Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Perancangan Sistem Automatic Indikator Rumah Sakit menggunakan Metode Agile guna Menunjang Rekam Medis Elektronik

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 3 (2024) · pp. 615–624

DOI
10.25126/jtiik.938893
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2024-07-31
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Peningkatan mutu rumah sakit membutuhkan indikator pelayanan rumah sakit yang terorganisir dengan baik. Indikator rumah sakit merupakan faktor penentu dalam penilaian suatu rumah sakit. Mutu rumah sakit dapat dilihat dari produktivitas pelayanan yang meliputi aspek medis, administrasi, informasi, dan manajemen. Temuan di lapangan menunjukkan adanya masalah kurang efisiennya pengolahan dan pelaporan data dari ruangan menjadi informasi indikator rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi indikator kinerja kesehatan seperti Bed Turn Over (BTO), Bed Occupancy Index (BOI), Length of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), Neonatal Death Rate (NDR), dan General Death Rate (GDR) di rumah sakit. Metodologi penelitian melibatkan analisis data rumah sakit yang mencakup kapasitas tempat tidur, lama rawat pasien, interval perubahan tempat tidur, serta tingkat kematian bersih dan kasar. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang kinerja rumah sakit dengan mempertimbangkan beberapa indikator yang saling terkait. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi perbaikan kinerja rumah sakit dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dalam konteks ini, penting untuk terus memantau dan mengevaluasi indikator-indikator tersebut guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan rumah sakit.

English

Peningkatan mutu rumah sakit membutuhkan indikator pelayanan rumah sakit yang terorganisir dengan baik. Indikator rumah sakit merupakan faktor penentu dalam penilaian suatu rumah sakit. Mutu rumah sakit dapat dilihat dari produktivitas pelayanan yang meliputi aspek medis, administrasi, informasi, dan manajemen. Temuan di lapangan menunjukkan adanya masalah kurang efisiennya pengolahan dan pelaporan data dari ruangan menjadi informasi indikator rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi indikator kinerja kesehatan seperti Bed Turn Over (BTO), Bed Occupancy Index (BOI), Length of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), Neonatal Death Rate (NDR), dan General Death Rate (GDR) di rumah sakit. Metodologi yang digunakan yaitu pengembangan sistem, mengadopsi metode Agile, yang memungkinkan pengembangan sistem yang lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan kebutuhan. Metode ini mencakup tahapan perancangan, pengembangan, pengujian, dan penerapan yang terstruktur dan berkelanjutan dan penelitian melibatkan analisis data rumah sakit yang mencakup kapasitas tempat tidur, lama rawat pasien, interval perubahan tempat tidur, serta tingkat kematian bersih dan kasar. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan beberapa referensi, observasi temuan di lapangan, serta wawancara kepada petugas. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang kinerja rumah sakit dengan mempertimbangkan beberapa indikator yang saling terkait. Hasil temuan ini dapat mempermudah petugas dalam menginput data pasien serta temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi perbaikan kinerja rumah sakit dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dalam konteks ini, penting untuk terus memantau dan mengevaluasi indikator-indikator tersebut guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan rumah sakit. Abstract Improving hospital quality requires well-organized hospital service indicators. Hospital indicators are a determining factor in assessing a hospital. Hospital quality can be seen from service productivity which includes medical, administrative, information and management aspects. Findings in the field show that there is a problem of inefficient processing and reporting of data from rooms into hospital indicator information. This study aims to analyze and evaluate health performance indicators such as Bed Turn Over (BTO), Bed Occupancy Index (BOI), Length of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), Neonatal Death Rate (NDR), and General Death Rate (GDR) in hospital.The methodology used is system development, adopting the Agile method, which allows system development that is more flexible and responsive to changing needs. This method includes structured and ongoing stages of design, development, testing, and implementation and the research involves analysis of hospital data including bed capacity, patient length of stay, bed change intervals, and net and crude mortality rates. Apart from that, this research also uses several references, observations of findings in the field, and interviews with officers. This research provides a comprehensive picture of hospital performance by considering several interrelated indicators. These findings can make it easier for officers to input patient data and these findings can be the basis for developing strategies to improve hospital performance and improve the quality of health services. In this context, it is important to continue to monitor and evaluate these indicators to support appropriate decision making in hospital management.

