Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Ruang Publik Deliberatif Dan Strategi Politik Perempuan: Studi Kasus Nur Afni Kabupaten Enrekang

Politics and Humanism · Vol. 4 No. 1 (2025) · pp. 25–46

ISSN
2962-8059, 2962-8059
Published
2025-06-30
Publisher
MAGISTER ILMU POLITIK FISIP UNIVERSITAS HASANUDDIN
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi politik Nur Afni dalam memenangkan kursi legislatif DPRD Kabupaten Enrekang pada Pemilu 2024 melalui perspektif teori ruang publik Jürgen Habermas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana seorang politisi perempuan berhasil mentransformasi dan memanfaatkan berbagai bentuk ruang publik untuk mengatasi hambatan struktural dalam partisipasi politik. Temuan menunjukkan bahwa Nur Afni mengimplementasikan strategi multi-dimensional yang mengombinasikan pemanfaatan ruang publik tradisional (masjid, pasar, balai desa), konstruksi ruang publik digital melalui media sosial, dan pembentukan ruang publik alternatif khusus perempuan. Strategi komunikasi deliberatif yang dikembangkan mencerminkan prinsip-prinsip Habermasian tentang rasionalitas komunikatif, inklusivitas, dan orientasi konsensus. Hasil penelitian menunjukkan transformasi dari legitimasi berbasis kharisma personal menuju legitimasi diskursif yang berkelanjutan. Meskipun menghadapi hambatan patriarkal dan ketidaksetaraan struktural, strategi ini berhasil menghasilkan dampak transformatif pada kultur politik lokal dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman teoritis tentang aplikasi konsep ruang publik dalam konteks politik lokal Indonesia dan memberikan model praktis untuk partisipasi politik perempuan yang lebih inklusif dan demokratis.

Keywords

Collaboration network of the authors

6 authors · 7 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Zulfiani ZulfianiSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
Sadhriany Pertiwi SalehUniversitas Islam Negeri Alauddin Makassar1
Novayanti Sopia Rukmana SAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Ruang Publik Deliberatif Dan Strategi Politik Perempuan: Studi Kasus Nur Afni Kabupaten Enrekang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syam, Febrianto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mawarda, Mawarda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ruslin, Ismah Titah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Ruang Publik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Habermas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Politik Perempuan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Deliberasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Demokratisasi Lokal</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini menganalisis strategi politik Nur Afni dalam memenangkan kursi legislatif DPRD Kabupaten Enrekang pada Pemilu 2024 melalui perspektif teori ruang publik Jürgen Habermas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana seorang politisi perempuan berhasil mentransformasi dan memanfaatkan berbagai bentuk ruang publik untuk mengatasi hambatan struktural dalam partisipasi politik. Temuan menunjukkan bahwa Nur Afni mengimplementasikan strategi multi-dimensional yang mengombinasikan pemanfaatan ruang publik tradisional (masjid, pasar, balai desa), konstruksi ruang publik digital melalui media sosial, dan pembentukan ruang publik alternatif khusus perempuan. Strategi komunikasi deliberatif yang dikembangkan mencerminkan prinsip-prinsip Habermasian tentang rasionalitas komunikatif, inklusivitas, dan orientasi konsensus. Hasil penelitian menunjukkan transformasi dari legitimasi berbasis kharisma personal menuju legitimasi diskursif yang berkelanjutan. Meskipun menghadapi hambatan patriarkal dan ketidaksetaraan struktural, strategi ini berhasil menghasilkan dampak transformatif pada kultur politik lokal dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman teoritis tentang aplikasi konsep ruang publik dalam konteks politik lokal Indonesia dan memberikan model praktis untuk partisipasi politik perempuan yang lebih inklusif dan demokratis.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">MAGISTER ILMU POLITIK FISIP UNIVERSITAS HASANUDDIN</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jph/article/view/45015</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Politics and Humanism; Vol. 4 No. 1 (2025); 25-46</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Journal of Politics and Humanism; Vol 4 No 1 (2025); 25-46</dc:source>
	<dc:source>2962-8059</dc:source>
	<dc:source>2962-8059</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jph/article/view/45015/13019</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Politics and Humanism</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>