Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

CULTURE SHOCK MAHASISWA ASING TIMUR TENGAH DI UNIVERSITAS HASANUDDIN

PABBICARA Journal of Communication and Digital Society · Vol. 1 No. 01 (2024) · pp. 29–39

Published
2024-07-07
Publisher
Program Studi Magister Ilmu Komunikasi
Language
en

Abstract

Banyaknya mahasiswa asing maka semakin besar pula fenomena culture shock yang mereka dialami sehingga hal inilah yang membuat penelitian ini menarik untuk diteliti.Universitas Hasanuddin membuka kesempatan kepada mahasiswa asing dari berbagai negara guna melanjutkan studi dengan memberikan berbagai beasiswa Penelitian ini untuk mengetahui apa saja culture shock yang dialami mahasiswa asing Timur Tengah di Universitas Hasanuddin, untuk mengetahui bagaimana upaya mahasiswa asing Timur Tengah dalam menghadapi culture shock di Universitas Hasanuddin. Tipe penelitian ini menggunakan tipe kualitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan cara observasi dan wawancara mendalam kepada mahasiswa asing yang menjadi informan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga menetapkan kriteria-kriteria tertentu didalamnya. Data sekunder diperoleh dari sumber yang ada melalui bahan penelurusan bahan bacaan seperti buku, jurnal, skripsi maupun literatur lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini. Data yang berhasil di kumpulkan selanjutnya akan dianalisis secara kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa: fenomena culture shock sebenarnya tidak bisa dihindari oleh siapapun khususnya bagi orang memiliki perbedaan budaya atau tinggal di lingkungan yang baru seperti mahasiswa asing timur Tengah di Universitas Hasanuddin. Sehingga yang menjadi hal utama dalam fenomena tersebut yaitu bagaimana upaya kita untuk menghadapi culture shock yang dialami.

Keywords

Collaboration network of the authors

8 authors · 11 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad FaridHasanuddin University2
Wahyuni ArasHasanuddin University1
Muh. AkbarUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Muh. SyaifulAffiliation unknown1
Nurindah ArwaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/pabbicara/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">CULTURE SHOCK MAHASISWA ASING TIMUR TENGAH DI UNIVERSITAS HASANUDDIN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Muh Anugerah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tuti Bahfiarti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurul Ichsani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Culture Shock</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Mahasiswa Asing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Banyaknya mahasiswa asing maka semakin besar pula fenomena culture shock yang mereka dialami sehingga hal inilah yang membuat penelitian ini menarik untuk diteliti.Universitas Hasanuddin membuka kesempatan kepada mahasiswa asing dari berbagai negara guna melanjutkan studi dengan memberikan berbagai beasiswa Penelitian ini untuk mengetahui apa saja culture shock yang dialami mahasiswa asing Timur Tengah di Universitas Hasanuddin, untuk mengetahui bagaimana upaya mahasiswa asing Timur Tengah dalam menghadapi culture shock di Universitas Hasanuddin. Tipe penelitian ini menggunakan tipe kualitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan cara observasi dan wawancara mendalam kepada mahasiswa asing yang menjadi informan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga menetapkan kriteria-kriteria tertentu didalamnya. Data sekunder diperoleh dari sumber yang ada melalui bahan penelurusan bahan bacaan seperti buku, jurnal, skripsi maupun literatur lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini. Data yang berhasil di kumpulkan selanjutnya akan dianalisis secara kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa: fenomena culture shock sebenarnya tidak bisa dihindari oleh siapapun khususnya bagi orang memiliki perbedaan budaya atau tinggal di lingkungan yang baru seperti mahasiswa asing timur Tengah di Universitas Hasanuddin. Sehingga yang menjadi hal utama dalam fenomena tersebut yaitu bagaimana upaya kita untuk menghadapi culture shock yang dialami.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Magister Ilmu Komunikasi</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/pabbicara/article/view/36162</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">PABBICARA Journal of Communication and Digital Society; Vol. 1 No. 01: JULI 2024; 29-39</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/pabbicara/article/view/36162/11794</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Hasanuddin Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Unhas (H-IKON)</dc:rights>
</oai_dc:dc>