Keywords

Collaboration network of the authors

14 authors · 24 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Politeknik Piksi Ganesha
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fannisa Reydita Nur RahmawatiPoliteknik Piksi Ganesha2
Rendy Maulana LhokseumaweAffiliation unknown2
Ririn Oktavia TammaAffiliation unknown2
Siti Fatimah AzzahraAffiliation unknown2
Irda SariPoliteknik Piksi Ganesha1
Raden Rakasiwa WijayaAffiliation unknown1
Falaah AbdussalaamPoliteknik Piksi Ganesha1
Ria Melania SAffiliation unknown1
Yurika Septyani JuandaPoliteknik Piksi Ganesha1
Ade Irma SuryaniPoliteknik Piksi Ganesha1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Perancangan Sistem Automatic Indikator Rumah Sakit menggunakan Metode Agile guna Menunjang Rekam Medis Elektronik</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Perancangan Sistem Automatic Indikator Rumah Sakit menggunakan Metode Agile guna Menunjang Rekam Medis Elektronik</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ismayati, Hafifah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ismayati, Hafifah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Syahidin, Yuda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Yunengsih, Yuyun</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Perancangan, Automatic Indikator Rumah Sakit, Metode agille, Rekam Medis Elektronik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Design, Automatic Hospital Indicators, Agile Methods, Electronic Medical Records</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Peningkatan mutu rumah sakit membutuhkan indikator pelayanan rumah sakit yang terorganisir dengan baik. Indikator rumah sakit merupakan faktor penentu dalam penilaian suatu rumah sakit. Mutu rumah sakit dapat dilihat dari produktivitas pelayanan yang meliputi aspek medis, administrasi, informasi, dan manajemen. Temuan di lapangan menunjukkan adanya masalah kurang efisiennya pengolahan dan pelaporan data dari ruangan menjadi informasi indikator rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi indikator kinerja kesehatan seperti Bed Turn Over (BTO), Bed Occupancy Index (BOI), Length of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), Neonatal Death Rate (NDR), dan General Death Rate (GDR) di rumah sakit. Metodologi penelitian melibatkan analisis data rumah sakit yang mencakup kapasitas tempat tidur, lama rawat pasien, interval perubahan tempat tidur, serta tingkat kematian bersih dan kasar. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang kinerja rumah sakit dengan mempertimbangkan beberapa indikator yang saling terkait. Temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi perbaikan kinerja rumah sakit dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dalam konteks ini, penting untuk terus memantau dan mengevaluasi indikator-indikator tersebut guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan rumah sakit.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Peningkatan mutu rumah sakit membutuhkan indikator pelayanan rumah sakit yang terorganisir dengan baik. Indikator rumah sakit merupakan faktor penentu dalam penilaian suatu rumah sakit. Mutu rumah sakit dapat dilihat dari produktivitas pelayanan yang meliputi aspek medis, administrasi, informasi, dan manajemen. Temuan di lapangan menunjukkan adanya masalah kurang efisiennya pengolahan dan pelaporan data dari ruangan menjadi informasi indikator rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi indikator kinerja kesehatan seperti Bed Turn Over (BTO), Bed Occupancy Index (BOI), Length of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), Neonatal Death Rate (NDR), dan General Death Rate (GDR) di rumah sakit. Metodologi yang digunakan yaitu pengembangan sistem, mengadopsi metode Agile, yang memungkinkan pengembangan sistem yang lebih fleksibel dan responsif terhadap perubahan kebutuhan. Metode ini mencakup tahapan perancangan, pengembangan, pengujian, dan penerapan yang terstruktur dan berkelanjutan dan penelitian melibatkan analisis data rumah sakit yang mencakup kapasitas tempat tidur, lama rawat pasien, interval perubahan tempat tidur, serta tingkat kematian bersih dan kasar. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan beberapa referensi, observasi temuan di lapangan, serta wawancara kepada petugas. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang kinerja rumah sakit dengan mempertimbangkan beberapa indikator yang saling terkait. Hasil temuan ini dapat mempermudah petugas  dalam menginput data pasien serta temuan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi perbaikan kinerja rumah sakit dan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dalam konteks ini, penting untuk terus memantau dan mengevaluasi indikator-indikator tersebut guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan rumah sakit.
 
Abstract
Improving hospital quality requires well-organized hospital service indicators. Hospital indicators are a determining factor in assessing a hospital. Hospital quality can be seen from service productivity which includes medical, administrative, information and management aspects. Findings in the field show that there is a problem of inefficient processing and reporting of data from rooms into hospital indicator information. This study aims to analyze and evaluate health performance indicators such as Bed Turn Over (BTO), Bed Occupancy Index (BOI), Length of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), Neonatal Death Rate (NDR), and General Death Rate (GDR) in hospital.The methodology used is system development, adopting the Agile method, which allows system development that is more flexible and responsive to changing needs. This method includes structured and ongoing stages of design, development, testing, and implementation and the research involves analysis of hospital data including bed capacity, patient length of stay, bed change intervals, and net and crude mortality rates. Apart from that, this research also uses several references, observations of findings in the field, and interviews with officers. This research provides a comprehensive picture of hospital performance by considering several interrelated indicators. These findings can make it easier for officers to input patient data and these findings can be the basis for developing strategies to improve hospital performance and improve the quality of health services. In this context, it is important to continue to monitor and evaluate these indicators to support appropriate decision making in hospital management.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8893</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.938893</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 11 No 3: Juni 2024; 615-624</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 11 No. 3: Juni 2024; 615-624</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.113</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8893/1320</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>