inpaint</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">deteksi objek</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">segmentasi objek</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">deep learnig</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">yolov5</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">inpaint</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">CCTV telah diterapkan untuk memantau berbagai aktivitas di lingkungan Universitas Brawijaya, termasuk lalu lintas kendaraan di gerbang kampus. Pengawasan pada malam hari dalam kondisi intensitas cahaya yang rendah  merupakan tantangan tersendiri dalam penggunaan CCTV. Hal ini dikarenakan kualitas gambar yang rendah sehingga menghambat kemampuan sistem untuk mendeteksi dan mengidentifikasi objek dengan tepat. Salah satu permasalahan yang timbul dalam kasus kurangnya pencahayaan adalah munculnya flare atau kesilauan yang disebabkan oleh lampu kendaraan yang mengarah langsung ke CCTV. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan segmentasi U-Net dan restorasi inpaint untuk preproses data sebelum dilakukan deteksi objek menggunakan framework YOLOv5. Hasil pengujian deteksi objek diperoleh nilai precision 0.942, recall 0.873, dan F1-Score 0.88 pada model yang dipreproses menggunakan segmentasi U-Net dan restorasi inpaint. Nilai tersebut lebih tinggi sebesar 0.032 pada precision, 0.018 pada recall, dan 0.3 pada F1-Score jika dibandingkan dengan model yang tanpa preproses.­­
 
Abstract
CCTV has been implemented to monitor various activities within Brawijaya University, including vehicle traffic at the campus gate. Surveillance at night in low light intensity conditions is a challenge in the use of CCTV. This is due to the low image quality that hampers the system's ability to detect and identify objects correctly. One of the problems that arise in the case of lack of lighting is the appearance of flares or glare caused by vehicle lights that point directly to the CCTV. Therefore, in this research, U-Net segmentation and inpaint restoration are used to preprocess data before object detection using the YOLOv5 framework. The results of object detection testing obtained precision values of 0.942, recall 0.873, and F1-Score 0.88 on models preprocessed using U-Net segmentation and inpaint restoration. These values are higher by 0.032 in precision, 0.018 in recall, and 0.3 in F1-Score when compared to the model without preprocessing.
 </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">CCTV telah diterapkan untuk memantau berbagai aktivitas di lingkungan Universitas Brawijaya, termasuk lalu lintas kendaraan di gerbang kampus. Pengawasan pada malam hari dalam kondisi intensitas cahaya yang rendah  merupakan tantangan tersendiri dalam penggunaan CCTV. Hal ini dikarenakan kualitas gambar yang rendah sehingga menghambat kemampuan sistem untuk mendeteksi dan mengidentifikasi objek dengan tepat. Salah satu permasalahan yang timbul dalam kasus kurangnya pencahayaan adalah munculnya flare atau kesilauan yang disebabkan oleh lampu kendaraan yang mengarah langsung ke CCTV. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan segmentasi U-Net dan restorasi inpaint untuk preproses data sebelum dilakukan deteksi objek menggunakan framework YOLOv5. Hasil pengujian deteksi objek diperoleh nilai precission 0.942, recall 0.873, dan F1-Score 0.88 pada model yang dipreproses menggunakan segmentasi U-Net dan restorasi inpaint. Nilai tersebut lebih tinggi sebesar 0.032 pada precision, 0.018 pada recall, dan 0.3 pada F1-Score jika dibandingkan dengan model yang tanpa preproses.­­</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8866</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.2025128866</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 12 No 3: Juni 2025; 601-608</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 12 No. 3: Juni 2025; 601-608</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.123</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8866/1441</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>