Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Perancangan Disaster Recovery Plan Pada Pusat Data Dan Teknologi Informasi Komunikasi Instansi XYZ

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) · Vol. 11 No. 4 (2024) · pp. 929–938

DOI
10.25126/jtiik.1148959
ISSN
2528-6579, 2355-7699
Published
2024-08-26
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Bahasa Indonesia

Pusat Data dan Teknologi Informasi Komunikasi (Pusdatik) adalah bagian penting dari Instansi XYZ yang bertanggung jawab atas manajemen teknologi informasi dan pengoperasian pusat data. Dalam menghadapi tantangan dari era digital dan konektivitas yang cepat, Pusdatik harus memiliki kesiapan untuk mengatasi gangguan layanan dan operasional yang disebabkan oleh bencana dan ancaman. Salah satu langkah untuk meminimalkan dampak dari gangguan tersebut dengan melalui penyusunan Disaster Recovery Plan (DRP). Dalam penelitian ini, berdasarkan hasil wawancara dengan pimpinan, ketua tim, dan staf Pusdatik, terungkap bahwa layanan yang dikelola oleh Pusdatik memiliki peran yang krusial dalam mendukung proses bisnis organisasi. Namun, saat ini Pusdatik belum memiliki DRP yang dapat dijalankan dalam situasi bencana. Oleh karena itu, diperlukan perancangan DRP yang akan menjadi panduan dalam menghadapi gangguan dan bencana yang tidak terduga. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan proses wawancara, studi pustaka, dan observasi langsung ke pusat data. Perancangan DRP dilakukan dengan merujuk pada NIST SP 800-34 Rev 1. Tahapan penelitian meliputi analisis proses bisnis, identifikasi aset, penilaian risiko, analisis dampak bisnis, evaluasi kontrol pencegahan sesuai dengan standar SNI 8799-1:2023, dan penyusunan dokumen DRP. Hasil penelitian ini merupakan dokumen DRP yang sesuai dengan kondisi Pusdatik saat ini. Abstract The Data Center and Communication Technology Information (Pusdatik) is an essential part of Institution XYZ responsible for managing information technology and operating data centers. In facing the challenges of the digital era and rapid connectivity, Pusdatik must be prepared to address disruptions in services and operations caused by disasters and threats. One step to minimize the impact of such disruptions is through the development of a Disaster Recovery Plan (DRP). In this study, based on interviews with leaders, team leaders, and staff of Pusdatik, it was revealed that the services managed by Pusdatik play a crucial role in supporting the organizational business processes. However, currently, Pusdatik does not have a DRP that can be implemented in disaster situations. Therefore, the development of a DRP is needed to serve as a guide in facing unforeseen disruptions and disasters. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was collected through interviews, literature review, and direct observation of the data center. DRP development was carried out with reference to NIST SP 800-34 Rev 1. The research stages include business process analysis, asset identification, risk assessment, business impact analysis, preventive control evaluation in accordance with the SNI 8799-1:2023 standard, and DRP document preparation. The result of this study is a DRP document that aligns with the current condition of Pusdatik.

English

Pusat Data dan Teknologi Informasi Komunikasi (Pusdatik) adalah bagian penting dari Instansi XYZ yang bertanggung jawab atas manajemen teknologi informasi dan pengoperasian pusat data. Dalam menghadapi tantangan dari era digital dan konektivitas yang cepat, Pusdatik harus memiliki kesiapan untuk mengatasi gangguan layanan dan operasional yang disebabkan oleh bencana dan ancaman. Salah satu langkah untuk meminimalkan dampak dari gangguan tersebut dengan melalui penyusunan Disaster Recovery Plan (DRP). Dalam penelitian ini, berdasarkan hasil wawancara dengan pimpinan, ketua tim, dan staf Pusdatik, terungkap bahwa layanan yang dikelola oleh Pusdatik memiliki peran yang krusial dalam mendukung proses bisnis organisasi. Namun, saat ini Pusdatik belum memiliki DRP yang dapat dijalankan dalam situasi bencana. Oleh karena itu, diperlukan perancangan DRP yang akan menjadi panduan dalam menghadapi gangguan dan bencana yang tidak terduga. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan proses wawancara, studi pustaka, dan observasi langsung ke pusat data. Perancangan DRP dilakukan dengan merujuk pada NIST SP 800-34 Rev 1. Tahapan penelitian meliputi analisis proses bisnis, identifikasi aset, penilaian risiko, analisis dampak bisnis, evaluasi kontrol pencegahan sesuai dengan standar SNI 8799-1:2023, dan penyusunan dokumen DRP. Hasil penelitian ini merupakan dokumen DRP yang sesuai dengan kondisi Pusdatik saat ini. Abstract The Data Center and Communication Technology Information (Pusdatik) is an essential part of Institution XYZ responsible for managing information technology and operating data centers. In facing the challenges of the digital era and rapid connectivity, Pusdatik must be prepared to address disruptions in services and operations caused by disasters and threats. One step to minimize the impact of such disruptions is through the development of a Disaster Recovery Plan (DRP). In this study, based on interviews with leaders, team leaders, and staff of Pusdatik, it was revealed that the services managed by Pusdatik play a crucial role in supporting the organizational business processes. However, currently, Pusdatik does not have a DRP that can be implemented in disaster situations. Therefore, the development of a DRP is needed to serve as a guide in facing unforeseen disruptions and disasters. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was collected through interviews, literature review, and direct observation of the data center. DRP development was carried out with reference to NIST SP 800-34 Rev 1. The research stages include business process analysis, asset identification, risk assessment, business impact analysis, preventive control evaluation in accordance with the SNI 8799-1:2023 standard, and DRP document preparation. The result of this study is a DRP document that aligns with the current condition of Pusdatik.

Keywords

Collaboration network of the authors

8 authors · 10 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Indonesia
  • University of Nusa Cendana
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
R. Ahmad Imanullah ZakariyaUniversity of Indonesia1
Kuni InayahAffiliation unknown1
Kuni InayahUniversity of Indonesia1
Wirawan WirawanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Kalvein RanteloboUniversity of Nusa Cendana1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/en/oai, first harvested 27 Okt 2026, last seen 27 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id">Perancangan Disaster Recovery Plan Pada Pusat Data Dan Teknologi Informasi Komunikasi Instansi XYZ</dc:title>
	<dc:title xml:lang="en">Perancangan Disaster Recovery Plan Pada Pusat Data Dan Teknologi Informasi Komunikasi Instansi XYZ</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Weni Sari, Sefiulki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Weni Sari, Sefiulki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ramli, Kalamullah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">disaster recovery plan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">risk assessment</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">bussiness impact analysis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">NIST SP 800-34</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">disaster recovery plan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">risk assessment</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">bussiness impact analysis</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">NIST SP 800-34</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Pusat Data dan Teknologi Informasi Komunikasi (Pusdatik) adalah bagian penting dari Instansi XYZ yang bertanggung jawab atas manajemen teknologi informasi dan pengoperasian pusat data. Dalam menghadapi tantangan dari era digital dan konektivitas yang cepat, Pusdatik harus memiliki kesiapan untuk mengatasi gangguan layanan dan operasional yang disebabkan oleh bencana dan ancaman. Salah satu langkah untuk meminimalkan dampak dari gangguan tersebut dengan melalui penyusunan Disaster Recovery Plan (DRP). Dalam penelitian ini, berdasarkan hasil wawancara dengan pimpinan, ketua tim, dan staf Pusdatik, terungkap bahwa layanan yang dikelola oleh Pusdatik memiliki peran yang krusial dalam mendukung proses bisnis organisasi. Namun, saat ini Pusdatik belum memiliki DRP yang dapat dijalankan dalam situasi bencana. Oleh karena itu, diperlukan perancangan DRP yang akan menjadi panduan dalam menghadapi gangguan dan bencana yang tidak terduga. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan proses wawancara, studi pustaka, dan observasi langsung ke pusat data. Perancangan DRP dilakukan dengan merujuk pada NIST SP 800-34 Rev 1. Tahapan penelitian meliputi analisis proses bisnis, identifikasi aset, penilaian risiko, analisis dampak bisnis, evaluasi kontrol pencegahan sesuai dengan standar SNI 8799-1:2023, dan penyusunan dokumen DRP. Hasil penelitian ini merupakan dokumen DRP yang sesuai dengan kondisi Pusdatik saat ini.
 
Abstract
 
The Data Center and Communication Technology Information (Pusdatik) is an essential part of Institution XYZ responsible for managing information technology and operating data centers. In facing the challenges of the digital era and rapid connectivity, Pusdatik must be prepared to address disruptions in services and operations caused by disasters and threats. One step to minimize the impact of such disruptions is through the development of a Disaster Recovery Plan (DRP). In this study, based on interviews with leaders, team leaders, and staff of Pusdatik, it was revealed that the services managed by Pusdatik play a crucial role in supporting the organizational business processes. However, currently, Pusdatik does not have a DRP that can be implemented in disaster situations. Therefore, the development of a DRP is needed to serve as a guide in facing unforeseen disruptions and disasters. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was collected through interviews, literature review, and direct observation of the data center. DRP development was carried out with reference to NIST SP 800-34 Rev 1. The research stages include business process analysis, asset identification, risk assessment, business impact analysis, preventive control evaluation in accordance with the SNI 8799-1:2023 standard, and DRP document preparation. The result of this study is a DRP document that aligns with the current condition of Pusdatik.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="en">Pusat Data dan Teknologi Informasi Komunikasi (Pusdatik) adalah bagian penting dari Instansi XYZ yang bertanggung jawab atas manajemen teknologi informasi dan pengoperasian pusat data. Dalam menghadapi tantangan dari era digital dan konektivitas yang cepat, Pusdatik harus memiliki kesiapan untuk mengatasi gangguan layanan dan operasional yang disebabkan oleh bencana dan ancaman. Salah satu langkah untuk meminimalkan dampak dari gangguan tersebut dengan melalui penyusunan Disaster Recovery Plan (DRP). Dalam penelitian ini, berdasarkan hasil wawancara dengan pimpinan, ketua tim, dan staf Pusdatik, terungkap bahwa layanan yang dikelola oleh Pusdatik memiliki peran yang krusial dalam mendukung proses bisnis organisasi. Namun, saat ini Pusdatik belum memiliki DRP yang dapat dijalankan dalam situasi bencana. Oleh karena itu, diperlukan perancangan DRP yang akan menjadi panduan dalam menghadapi gangguan dan bencana yang tidak terduga. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan proses wawancara, studi pustaka, dan observasi langsung ke pusat data. Perancangan DRP dilakukan dengan merujuk pada NIST SP 800-34 Rev 1. Tahapan penelitian meliputi analisis proses bisnis, identifikasi aset, penilaian risiko, analisis dampak bisnis, evaluasi kontrol pencegahan sesuai dengan standar SNI 8799-1:2023, dan penyusunan dokumen DRP. Hasil penelitian ini merupakan dokumen DRP yang sesuai dengan kondisi Pusdatik saat ini.
 
Abstract
 
The Data Center and Communication Technology Information (Pusdatik) is an essential part of Institution XYZ responsible for managing information technology and operating data centers. In facing the challenges of the digital era and rapid connectivity, Pusdatik must be prepared to address disruptions in services and operations caused by disasters and threats. One step to minimize the impact of such disruptions is through the development of a Disaster Recovery Plan (DRP). In this study, based on interviews with leaders, team leaders, and staff of Pusdatik, it was revealed that the services managed by Pusdatik play a crucial role in supporting the organizational business processes. However, currently, Pusdatik does not have a DRP that can be implemented in disaster situations. Therefore, the development of a DRP is needed to serve as a guide in facing unforeseen disruptions and disasters. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was collected through interviews, literature review, and direct observation of the data center. DRP development was carried out with reference to NIST SP 800-34 Rev 1. The research stages include business process analysis, asset identification, risk assessment, business impact analysis, preventive control evaluation in accordance with the SNI 8799-1:2023 standard, and DRP document preparation. The result of this study is a DRP document that aligns with the current condition of Pusdatik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya</dc:publisher>
	<dc:date>2024-08-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8959</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.25126/jtiik.1148959</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol 11 No 4: Agustus 2024; 929-938</dc:source>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer; Vol. 11 No. 4: Agustus 2024; 929-938</dc:source>
	<dc:source>2528-6579</dc:source>
	<dc:source>2355-7699</dc:source>
	<dc:source>10.25126/jtiik.114</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/8959/1353</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>